{"id":45092,"date":"2024-06-18T00:16:52","date_gmt":"2024-06-17T17:16:52","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=45092"},"modified":"2024-06-18T00:19:21","modified_gmt":"2024-06-17T17:19:21","slug":"piala-eropa-2024-babak-pertama-belgia-tertinggal-0-1-dari-slovakia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/06\/18\/piala-eropa-2024-babak-pertama-belgia-tertinggal-0-1-dari-slovakia\/","title":{"rendered":"Piala Eropa 2024: Babak Pertama, Belgia Tertinggal 0-1 dari Slovakia"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Frankfurt (LB)<\/strong>: Diisi banyak pemain bintang yang berlaga liga Eropa Timnas Belgia\u00a0tertinggal 1-0 di babak pertama laga Grup E\u00a0Euro 2024\u00a0kontra\u00a0Timnas Slovakia, Senin (17\/6\/2024) dini hari WIB.<\/p><\/blockquote>\n<p>Belgia mendapat peluang di menit ketiga ketika Romelu Lukaku menyambut umpan terobosan Kevin De Bruyne dengan kecepatannya. Tinggal berhadapan dengan Martin Dubravka, sepakan Lukaku bisa dibendung.<\/p>\n<p>Berselang dua menit kemudian, lagi-lagi Lukaku membuang peluang emas di depan gawang. Kali ini sontekannya juga kembali digagalkan Dubravka.<\/p>\n<p>Slovakia mencetak gol di menit ke-7 memanfaatkan kelalaian pemain belakang Belgia. Diawali sepakan Juraj Kucka yang ditepis Koen Casteels, bola rebound disambar Ivan Schranz dan bersarang di gawang.<\/p>\n<p>Gol itu sempat ditinjau VAR karena ada dugaan Kucka terjebak offside. Wasit VAR mengesahkan karena bek Belgia Zeno Debast membuat posis Kucka onside.<\/p>\n<p>Tertinggal, Belgia langsung meningkatkan serangan menyerbu pertahanan Slovakia yang dikawal Milan Skriniar, tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat gagal mencetak gol.<\/p>\n<p>Slovakia hampir membuat gol kedua pada menit ke-31, tapi sepakan keras Lukas Haraslin masih bisa ditepis Casteels.<br \/>\nHaraslin kembali nyaris mencetak gol di menit ke-40., tapi sepakan polinya kembali bisa oleh Casteels.<\/p>\n<p>Tak ada gol tercipta lagi hingga turun minum. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Slovakia. (<strong>AK<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Frankfurt (LB): Diisi banyak pemain bintang yang berlaga liga Eropa Timnas Belgia\u00a0tertinggal 1-0 di babak pertama laga Grup E\u00a0Euro 2024\u00a0kontra\u00a0Timnas Slovakia, Senin (17\/6\/2024) dini hari WIB. Belgia mendapat peluang di menit ketiga ketika Romelu Lukaku menyambut umpan terobosan Kevin De Bruyne dengan kecepatannya. Tinggal berhadapan dengan Martin Dubravka, sepakan Lukaku bisa dibendung. Berselang dua menit kemudian, lagi-lagi Lukaku membuang peluang emas di depan gawang. Kali ini sontekannya juga kembali digagalkan Dubravka. Slovakia mencetak gol di menit ke-7 memanfaatkan kelalaian pemain belakang Belgia. Diawali sepakan Juraj Kucka yang ditepis Koen Casteels, bola rebound disambar Ivan Schranz dan bersarang di gawang. Gol itu sempat ditinjau VAR karena ada dugaan Kucka terjebak offside. Wasit VAR mengesahkan karena bek Belgia Zeno Debast membuat posis Kucka onside. Tertinggal, Belgia langsung meningkatkan serangan menyerbu pertahanan Slovakia yang dikawal Milan Skriniar, tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat gagal mencetak gol. Slovakia hampir membuat gol kedua pada menit ke-31, tapi sepakan keras Lukas Haraslin masih bisa ditepis Casteels. Haraslin kembali nyaris mencetak gol di menit ke-40., tapi sepakan polinya kembali bisa oleh Casteels. Tak ada gol tercipta lagi hingga turun minum. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Slovakia. (AK)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45096,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-45092","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45092"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45092\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45094,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45092\/revisions\/45094"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45096"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}