{"id":41900,"date":"2023-12-30T09:50:56","date_gmt":"2023-12-30T02:50:56","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=41900"},"modified":"2023-12-30T09:50:56","modified_gmt":"2023-12-30T02:50:56","slug":"kasrem-043-gatam-ikuti-rapat-monitoring-dan-pemantauan-kesiapan-arus-balik-nataru-bersama-gubernur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/12\/30\/kasrem-043-gatam-ikuti-rapat-monitoring-dan-pemantauan-kesiapan-arus-balik-nataru-bersama-gubernur\/","title":{"rendered":"Kasrem 043 Gatam Ikuti Rapat Monitoring Dan Pemantauan Kesiapan Arus Balik Nataru Bersama Gubernur"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Kepala Staf Korem 043\/Gatam Kolonel Inf Enjang mengikuti rapat monitoring dan pemantauan kesiapan arus balik angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di ruang rapat PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (29\/12\/2023).<\/p><\/blockquote>\n<p>Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyampaikan monitoring dan pemantauan ini merupakan pekerjaan rutin tahunan yang dilakukan setiap hari-hari besar.<\/p>\n<p>&#8220;Kita sudah melaksanakan setiap tahun, perbedaannya adalah peningkatan ketersedian kapal untuk arus mudik yang menjadi konsentrasi di Pelabuhan Merak-Bakauheni, karena ini merupakan wilayah penyeberangan yang sangat potensial,&#8221; ujar Arinal.<\/p>\n<p>&#8220;Para pelintas harus dilayani dengan baik, ke depan akan dibangun penyeberangan Mesuji-Bangka, Mesuji-Belitung dan Lampung-Kalimantan. Oleh sebab itu, diharapkan setiap kapal ada unsur kesehatan dan pengamanan sehingga para penumpang merasa puas dilayani,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, GM PT Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Rudi Sunarko, mengatakan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni menerapkan dua pola operasional dalam melayani penumpang, yakni operasi dalam situasi normal dan operasi dalam situasi padat.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk kapasitas Pelabuhan Bakauheni terdiri dari dua pola, yakni pola operasi normal disiapkan 30 kapal, 124 trip, suplay 21.029 unit kendaraan kecil; untuk pola operasi padat disiapkan 34 kapal, 140 trip, suplay 29.804 unit kendaraan kecil. Sementara itu, kapasitas parkir terpasang di Pelabuhan Bakauheni 6.919 kendaraan kecil,&#8221; ungkap Rudi.<\/p>\n<p>Selanjutnya dia mengatakan untuk lokasi Bufferzone di Rest Area Km 20.B, 49.B, Terminal Agrobisnis Gayam, lahan kantor lama Balai Karantina Pertanian dan Rumah Makan Gunung Jati yang harus diantisipasi jika kondisi operasional mengalami gangguan cuaca ekstrim, terjadi penumpukan dan antrean kendaraan, kerusakan kapal dan dermaga, dan kecenderungan pengguna jasa menyeberang di malam hari.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam mengantisipasi kesemuanya itu harus disiapkan personel yang siap beroperasi,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Hadir dalam kegiatan ini Kadis Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, Dandim 0421\/LS Letkol Inf. Fajar Akhirudin, Kapolres Lamsel AKBP Yusriandi Yusrin, Wadir Lantas Polda Lampung AKBP Muhamad Ali, Direktur Perencanaan ASDP Herry Max, BPTD Kelas II Lampung Bambang Siswoyo, Kabag Ops Jasa Raharja Ahmad Arkan Nugraha, dan Kepala Gapasdap Warsa. (ak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Kepala Staf Korem 043\/Gatam Kolonel Inf Enjang mengikuti rapat monitoring dan pemantauan kesiapan arus balik angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di ruang rapat PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (29\/12\/2023). Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyampaikan monitoring dan pemantauan ini merupakan pekerjaan rutin tahunan yang dilakukan setiap hari-hari besar. &#8220;Kita sudah melaksanakan setiap tahun, perbedaannya adalah peningkatan ketersedian kapal untuk arus mudik yang menjadi konsentrasi di Pelabuhan Merak-Bakauheni, karena ini merupakan wilayah penyeberangan yang sangat potensial,&#8221; ujar Arinal. &#8220;Para pelintas harus dilayani dengan baik, ke depan akan dibangun penyeberangan Mesuji-Bangka, Mesuji-Belitung dan Lampung-Kalimantan. Oleh sebab itu, diharapkan setiap kapal ada unsur kesehatan dan pengamanan sehingga para penumpang merasa puas dilayani,&#8221; pungkasnya. Sementara itu, GM PT Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Rudi Sunarko, mengatakan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni menerapkan dua pola operasional dalam melayani penumpang, yakni operasi dalam situasi normal dan operasi dalam situasi padat. &#8220;Untuk kapasitas Pelabuhan Bakauheni terdiri dari dua pola, yakni pola operasi normal disiapkan 30 kapal, 124 trip, suplay 21.029 unit kendaraan kecil; untuk pola operasi padat disiapkan 34 kapal, 140 trip, suplay 29.804 unit kendaraan kecil. Sementara itu, kapasitas parkir terpasang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":41901,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[346],"tags":[],"class_list":["post-41900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-korem-043-garuda-hitam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41900"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41900\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41902,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41900\/revisions\/41902"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}