{"id":46607,"date":"2024-08-29T21:43:29","date_gmt":"2024-08-29T14:43:29","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=46607"},"modified":"2024-09-27T07:48:16","modified_gmt":"2024-09-27T00:48:16","slug":"lepas-kontingen-peksiminas-lampung-ini-pesan-rektor-unila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/08\/29\/lepas-kontingen-peksiminas-lampung-ini-pesan-rektor-unila\/","title":{"rendered":"Lepas Kontingen Peksiminas Lampung, Ini Pesan Rektor Unila"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Dewan Penasihat Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia Provinsi Lampung yang juga Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., Asean Eng., melepas kontingen Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) Provinsi Lampung 2024 yang akan bertanding di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 2-6 September 2024.<\/p><\/blockquote>\n<p>Pelepasan digelar di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Kamis (29\/8\/2024), dengan dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. ketua kontingen Peksiminas, wakil rektor bidang kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah, wakil rektor dari delapan perguruan tinggi se-Provinsi Lampung, serta para pembina seni.<\/p>\n<p>Jumlah total peserta yang akan bertanding mencapai 69 orang, terdiri dari 46 peserta lomba dan 23 pendamping. Mereka akan berkompetisi dalam 16 cabang seni yang diperlombakan.<\/p>\n<p>Dr. Anna Gustina Zainal dalam laporannya menyampaikan harapan kepada seluruh peserta perlombaan agar dapat menjadikan momen Peksiminas sebagai sarana untuk menambah prestasi dan membawa medali bagi Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap peserta sudah menyiapkan diri secara mental dan fisik, serta memberikan penampilan menarik dan hasil terbaik,\u201d ujar Anna.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Prof. Lusi menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dan mengharumkan nama Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>\u201cTidak hanya sebagai mahasiswa di universitas, tapi juga sebagai mahasiswa berprestasi yang membawa nama Provinsi Lampung. Pesan saya jaga nama baik almamater kita, jaga kesehatan dan perilaku. Pulang bawa prestasi,\u201d ujar Prof. Lusi. (uni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Dewan Penasihat Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia Provinsi Lampung yang juga Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., Asean Eng., melepas kontingen Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) Provinsi Lampung 2024 yang akan bertanding di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 2-6 September 2024. Pelepasan digelar di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat, Kamis (29\/8\/2024), dengan dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. ketua kontingen Peksiminas, wakil rektor bidang kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah, wakil rektor dari delapan perguruan tinggi se-Provinsi Lampung, serta para pembina seni. Jumlah total peserta yang akan bertanding mencapai 69 orang, terdiri dari 46 peserta lomba dan 23 pendamping. Mereka akan berkompetisi dalam 16 cabang seni yang diperlombakan. Dr. Anna Gustina Zainal dalam laporannya menyampaikan harapan kepada seluruh peserta perlombaan agar dapat menjadikan momen Peksiminas sebagai sarana untuk menambah prestasi dan membawa medali bagi Provinsi Lampung. \u201cSaya berharap peserta sudah menyiapkan diri secara mental dan fisik, serta memberikan penampilan menarik dan hasil terbaik,\u201d ujar Anna. Dalam sambutannya, Prof. Lusi menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dan mengharumkan nama Provinsi Lampung. \u201cTidak hanya sebagai mahasiswa di universitas, tapi juga sebagai mahasiswa berprestasi yang membawa nama Provinsi Lampung. Pesan saya jaga nama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":46608,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1194],"tags":[],"class_list":["post-46607","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-unila"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46607","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46607"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46607\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46609,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46607\/revisions\/46609"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46608"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}