{"id":44152,"date":"2024-02-27T16:01:34","date_gmt":"2024-02-27T09:01:34","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=44152"},"modified":"2024-05-11T22:07:33","modified_gmt":"2024-05-11T15:07:33","slug":"bupati-nanang-ermanto-sambangi-kediaman-bayi-penderita-jantung-bocor-di-desa-way-galih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/02\/27\/bupati-nanang-ermanto-sambangi-kediaman-bayi-penderita-jantung-bocor-di-desa-way-galih\/","title":{"rendered":"Bupati Nanang Ermanto Sambangi Kediaman Bayi Penderita Jantung Bocor di Desa Way Galih"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Bupati Nanang Ermanto menyambangi kediaman M. Abian Saka, bayi penderita jantung bocor di RT\/RW 02\/03 Dusun 5A, Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Selasa (27\/2\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Bayi berusia 13 bulan, buah hati pasangan suami istri Marwanto (42) dan Fitri Widianti (36) ini telah mengidap penyakit jantung bocor sejak usia 5 bulan, tapi karena kekurangan biaya proses pengobatan pun sempat tertunda.<\/p>\n<p>Selain untuk memberikan semangat bagi penderita serta keluarganya, kedatangan Bupati Lampung Selatan sekaligus memberi bantuan uang tunai dan sembako.<\/p>\n<p>\u201cIni ada bantuan Dinas Sosial, ada sembako dan matras. Kemudian bantuan dari UPT Tanjung Bintang Rp3 juta, dari Pak Nanang Rp3 juta, dari Kecamatan Rp2 juta, dan dari PKK Kecamatan serta bingkisan dari Dinas PP&amp;PA,\u201d ungkap Nanang dalam\u00a0 kunjungannya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Nanang juga memberi pesan optimisme dan doa kepada bayi tersebut agar segera pulih dan mendapatkan kesembuhan yang optimal. \u201cSemoga cepat sembuh ya, kami jajaran pemerintah daerah beserta camat ikut prihatin, ini cobaan yang harus kita hadapi,\u201d kata Nanang.<\/p>\n<p>Sementara itu, ibu M. Abian Saka, Fitri Widianti (36), merasa sangat terharu dan bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nanang Ermanto yang telah membantu mengupayakan kesembuhan anaknya.<\/p>\n<p>\u201cTerimakasih Pak Bupati dan Ibu, semua sudah dibantu, semoga anak saya cepet sembuh,\u201d ujarnya haru.<\/p>\n<p>Direncanakan bayi malang tersebut akan melakukan pengobatan ke rumah sakit di Jakarta besok, Rabu (28\/2\/2024), dengan menggunakan ambulance serta didampingi Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan. (<strong>kmf<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Bupati Nanang Ermanto menyambangi kediaman M. Abian Saka, bayi penderita jantung bocor di RT\/RW 02\/03 Dusun 5A, Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Selasa (27\/2\/2024). Bayi berusia 13 bulan, buah hati pasangan suami istri Marwanto (42) dan Fitri Widianti (36) ini telah mengidap penyakit jantung bocor sejak usia 5 bulan, tapi karena kekurangan biaya proses pengobatan pun sempat tertunda. Selain untuk memberikan semangat bagi penderita serta keluarganya, kedatangan Bupati Lampung Selatan sekaligus memberi bantuan uang tunai dan sembako. \u201cIni ada bantuan Dinas Sosial, ada sembako dan matras. Kemudian bantuan dari UPT Tanjung Bintang Rp3 juta, dari Pak Nanang Rp3 juta, dari Kecamatan Rp2 juta, dan dari PKK Kecamatan serta bingkisan dari Dinas PP&amp;PA,\u201d ungkap Nanang dalam\u00a0 kunjungannya. Pada kesempatan itu, Nanang juga memberi pesan optimisme dan doa kepada bayi tersebut agar segera pulih dan mendapatkan kesembuhan yang optimal. \u201cSemoga cepat sembuh ya, kami jajaran pemerintah daerah beserta camat ikut prihatin, ini cobaan yang harus kita hadapi,\u201d kata Nanang. Sementara itu, ibu M. Abian Saka, Fitri Widianti (36), merasa sangat terharu dan bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nanang Ermanto yang telah membantu mengupayakan kesembuhan anaknya. \u201cTerimakasih Pak Bupati dan Ibu, semua sudah dibantu, semoga anak saya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44153,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[82,114],"tags":[],"class_list":["post-44152","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-humaniora","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44152","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44152"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44152\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44154,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44152\/revisions\/44154"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44152"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44152"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44152"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}