{"id":46029,"date":"2024-08-12T13:19:35","date_gmt":"2024-08-12T06:19:35","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=46029"},"modified":"2024-09-14T10:41:54","modified_gmt":"2024-09-14T03:41:54","slug":"popularitas-dan-elektabilitasnya-cukup-tinggi-akankah-nanang-ermanto-dijegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/08\/12\/popularitas-dan-elektabilitasnya-cukup-tinggi-akankah-nanang-ermanto-dijegal\/","title":{"rendered":"Popularitas dan Elektabilitasnya Cukup Tinggi, Akankah Nanang Ermanto Dijegal?"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Kandidat Calon Bupati (Cabup) Lampung Selatan, Nanang Ermanto lebih dikenal publik karena popularitas dan elektabilitas yang cukup mumpuni.<\/p><\/blockquote>\n<p>Selain itu, reputasi Nanang selama menjabat Bupati ditambah ingatan publik yang sangat familiar dengan calon petahana serta jejak pembangunan selama menjabat, merupakan investasi politik luar biasa untuk dipanen dalam pilkada. Hal ini, merupakan keuntungan tersendiri bagi calon incumbent.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut nampaknya menjadi ancaman utama bagi para calon penantang. Apalagi dengan kondisi terbatasnya waktu sosialisasi, mengingat sempitnya waktu antara pelaksanaan Pilkada dengan Pemilu yang hanya berselang 287 hari.<\/p>\n<p>Alhasil berbagai skema dijalankan lawan politik demi menjegal Ketua DPC PDIP Lampung Selatan itu untuk kembali maju dalam kontestasi Pilkada 2024.<\/p>\n<p>Dimulai dengan isu telah menjabat 2 periode sehingga tidak bisa mencalonkan diri kembali, Nanang Ermanto terus dihujani sejumlah negatif campaign yang bertujuan menjatuhkan elektabilitas secara instan. Seperti isu infrastruktur jalan, pemekaran daerah otonomi baru (DOB), hingga difitnah dikaitkan dengan perkara penggelapan dan penipuan sejumlah dana milik seorang ASN.<\/p>\n<p>\u201cMengenai isu periodisasi telah terjawab dengan terbitnya PKPU Nomor 8 Tahun 2024 sedangkan soal infrastruktur semua perlu proses, tentu diselesaikan secara bertahap,\u201d ujar Liaison Officer (LO) Tim Nanang Ermanto, Pantra Agung Oki Riyanto, S.H., M.H., Minggu (11\/8\/2024).<\/p>\n<p>Pantra Agung Oki Riyanto juga mengatakan Nanang Ermanto mengakui dengan jumlah dana yang terbatas dan luas wilayah Lampung Selatan cukup luas maka diprioritaskan untuk dua bidang pembangunan, yakni pembangunan fisik berupa infrastruktur dan sumber daya manusia.<\/p>\n<p>\u201cUntuk pembangunan SDM ada 3 program prioritas, yakni penurunan angka prevalensi stunting, percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, revitalisasi pendidikan dan kesehatan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Tidak sampai di situ, upaya penjegalan kepada mantan Kepala Desa Way Galih ini berlanjut dengan dominasi koalisi Parpol peserta Pemilu oleh bakal calon Egi Radityo Pratama (ERP) yang notabene adalah anak mantu Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.<\/p>\n<p>Koalisi yang dibangun bakal calon yang diketahui sebagai pengelola SMA Kebangsaan ini mulai dari PAN, Gerindra, Nasdem, PKB hingga dikabarkan menyusul adalah Golkar dan Demokrat.<\/p>\n<p>Liaison Officer (LO) Tim ERP, Budi Setiawan mengungkap scenario head to head untuk melawan petahana Nanang Ermanto hingga skenario kotak kosong dengan kekuatan politik yang dimiliki.<\/p>\n<p>\u201cIni sudah kita rancang sejak lama mau kita buat head to head. Atau bisa juga kita buat petahana nggak bisa nyalon. Untuk Demokrat kita masih menunggu keputusan DPP, Insya Allah juga merapat ke kita,\u201d kata Budi Setiawan seperti dilansir dari inihari.id pada Minggu, 4 Agustus silam.<\/p>\n<p>Meskipun kabar terkini Demokrat telah merekomendasikan bakal calon Melinda bersama PKS, diperkirakan Demokrat bakal tarik rekom dari bakal Paslon Melinda\u2013Antoni dan beralih ke koalisi Nanang Ermanto atau juga ERP yang berpasangan dengan Muhammad Syaiful (MS) Ketua DPD Gerindra Lampung Selatan.<\/p>\n<p>Disinyalir, rekomendasi Paetai Demokrat ke Melinda bersama PKS hanya tembakan pistol dengan amunisi mercon. Hal ini berkaitan dengan belum terpenuhinya syarat mengusung 20% jumlah kursi DPRD Lamsel, yakni Demokrat 5 kursi dan PKS 4 kursi.<\/p>\n<p>Sementara, PDIP dengan perolehan 8 kursi dapat berkoalisi dengan partai politik mana pun yang meraih kursi dalam pemilu 14 Februari lalu. Sempat berkomunikasi intens dengan Demokrat, Nanang Ermanto juga dikabarkan mulai intens dengan PKS dan juga Golkar.<\/p>\n<p>Alhasil, sejumlah skema paslon pun menyeruak ke publik dari Nanang Ermanto\u2013Andika Kangen Band (PDIP\u2013Demokrat), Nanang Ermanto\u2013Antoni Imam (PDIP-PKS) hingga Nanang Ermanto\u2013Agus Sutanto (PDIP\u2013Golkar).<\/p>\n<p>\u201cKami masih terus berkomunikasi dengan sejumlah parpol bakal pengusung. Namanya politik kan selalu dinamis. Kalau bicara optimis, kami selalu optimis. Berusaha dan berdoa. Insya Allah Nanang Ermanto bakal berlayar sebagai peserta dalam Pilkada Lampung Selatan 2024. Allah kuasa, mahluk tak kuasa,\u201d kata lawyer yang familiar disapa Oki ini. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Kandidat Calon Bupati (Cabup) Lampung Selatan, Nanang Ermanto lebih dikenal publik karena popularitas dan elektabilitas yang cukup mumpuni. Selain itu, reputasi Nanang selama menjabat Bupati ditambah ingatan publik yang sangat familiar dengan calon petahana serta jejak pembangunan selama menjabat, merupakan investasi politik luar biasa untuk dipanen dalam pilkada. Hal ini, merupakan keuntungan tersendiri bagi calon incumbent. Kondisi tersebut nampaknya menjadi ancaman utama bagi para calon penantang. Apalagi dengan kondisi terbatasnya waktu sosialisasi, mengingat sempitnya waktu antara pelaksanaan Pilkada dengan Pemilu yang hanya berselang 287 hari. Alhasil berbagai skema dijalankan lawan politik demi menjegal Ketua DPC PDIP Lampung Selatan itu untuk kembali maju dalam kontestasi Pilkada 2024. Dimulai dengan isu telah menjabat 2 periode sehingga tidak bisa mencalonkan diri kembali, Nanang Ermanto terus dihujani sejumlah negatif campaign yang bertujuan menjatuhkan elektabilitas secara instan. Seperti isu infrastruktur jalan, pemekaran daerah otonomi baru (DOB), hingga difitnah dikaitkan dengan perkara penggelapan dan penipuan sejumlah dana milik seorang ASN. \u201cMengenai isu periodisasi telah terjawab dengan terbitnya PKPU Nomor 8 Tahun 2024 sedangkan soal infrastruktur semua perlu proses, tentu diselesaikan secara bertahap,\u201d ujar Liaison Officer (LO) Tim Nanang Ermanto, Pantra Agung Oki Riyanto, S.H., M.H., Minggu (11\/8\/2024). Pantra Agung Oki Riyanto juga mengatakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":46030,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114,9],"tags":[],"class_list":["post-46029","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan","category-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46029","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46029"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46029\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46440,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46029\/revisions\/46440"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46030"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46029"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46029"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46029"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}