{"id":44084,"date":"2024-01-26T19:03:36","date_gmt":"2024-01-26T12:03:36","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=44084"},"modified":"2024-05-11T09:21:16","modified_gmt":"2024-05-11T02:21:16","slug":"tanda-tangani-komitmen-kinerja-bang-radin-perangkat-daerah-lamsel-harus-tingkatkan-inovasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/01\/26\/tanda-tangani-komitmen-kinerja-bang-radin-perangkat-daerah-lamsel-harus-tingkatkan-inovasi\/","title":{"rendered":"Tanda Tangani Komitmen Kinerja &#8216;Bang Radin&#8217;, Perangkat Daerah Lamsel Harus Tingkatkan Inovasi"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, bersama seluruh Kepala Perangkat Daerah menandatangani komitmen kinerja \u201cBang Radin\u201d di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Jumat (26\/1\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Penandatanganan tersebut diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Edi Firnandi, Camat Penengahan Jaelani, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Lutfi Ari Kurniawan, serta Kepala Bappeda Aryan Saruhian.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Brida, Lafran Habibi mengatakan membangun daerah dengan inovasi (Bang Radin) merupakan inovasi milik Kabupaten Lampung Selatan yang bertujuan mendorong seluruh perangkat daerah agar bisa menciptakan dan mengembangkan inovasi-inovasinya.<\/p>\n<p>\u201cJadi setiap perangkat daerah itu punya target tersendiri dalam menciptakan inovasinya. Seperti setiap kepala dinas harus memiliki 3 inovasi, kepala badan harus punya 1 inovasi dan untuk para camat 2 Inovasi, ini harus dilakukan setiap tahun,\u201d jelas Lafran.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan penandatanganan ini merupakan strategi meningkatkan percepatan pencapaian kinerja dari seluruh perangkat daerah di Kabupaten Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cDiharapkan Tahun 2024 ini Kabupaten Lampung Selatan dapat meraih penghargaan sebagai kabupaten terinovatif serta mendapat reward berupa dana insentif fiskal dari Pusat,\u201d pungkasnya. (<strong>kmf\/red<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, bersama seluruh Kepala Perangkat Daerah menandatangani komitmen kinerja \u201cBang Radin\u201d di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Jumat (26\/1\/2024). Penandatanganan tersebut diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Edi Firnandi, Camat Penengahan Jaelani, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Lutfi Ari Kurniawan, serta Kepala Bappeda Aryan Saruhian. Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi Brida, Lafran Habibi mengatakan membangun daerah dengan inovasi (Bang Radin) merupakan inovasi milik Kabupaten Lampung Selatan yang bertujuan mendorong seluruh perangkat daerah agar bisa menciptakan dan mengembangkan inovasi-inovasinya. \u201cJadi setiap perangkat daerah itu punya target tersendiri dalam menciptakan inovasinya. Seperti setiap kepala dinas harus memiliki 3 inovasi, kepala badan harus punya 1 inovasi dan untuk para camat 2 Inovasi, ini harus dilakukan setiap tahun,\u201d jelas Lafran. Dia juga mengatakan penandatanganan ini merupakan strategi meningkatkan percepatan pencapaian kinerja dari seluruh perangkat daerah di Kabupaten Lampung Selatan. \u201cDiharapkan Tahun 2024 ini Kabupaten Lampung Selatan dapat meraih penghargaan sebagai kabupaten terinovatif serta mendapat reward berupa dana insentif fiskal dari Pusat,\u201d pungkasnya. (kmf\/red)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44085,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-44084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44084"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44087,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44084\/revisions\/44087"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}