{"id":47932,"date":"2024-09-19T23:46:07","date_gmt":"2024-09-19T16:46:07","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=47932"},"modified":"2024-11-23T23:48:11","modified_gmt":"2024-11-23T16:48:11","slug":"dkls-gelar-backpacker-teater-dan-nughun-ghegah-talam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/09\/19\/dkls-gelar-backpacker-teater-dan-nughun-ghegah-talam\/","title":{"rendered":"DKLS Gelar &#8216;Backpacker&#8217; Teater dan &#8216;Nughun Ghegah&#8217; Talam"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) menggelar kegiatan senin bertajuk \u201cBackpacker Teater dan Nughun Ghegah Talam\u201d, di Lapangan Gajah Nunggal, Desa Pematang, Kecamatan Kalianda, Kamis (19\/9\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Acara itu dihadiri Ketua Umum DKLS, Hj. Winarni Nanang Ermanto, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 7 Bengkulu, Bellarminus Tyas Mardiko, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Intji Indriati beserta Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Lampung Selatan.<\/p>\n<p>Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan kegiatan kesenian teater tersebut merupakan wadah bagi para pelaku teater untuk menunjukkan kreativitas dan bakatnya.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini bukan hanya untuk menunjukkan bakat para teater, tetapi juga menjadi ruang menghidupkan kembali semangat berkesenian di tengah masyarakat kita saat ini,\u201d kata Winarni.<\/p>\n<p>Winarni menuturkan kebijakan Bupati Lampung Selatan telah terbukti memberikan ruang yang luas dalam upaya meningkatkan kesenian dan menumbuhkan inovasi kesenian di Bumi\u00a0Ghagom Mufakat.<\/p>\n<p>\u201cKesenian dipandang sangat penting dalam upaya pembangunan daerah karena Lampung Selatan ini memiliki potensi keberagaman seni budaya yang tumbuh di masyarakat,\u201d ujar Winarni.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Winarni menyampaikan kontribusi atau manfaat teater dan kesenian bagi pemerintah daerah sangat signifikan, baik dari aspek sosial, budaya, maupun ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cDi antaranya sebagai upaya pelestarian budaya lokal, penguatan identitas daerah, meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta membuka lapangan kerja dan pengembangan ekonomi,\u201d kata Winarni.<\/p>\n<p>Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Intji Indriati mengatakan suatu kebanggaan bagi Kabupaten Lampung Selatan memiliki kekayaan adat istiadat dan kultur budaya yang beragam.<\/p>\n<p>\u201dOleh karena itu, saya sangat mendukung kegiatan seni budaya Nughun Ghegah Talam ini sebagai bentuk kecintaan kita dalam menghargai warisan leluhur,\u201d kata Intji Indriati.<\/p>\n<p>Pada kesempatan ini, Intji Indriati juga mengapresiasi atas program kerja DKLS, khususnya Komite Sastra dan Komite Seni Teater dan Film yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cMari kita dukung program kreativitas Dewan Kesenian Lampung Selatan. Jadikan DKLS ini sebagai rumah besar bagi komunitas seni budaya, sanggar olah seni, juga bagi para seniman Lampung Selatan,\u201d ucap Intji.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Hj. Winarni Nanang Ermanto turut meresmikan Sanggar Titian Emas di Desa Pematang, Kecamatan Kalianda. (kmf)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) menggelar kegiatan senin bertajuk \u201cBackpacker Teater dan Nughun Ghegah Talam\u201d, di Lapangan Gajah Nunggal, Desa Pematang, Kecamatan Kalianda, Kamis (19\/9\/2024). Acara itu dihadiri Ketua Umum DKLS, Hj. Winarni Nanang Ermanto, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 7 Bengkulu, Bellarminus Tyas Mardiko, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Intji Indriati beserta Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Lampung Selatan. Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan kegiatan kesenian teater tersebut merupakan wadah bagi para pelaku teater untuk menunjukkan kreativitas dan bakatnya. \u201cKegiatan ini bukan hanya untuk menunjukkan bakat para teater, tetapi juga menjadi ruang menghidupkan kembali semangat berkesenian di tengah masyarakat kita saat ini,\u201d kata Winarni. Winarni menuturkan kebijakan Bupati Lampung Selatan telah terbukti memberikan ruang yang luas dalam upaya meningkatkan kesenian dan menumbuhkan inovasi kesenian di Bumi\u00a0Ghagom Mufakat. \u201cKesenian dipandang sangat penting dalam upaya pembangunan daerah karena Lampung Selatan ini memiliki potensi keberagaman seni budaya yang tumbuh di masyarakat,\u201d ujar Winarni. Lebih lanjut Winarni menyampaikan kontribusi atau manfaat teater dan kesenian bagi pemerintah daerah sangat signifikan, baik dari aspek sosial, budaya, maupun ekonomi. \u201cDi antaranya sebagai upaya pelestarian budaya lokal, penguatan identitas daerah, meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta membuka lapangan kerja dan pengembangan ekonomi,\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":47933,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-47932","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47932","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47932"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47932\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47934,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47932\/revisions\/47934"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47933"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47932"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47932"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47932"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}