{"id":44155,"date":"2024-03-29T16:16:32","date_gmt":"2024-03-29T09:16:32","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=44155"},"modified":"2024-05-11T23:24:04","modified_gmt":"2024-05-11T16:24:04","slug":"warga-serbu-pasar-murah-yang-digelar-disperindag-lampung-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/03\/29\/warga-serbu-pasar-murah-yang-digelar-disperindag-lampung-selatan\/","title":{"rendered":"Warga Serbu Pasar Murah yang Digelar Disperindag Lampung Selatan"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Warga Kecamatan Merbau Mataram memadati lokasi gelaran pasar murah yang digelar Disperindag Lampung Selatan di Desa Baru Ranji, Jumat (29\/3\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Warga menyerbu bahan pokok yang dijual dengan harga sangat terjangkau. Jumlah bahan pokok yang habis terjual adalah beras sebanyak 8 ton, gas elpiji 3 kg sebanyak 500 tabung, telur sebanyak 300 kg, gula putih 300 kg, ratusan liter minyak goreng, dan bumbu dapur seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih.<\/p>\n<p>Dalam sambutan Bupati Lampung Selatan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Hendra Jaya menyampaikan, jika operasi pasar murah ini merupakan komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah melonjaknya harga di pasaran jelang Idul Fitri.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Lampung Selatan dalam membantu menyediakan bahan pokok murah bagi warga yang membutuhkan.<\/p>\n<p>\u201cSemoga bermanfaat bagi masyarakat luas dalam pemenuhan kebutuhan pangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Operasi pasar murah ini merupakan diinisiasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama stakeholder terkait; PT. Bulog Cabang Kalianda, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT. Perkebunan Nusantara VII (PTPN), PT. Sungai Budi Group, PT. Pertamina, dan PT. Domus. (<strong>kmf)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Warga Kecamatan Merbau Mataram memadati lokasi gelaran pasar murah yang digelar Disperindag Lampung Selatan di Desa Baru Ranji, Jumat (29\/3\/2024). Warga menyerbu bahan pokok yang dijual dengan harga sangat terjangkau. Jumlah bahan pokok yang habis terjual adalah beras sebanyak 8 ton, gas elpiji 3 kg sebanyak 500 tabung, telur sebanyak 300 kg, gula putih 300 kg, ratusan liter minyak goreng, dan bumbu dapur seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih. Dalam sambutan Bupati Lampung Selatan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Hendra Jaya menyampaikan, jika operasi pasar murah ini merupakan komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah melonjaknya harga di pasaran jelang Idul Fitri. Dia juga mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Lampung Selatan dalam membantu menyediakan bahan pokok murah bagi warga yang membutuhkan. \u201cSemoga bermanfaat bagi masyarakat luas dalam pemenuhan kebutuhan pangan,\u201d ujarnya. Operasi pasar murah ini merupakan diinisiasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama stakeholder terkait; PT. Bulog Cabang Kalianda, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT. Perkebunan Nusantara VII (PTPN), PT. Sungai Budi Group, PT. Pertamina, dan PT. Domus. (kmf)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44156,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-44155","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44155","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44155"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44155\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44157,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44155\/revisions\/44157"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44156"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44155"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44155"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44155"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}