{"id":45062,"date":"2024-06-17T18:46:29","date_gmt":"2024-06-17T11:46:29","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=45062"},"modified":"2024-06-17T18:46:29","modified_gmt":"2024-06-17T11:46:29","slug":"plh-gubernur-lampung-dampingi-mendag-pantau-harga-dan-pasokan-bahan-pokok-di-pasar-natar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/06\/17\/plh-gubernur-lampung-dampingi-mendag-pantau-harga-dan-pasokan-bahan-pokok-di-pasar-natar\/","title":{"rendered":"Plh. Gubernur Lampung Dampingi Mendag Pantau Harga dan Pasokan Bahan Pokok di Pasar Natar"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Plh. Gubernur Lampung Fahrizal Darminto mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memantau harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok di Pasar Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (16\/6\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Mendag mengatakan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah harga-harga bahan pokok di pasaran cukup stabil kecuali cabai yang mencapai Rp 50.000 hingga Rp. 60.000 per kilogram dan Rp 45.000 di Pulau Jawa.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sudah ngecek mulai dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Bengkulu sekarang di Lampung harga-harga stabil, ayam bahkan agak lebih murah, beras, bawang, emang cabai agak naik sedikit,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Mendag juga menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersedian stok bahan pokok cukup melimpah.<\/p>\n<p>&#8220;Sembako mulai dari beras, daging, ayam, bawang, cabai, minyak goreng, semua ada lengkap dan harganya aman stabil,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Selain itu, dia juga menyampaikan ketersediaan LPG yang beredar di masyarakat cukup melimpah dan menjamin kualitas tabung dari gas tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Gas LPG aman, bahkan sekarang sudah bagus, saya sudah cek di beberapa tempat SPBE-SPBE, sekarang tabung yang sudah tua itu di-repair karena kalo tidak, ada yang tidak bisa dipakai,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut juga, Menteri Perdagangan membagikan 400 karung beras SPHP kemasan 5 kilogram kepada masyarakat sekitar, pengunjung serta pedagang Pasar Natar. (<strong>adp<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Plh. Gubernur Lampung Fahrizal Darminto mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memantau harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok di Pasar Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (16\/6\/2024). Mendag mengatakan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah harga-harga bahan pokok di pasaran cukup stabil kecuali cabai yang mencapai Rp 50.000 hingga Rp. 60.000 per kilogram dan Rp 45.000 di Pulau Jawa. &#8220;Saya sudah ngecek mulai dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Bengkulu sekarang di Lampung harga-harga stabil, ayam bahkan agak lebih murah, beras, bawang, emang cabai agak naik sedikit,&#8221; ujarnya. Mendag juga menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersedian stok bahan pokok cukup melimpah. &#8220;Sembako mulai dari beras, daging, ayam, bawang, cabai, minyak goreng, semua ada lengkap dan harganya aman stabil,&#8221; ucapnya. Selain itu, dia juga menyampaikan ketersediaan LPG yang beredar di masyarakat cukup melimpah dan menjamin kualitas tabung dari gas tersebut. &#8220;Gas LPG aman, bahkan sekarang sudah bagus, saya sudah cek di beberapa tempat SPBE-SPBE, sekarang tabung yang sudah tua itu di-repair karena kalo tidak, ada yang tidak bisa dipakai,&#8221; ujarnya. Dalam kesempatan tersebut juga, Menteri Perdagangan membagikan 400 karung beras SPHP kemasan 5 kilogram kepada masyarakat sekitar, pengunjung serta pedagang Pasar Natar. (adp)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45063,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-45062","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45062","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45062"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45062\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45064,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45062\/revisions\/45064"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45063"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45062"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45062"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45062"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}