{"id":45839,"date":"2024-07-26T07:53:49","date_gmt":"2024-07-26T00:53:49","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=45839"},"modified":"2024-07-26T07:55:11","modified_gmt":"2024-07-26T00:55:11","slug":"ikan-teri-punya-kandungan-kalsium-tinggi-sangat-baik-untuk-dikonsumsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/07\/26\/ikan-teri-punya-kandungan-kalsium-tinggi-sangat-baik-untuk-dikonsumsi\/","title":{"rendered":"Ikan Teri Punya Kandungan Kalsium Tinggi, Sangat Baik untuk Dikonsumsi"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Selain susu dan keju yang mengandung kalsium tinggi, ada banyak makanan lain yang punya kalsium tinggi, salah satunya ikan.<\/p><\/blockquote>\n<p>Kalsium merupakan mineral yang sangat penting bagi tubuh, sebab dibutuhkan untuk proses pembentukan serta perbaikan tulang dan gigi.<\/p>\n<p>Ada beberapa ikan yang kaya akan kalsium tinggi. Dengan mengonsumsinya secara rutin, akan membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.<\/p>\n<p><strong>1. Ikan Teri<\/strong><\/p>\n<p>Ikan teri merupakan salah satu jenis ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Ternyata, ikan ini juga mengandung kalsium tinggi.<\/p>\n<p>Mengutip Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram ikan teri yang masih segar dan belum diolah mengandung sekitar 1.200 miligram kalsium. Selain itu, ikan teri juga kaya akan mineral lainnya, seperti zat besi dan fosfor.<\/p>\n<p>Ikan teri dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat, seperti sambal ikan teri, ikan teri goreng ketumbar, ikan teri goreng tepung, hingga rempeyek ikan teri.<\/p>\n<p><strong>2. Ikan Sarden<\/strong><\/p>\n<p>Selain Ikan teri, ikan sarden, terutama sarden kaleng, mengandung kalsium tinggi yang baik untuk kesehatan tulang. Kandungan tersebut berasal dari bagian tulang ikan yang bisa dimakan.<\/p>\n<p>Mengutip Healthline, dalam 92 gram ikan sarden mampu memenuhi 27 persen kalsium harian. Ikan sarden juga mengandung protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan kulit.<\/p>\n<p><strong>2. Ikan Salmon<\/strong><\/p>\n<p>Kemudian ada juga ikan salmon kalengan juga kaya akan kalsium. Dalam 85 gram ikan salmon dapat memenuhi 19 persen asupan kalsium harian tubuh.<\/p>\n<p>Tak hanya tinggi kalsium, ikan salmon juga dikenal kaya akan asam lemak omega-3 juga memiliki selenium yang tinggi, yaitu jenis mineral yang dapat mencegah timbulnya keracunan akibat konsumsi merkuri.<\/p>\n<p>Selain membantu kesehatan tulang dan gigi, apa sih manfaat kalsium bagi tubuh?<\/p>\n<p>Dilansir situs <em>Medical News Today,<\/em> berikut manfaat kalsium bagi tubuh:<\/p>\n<p><strong>1. Mengatur Kontraksi Otot<\/strong><\/p>\n<p>Kalsium dapat membantu mengatur kontraksi otot. Ketika saraf merangsang otot, tubuh akan melepas kalsium. Nah, kalsium dapat membantu protein dalam otot untuk melakukan kontraksi.<\/p>\n<p><strong>2. Menjaga Kesehatan Jantung<\/strong><\/p>\n<p>Mengkonsumsi makanan berkalsium tinggi juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Sebab, kalsium dapat membantu otot jantung untuk berkontraksi dan memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga peredaran darah menjadi lancar.<\/p>\n<p><strong>3. Memaksimalkan Fungsi Saraf<\/strong><\/p>\n<p>Manfaat lain dari kalsium adalah dapat menjaga fungsi saraf. Perlu diketahui, sistem saraf membutuhkan asupan kalsium agar dapat mengirim sinyal dari otak ke seluruh tubuh. Maka dari itu, kalsium berperan penting dalam memaksimalkan fungsi saraf.<\/p>\n<p>Yuuk jangan lupa konsumsi ikan demi kesehatan tubuh kita. (dbs)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Selain susu dan keju yang mengandung kalsium tinggi, ada banyak makanan lain yang punya kalsium tinggi, salah satunya ikan. Kalsium merupakan mineral yang sangat penting bagi tubuh, sebab dibutuhkan untuk proses pembentukan serta perbaikan tulang dan gigi. Ada beberapa ikan yang kaya akan kalsium tinggi. Dengan mengonsumsinya secara rutin, akan membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. 1. Ikan Teri Ikan teri merupakan salah satu jenis ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Ternyata, ikan ini juga mengandung kalsium tinggi. Mengutip Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram ikan teri yang masih segar dan belum diolah mengandung sekitar 1.200 miligram kalsium. Selain itu, ikan teri juga kaya akan mineral lainnya, seperti zat besi dan fosfor. Ikan teri dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat, seperti sambal ikan teri, ikan teri goreng ketumbar, ikan teri goreng tepung, hingga rempeyek ikan teri. 2. Ikan Sarden Selain Ikan teri, ikan sarden, terutama sarden kaleng, mengandung kalsium tinggi yang baik untuk kesehatan tulang. Kandungan tersebut berasal dari bagian tulang ikan yang bisa dimakan. Mengutip Healthline, dalam 92 gram ikan sarden mampu memenuhi 27 persen kalsium harian. Ikan sarden juga mengandung protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan kulit. 2. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45840,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,1196],"tags":[],"class_list":["post-45839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","category-barometer-ragam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45839"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45839\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45841,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45839\/revisions\/45841"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45840"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}