{"id":44194,"date":"2024-05-15T10:20:03","date_gmt":"2024-05-15T03:20:03","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=44194"},"modified":"2024-05-27T06:54:12","modified_gmt":"2024-05-26T23:54:12","slug":"desa-hanura-salurkan-beras-bantuan-tahap-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/05\/15\/desa-hanura-salurkan-beras-bantuan-tahap-4\/","title":{"rendered":"Desa Hanura Salurkan Beras Bantuan Tahap 4"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Pemerintah Desa Hanura menyalurkan beras bantuan pemerintah tahap 4 sebanyak 10 kilogram kepada 431 keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (13\/5\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Pembagian beras bantuan ini dilakukan di Sanggar Mangliawan Desa Hanura dipimpin Sekretaris Desa Yudi Apriyanto, mewakili Kepala Desa Rio Remota di Sanggar Mangliawan, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan.<\/p>\n<p>&#8220;Bantuan beras ini murni program Pemerintah Pusat, kami hanya menyalurkan,&#8221; ucap Yudi.<\/p>\n<p>Menanggapi alah satu warga, Sunaryati (59), mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Hanura karena bantuan ini sangat membantu.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih Pak Kades, semoga Desa Hanura semakin makmur,&#8221; ucap Sunaryati. (<strong>Ansori<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Pemerintah Desa Hanura menyalurkan beras bantuan pemerintah tahap 4 sebanyak 10 kilogram kepada 431 keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (13\/5\/2024). Pembagian beras bantuan ini dilakukan di Sanggar Mangliawan Desa Hanura dipimpin Sekretaris Desa Yudi Apriyanto, mewakili Kepala Desa Rio Remota di Sanggar Mangliawan, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan. &#8220;Bantuan beras ini murni program Pemerintah Pusat, kami hanya menyalurkan,&#8221; ucap Yudi. Menanggapi alah satu warga, Sunaryati (59), mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Hanura karena bantuan ini sangat membantu. &#8220;Terima kasih Pak Kades, semoga Desa Hanura semakin makmur,&#8221; ucap Sunaryati. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44196,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-44194","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44194","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44194"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44194\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44197,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44194\/revisions\/44197"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44196"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44194"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44194"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44194"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}