{"id":42923,"date":"2024-02-17T09:52:12","date_gmt":"2024-02-17T02:52:12","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=42923"},"modified":"2024-02-17T09:52:12","modified_gmt":"2024-02-17T02:52:12","slug":"sikapi-kelangkaan-beras-gubernur-arinal-turun-langsung-tinjau-operasi-pasar-dan-gudang-bulog","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/02\/17\/sikapi-kelangkaan-beras-gubernur-arinal-turun-langsung-tinjau-operasi-pasar-dan-gudang-bulog\/","title":{"rendered":"Sikapi Kelangkaan Beras, Gubernur Arinal Turun Langsung Tinjau Operasi Pasar dan Gudang Bulog"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi meninjau Operasi Pasar (OP) Beras yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Bulog Lampung di Pasar Panjang, Bandar Lampung, Jumat (16\/2\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Dalam operasi pasar yang menyasar langsung masyarakat umum di wilayah Pasar Panjang tersebut Pemerintah Provinsi Lampung menyediakan 2 ton beras SPHT dengan Harga Rp.52.000\/karung isi 5 kg.<\/p>\n<p>Tampak antrean warga yang antusias membeli beras berkualitas bagus dengan harga murah. Gubernur menyampaikan operasi pasar ini dilakukan menyikapi ketersediaan beras yang disinyalir mengalami kelangkaan.<\/p>\n<p>&#8220;Di satu sisi Lampung sebagai lumbung pangan dan penghasil beras di nasional. Kita tidak hanya mencukupi kebutuhan Lampung, bahkan kebutuhan beras DKI pun kita penuhi 40 persen,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<div id=\"attachment_42924\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-42924\" class=\"wp-image-42924 size-full\" src=\"https:\/\/tv1.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG-20240216-WA02271.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"805\" \/><p id=\"caption-attachment-42924\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>TINJAU OPERASI PASAR<\/strong>. Gubernur Arinal meninjau Operasi Pasar Beras di Pasar Panjang Bandar Lampung, Jumat (16\/2\/2024).<\/em><\/p><\/div>\n<p>Menyikapi ketersediaan beras yang mengalami kelangkaan ini, Arinal mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin sikapi kenapa, dan ada apa kok lumbung pangan tapi langka beras. Pasti ada yang tidak baik dalam proses ketersediaan, ada monopoli yang tidak menguntungkan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kita sudah punya aturan kalau beras kedaulatan pangan wajib hukumnya semua bisa menikmati, tapi kalau gabah itu tidak boleh keluar,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Usai melakukan peninjauan Pasar Tradisional, Gubernur Arinal melakukan peninjauan di Gudang Bulog Campang Raya Bandar Lampung. (adp\/kmf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi meninjau Operasi Pasar (OP) Beras yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Bulog Lampung di Pasar Panjang, Bandar Lampung, Jumat (16\/2\/2024). Dalam operasi pasar yang menyasar langsung masyarakat umum di wilayah Pasar Panjang tersebut Pemerintah Provinsi Lampung menyediakan 2 ton beras SPHT dengan Harga Rp.52.000\/karung isi 5 kg. Tampak antrean warga yang antusias membeli beras berkualitas bagus dengan harga murah. Gubernur menyampaikan operasi pasar ini dilakukan menyikapi ketersediaan beras yang disinyalir mengalami kelangkaan. &#8220;Di satu sisi Lampung sebagai lumbung pangan dan penghasil beras di nasional. Kita tidak hanya mencukupi kebutuhan Lampung, bahkan kebutuhan beras DKI pun kita penuhi 40 persen,&#8221; ujarnya. Menyikapi ketersediaan beras yang mengalami kelangkaan ini, Arinal mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. &#8220;Saya ingin sikapi kenapa, dan ada apa kok lumbung pangan tapi langka beras. Pasti ada yang tidak baik dalam proses ketersediaan, ada monopoli yang tidak menguntungkan,&#8221; ujarnya. &#8220;Kita sudah punya aturan kalau beras kedaulatan pangan wajib hukumnya semua bisa menikmati, tapi kalau gabah itu tidak boleh keluar,&#8221; tambahnya. Usai melakukan peninjauan Pasar Tradisional, Gubernur Arinal melakukan peninjauan di Gudang Bulog Campang Raya Bandar Lampung. (adp\/kmf)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":42925,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-42923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42923"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42926,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42923\/revisions\/42926"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}