{"id":46771,"date":"2024-10-10T07:55:42","date_gmt":"2024-10-10T00:55:42","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=46771"},"modified":"2024-11-08T10:29:57","modified_gmt":"2024-11-08T03:29:57","slug":"pj-gubernur-lampung-samsudin-sampaikan-5-kunci-sukseskan-pilkada-serentak-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/10\/10\/pj-gubernur-lampung-samsudin-sampaikan-5-kunci-sukseskan-pilkada-serentak-2024\/","title":{"rendered":"Pj. Gubernur Lampung Samsudin Sampaikan 5 Kunci Sukseskan Pilkada Serentak 2024"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Pj. Gubernur Lampung Samsudin menyampaikan 5 hal penting untuk menyukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024, yaitu: kepatuhan pada aturan dan prinsip Pemilu, transparansi dan akuntabilitas, netralitas dan independensi, kolaborasi dan sinergi, dan pendidikan dan sosialisasi.<\/p><\/blockquote>\n<p>Lima hal penting tersebut disampaikan Pj. Gubernur dalam acara Konsolidasi Daerah KPU yang diikuti seluruh unsur KPU dari 15 Kabupaten\/Kota, di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (9\/10\/2024) malam.<\/p>\n<p>Menurut Pj. Gubernur, acara konsolidasi ini merupakan sebuah cara untuk mengikat sebuah kekuatan persatuan agar rencana berjalan dengan baik. Dia menekankan dalam konsolidasi harus terjadi komunikasi yang baik antara KPU Pusat dan KPU Provinsi sampai kabupaten dan kota.<\/p>\n<p>&#8220;Semua harus terkomunikasikan dengan baik, tidak boleh ada perbedaan dalam cara pandang,&#8221; ucap Samsudin.<\/p>\n<p>Pj. Gubernur Samsudin mengatakan Pilkada Serentak ini memiliki filosofi untuk menciptakan harmonisasi pemerintahan di tingkat Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten\/Kota. Oleh sebab itu, dia mengingatkan dan menegaskan kepada Bupati\/Pj. Bupati\/Pj. Wali Kota, kepala OPD, Camat, Lurah, Kades, sampai RT dan RW untuk bersikap netral.<\/p>\n<p>\u201cMari kita buktikan Provinsi Lampung mampu melaksanakan pesta demokrasi dengan penuh martabat dan penuh kehormatan yang tinggi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kegiatan konsolidasi yang dibuka Ketua KPU Provinsi Lampung yang diwakili Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Lampung, Ali Sidik dan disaksikan Pj. Gubernur Samsudin.<br \/>\nAcara ini diikuti seluruh unsur pimpinan KPU Provinsi maupun Kabupaten\/Kota, unsur pimpinan PPK, dan anggota PPK Provinsi Lampung yang berjumlah ribuan. (adp)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Pj. Gubernur Lampung Samsudin menyampaikan 5 hal penting untuk menyukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024, yaitu: kepatuhan pada aturan dan prinsip Pemilu, transparansi dan akuntabilitas, netralitas dan independensi, kolaborasi dan sinergi, dan pendidikan dan sosialisasi. Lima hal penting tersebut disampaikan Pj. Gubernur dalam acara Konsolidasi Daerah KPU yang diikuti seluruh unsur KPU dari 15 Kabupaten\/Kota, di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (9\/10\/2024) malam. Menurut Pj. Gubernur, acara konsolidasi ini merupakan sebuah cara untuk mengikat sebuah kekuatan persatuan agar rencana berjalan dengan baik. Dia menekankan dalam konsolidasi harus terjadi komunikasi yang baik antara KPU Pusat dan KPU Provinsi sampai kabupaten dan kota. &#8220;Semua harus terkomunikasikan dengan baik, tidak boleh ada perbedaan dalam cara pandang,&#8221; ucap Samsudin. Pj. Gubernur Samsudin mengatakan Pilkada Serentak ini memiliki filosofi untuk menciptakan harmonisasi pemerintahan di tingkat Pusat, Provinsi, hingga Kabupaten\/Kota. Oleh sebab itu, dia mengingatkan dan menegaskan kepada Bupati\/Pj. Bupati\/Pj. Wali Kota, kepala OPD, Camat, Lurah, Kades, sampai RT dan RW untuk bersikap netral. \u201cMari kita buktikan Provinsi Lampung mampu melaksanakan pesta demokrasi dengan penuh martabat dan penuh kehormatan yang tinggi,\u201d ujarnya. Kegiatan konsolidasi yang dibuka Ketua KPU Provinsi Lampung yang diwakili Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Lampung, Ali Sidik dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":46772,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-46771","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46771","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46771"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46771\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46773,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46771\/revisions\/46773"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46772"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46771"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46771"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46771"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}