{"id":46611,"date":"2024-09-23T21:08:26","date_gmt":"2024-09-23T14:08:26","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=46611"},"modified":"2024-09-27T08:10:25","modified_gmt":"2024-09-27T01:10:25","slug":"diskusi-bahaya-penyalahgunaan-narkoba-pakar-bnn-narkoba-dan-narkotika-itu-beda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/09\/23\/diskusi-bahaya-penyalahgunaan-narkoba-pakar-bnn-narkoba-dan-narkotika-itu-beda\/","title":{"rendered":"Diskusi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, Pakar BNN: Narkoba Dan Narkotika Itu Beda"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Mahasiswa FISIP Unila menggelar diskusi publik Penyalahgunaan Narkoba di Taman FISIP Universitas Lampung (Unila), Senin (23\/9\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Diskusi ini menghadirkan analis kejahatan narkotika dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Fathurrohman, sebagai narasumber utama dengan moderator Rivaldo Asas Akbar, alumni Administrasi Negara.<\/p>\n<p>Dalam diskusi ini Fathurrohman memaparkan perbedaan antara narkotika dan narkoba. Dia menyebut kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari, padahal memiliki makna yang berbeda dalam konteks hukum dan medis.<\/p>\n<p>\u201cNarkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan rasa sakit, dan menyebabkan ketergantungan fisik maupun psikologis,\u201d jelas Fathurrohman.<\/p>\n<p>&#8220;Sedangkan narkoba merupakan istilah umum yang mencakup narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Psikotropika sendiri adalah zat atau obat yang bukan narkotika, tetapi dapat menyebabkan perubahan aktivitas mental, perilaku, atau persepsi,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Fathurrohman juga menyoroti permasalahan kronis penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Oleh sebab itu, dia menekankan pentingnya upaya pencegahan dan penanganan yang komprehensif yang melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga keluarga.<\/p>\n<p>\u201cPenyalahgunaan narkoba bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah sosial dan keamanan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan yang multisektoral,\u201d tegas Fathurrohman.<\/p>\n<p>Diskusi ini disambut antusias peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa FISIP Unila. Berbagai pertanyaan terkait penyalahgunaan mereka sampaikan, mulai dari jenis narkoba yang beredar hingga upaya rehabilitasi bagi para pecandu. (uni)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Mahasiswa FISIP Unila menggelar diskusi publik Penyalahgunaan Narkoba di Taman FISIP Universitas Lampung (Unila), Senin (23\/9\/2024). Diskusi ini menghadirkan analis kejahatan narkotika dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Fathurrohman, sebagai narasumber utama dengan moderator Rivaldo Asas Akbar, alumni Administrasi Negara. Dalam diskusi ini Fathurrohman memaparkan perbedaan antara narkotika dan narkoba. Dia menyebut kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari, padahal memiliki makna yang berbeda dalam konteks hukum dan medis. \u201cNarkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan rasa sakit, dan menyebabkan ketergantungan fisik maupun psikologis,\u201d jelas Fathurrohman. &#8220;Sedangkan narkoba merupakan istilah umum yang mencakup narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Psikotropika sendiri adalah zat atau obat yang bukan narkotika, tetapi dapat menyebabkan perubahan aktivitas mental, perilaku, atau persepsi,&#8221; imbuhnya. Lebih lanjut, Fathurrohman juga menyoroti permasalahan kronis penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Oleh sebab itu, dia menekankan pentingnya upaya pencegahan dan penanganan yang komprehensif yang melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga keluarga. \u201cPenyalahgunaan narkoba bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah sosial dan keamanan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan yang multisektoral,\u201d tegas Fathurrohman. Diskusi ini disambut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":46612,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1194],"tags":[],"class_list":["post-46611","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-unila"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46611","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46611"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46611\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46613,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46611\/revisions\/46613"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46612"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}