{"id":42679,"date":"2024-02-06T09:03:35","date_gmt":"2024-02-06T02:03:35","guid":{"rendered":"https:\/\/lampungbarometer.id\/?p=42679"},"modified":"2024-05-20T12:55:39","modified_gmt":"2024-05-20T05:55:39","slug":"duuh-senangnya-warga-desa-marga-agung-terima-beras-bantuan-10-kg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2024\/02\/06\/duuh-senangnya-warga-desa-marga-agung-terima-beras-bantuan-10-kg\/","title":{"rendered":"Duuh&#8230; Senangnya Warga Desa Marga Agung Terima Beras Bantuan 10 Kg"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Sebanyak 450 warga Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mengaku senang mendapatkan bantuan beras cadangan pangan (BCP) sebanyak 10 kilogram dari Pemerintah Pusat, Senin (5\/2\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Kepala Desa Marga Agung, Suharno, mengatakan program pemberian beras kepada keluarga penerima manfaat (kpm) tersebut merupakan program Pemerintah Pusat yang bertujuan membantu perekonomian masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Program pemberian beras 10 kilogram ini dari Pusat Mas. Dan ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu prekonomian masyarakat kita,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dia juga mengungkapkan pembagian bantuan tersebut dilakukan dalam enam tahap, dan bantuan yang dibagikan saat ini merupakan tahap pertama.<\/p>\n<p>&#8220;Bantuan beras 10 kilogram ini diberikan Pemerintah Pusat melalui pemerintahan desa (Pemdes) dalam enam tahap Mas, dan yang sekarang kita bagikan adalah tahap yang pertama,&#8221; ucap Suharno.<\/p>\n<p>Sementara itu, masyarakat sangat antusias dan mengapresiasi pembagian bantuan beras 10 kilogram ini. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga, Wasinah (33), warga Dusun Enam.<\/p>\n<p>&#8220;Aku senang Mas, dapat bantuan beras 10 kilogram ini karena beras bantuan ini sangat membantu keluargaku,&#8221; kata Wasinah.<\/p>\n<p>Rasa bahagia juga diungkapkan oleh Embah Tukiyem (70). Dia juga mengaku sangat berterima kasih kepada Kepala Desa yang telah menyalurkan bantuan beras kepada beliau.<\/p>\n<p>&#8220;Aku terima kasih ke Pak Kades, udah kasih bantuan beras untuk aku,&#8221; ujar Embah Tukiyem. (Samsuri\/Che)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Sebanyak 450 warga Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mengaku senang mendapatkan bantuan beras cadangan pangan (BCP) sebanyak 10 kilogram dari Pemerintah Pusat, Senin (5\/2\/2024). Kepala Desa Marga Agung, Suharno, mengatakan program pemberian beras kepada keluarga penerima manfaat (kpm) tersebut merupakan program Pemerintah Pusat yang bertujuan membantu perekonomian masyarakat. &#8220;Program pemberian beras 10 kilogram ini dari Pusat Mas. Dan ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu prekonomian masyarakat kita,&#8221; ujarnya. Dia juga mengungkapkan pembagian bantuan tersebut dilakukan dalam enam tahap, dan bantuan yang dibagikan saat ini merupakan tahap pertama. &#8220;Bantuan beras 10 kilogram ini diberikan Pemerintah Pusat melalui pemerintahan desa (Pemdes) dalam enam tahap Mas, dan yang sekarang kita bagikan adalah tahap yang pertama,&#8221; ucap Suharno. Sementara itu, masyarakat sangat antusias dan mengapresiasi pembagian bantuan beras 10 kilogram ini. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga, Wasinah (33), warga Dusun Enam. &#8220;Aku senang Mas, dapat bantuan beras 10 kilogram ini karena beras bantuan ini sangat membantu keluargaku,&#8221; kata Wasinah. Rasa bahagia juga diungkapkan oleh Embah Tukiyem (70). Dia juga mengaku sangat berterima kasih kepada Kepala Desa yang telah menyalurkan bantuan beras kepada beliau. &#8220;Aku terima kasih ke Pak Kades, udah kasih bantuan beras [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":42682,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,114],"tags":[],"class_list":["post-42679","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42679"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42679\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44313,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42679\/revisions\/44313"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}