{"id":44373,"date":"2024-05-23T13:43:33","date_gmt":"2024-05-23T06:43:33","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=44373"},"modified":"2024-05-23T13:45:34","modified_gmt":"2024-05-23T06:45:34","slug":"bus-siswa-study-tour-min-1-pesibar-masuk-jurang-tanjakan-sedayu-6-orang-luka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/05\/23\/bus-siswa-study-tour-min-1-pesibar-masuk-jurang-tanjakan-sedayu-6-orang-luka\/","title":{"rendered":"Bus Siswa &#8216;Study Tour&#8217; MIN 1 Pesibar Masuk Jurang Tanjakan Sedayu, 6 Orang Luka"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Tanggamus (LB)<\/strong>: Bus rombongan <em>study tour<\/em> MIN 1 Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mengalami kecelakaan dan masuk jurang di tanjakan Sedayu Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Rabu (22\/5\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser mengatakan bus pariwisata bernomor polisi AD 7719 OG membawa 41 penumpang termasuk sopir untuk studi tour tujuan Bandar Lampung.<\/p>\n<p>&#8220;Benar, dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB terjadi laka tunggal, di mana satu unit bus terperosok ke dalam jurang di tanjakan Sedayu Tanggamus. Enam orang mengalami luka berat,&#8221; katanya, seperti dikutip dari <em>Antara<\/em> Kamis (23\/5\/2024).<\/p>\n<p>&#8220;Bus yang membawa rombongan siswa-siswi dari MIN 1 Pesisir Barat tersebut masuk jurang saat melintas di tanjakan Sedayu, Kabupaten Tanggamus dan mengakibatkan enam orang penumpang harus dilarikan ke puskesmas terdekat,&#8221; imbuh Kapolres.<\/p>\n<p>&#8220;Korban enam orang termasuk sopir saat ini masih dilakukan perawatan. Ada beberapa korban mengalami patah tulang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Hingga saat ini Satlantas Polres Tanggamus masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan ini. (<strong>Andi<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanggamus (LB): Bus rombongan study tour MIN 1 Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mengalami kecelakaan dan masuk jurang di tanjakan Sedayu Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Rabu (22\/5\/2024). Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser mengatakan bus pariwisata bernomor polisi AD 7719 OG membawa 41 penumpang termasuk sopir untuk studi tour tujuan Bandar Lampung. &#8220;Benar, dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB terjadi laka tunggal, di mana satu unit bus terperosok ke dalam jurang di tanjakan Sedayu Tanggamus. Enam orang mengalami luka berat,&#8221; katanya, seperti dikutip dari Antara Kamis (23\/5\/2024). &#8220;Bus yang membawa rombongan siswa-siswi dari MIN 1 Pesisir Barat tersebut masuk jurang saat melintas di tanjakan Sedayu, Kabupaten Tanggamus dan mengakibatkan enam orang penumpang harus dilarikan ke puskesmas terdekat,&#8221; imbuh Kapolres. &#8220;Korban enam orang termasuk sopir saat ini masih dilakukan perawatan. Ada beberapa korban mengalami patah tulang,&#8221; ujarnya. Hingga saat ini Satlantas Polres Tanggamus masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan ini. (Andi)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44374,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[345],"tags":[],"class_list":["post-44373","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-tanggamus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44373","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44373"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44373\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44376,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44373\/revisions\/44376"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44374"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}