{"id":41555,"date":"2023-12-21T15:23:43","date_gmt":"2023-12-21T08:23:43","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=41555"},"modified":"2023-12-21T15:23:43","modified_gmt":"2023-12-21T08:23:43","slug":"bahagianya-warga-sukajaya-lempasing-jelang-tahun-baru-terima-blt-dd-tahap-empat-rp900-ribu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/12\/21\/bahagianya-warga-sukajaya-lempasing-jelang-tahun-baru-terima-blt-dd-tahap-empat-rp900-ribu\/","title":{"rendered":"Bahagianya Warga Sukajaya Lempasing Jelang Tahun Baru Terima BLT-DD Tahap Empat Rp900 Ribu"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Sebanyak 39 keluarga penerima manfaat (KPM) Desa Sukajaya Lempasing menerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahap keempat sebanyak Rp900.000.<\/p><\/blockquote>\n<p>Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Edi Susanto diwakili Sekretaris Desa Rusli Efendi, di Kantor Desa, Kamis (21\/12\/2023).<\/p>\n<p>Dalam sambutannya mewakili Kepala Desa Edi Susanto, Sekdes Rusli berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p>&#8220;Pak Kades meminta maaf tidak bisa hadir karena sakit. Oleh sebab itu, saya mewakili kepala beliau untuk menyalurkan BLT-DD Tahap 4 kepada 39 KPM. Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,&#8221; ungkap Sekretaris Desa Rusli, mewakili Kades Edi Susanto.<\/p>\n<p>&#8220;Tolong belanjakan uang bantuan ini sesuai dengan kebutuhan, salah satunya untuk membeli beras,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Salah satu warga bernama Usman (63) mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan. Dia mengaku bantuan yang diberikan sangat membantu dalam meringankan beban keluarganya.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih kepada Pak Kades dan Pemerintah yang sudah memberikan bantuan. Bantuan ini sangat berarti, karena dengan dana bantuan ini saya bisa beli beras. Sudah 3 tahun ini kaki saya kena radang tulang sehingga susah untuk jalan,&#8221; ucap Usman.<\/p>\n<p>Warga lainnya, Khoriah (60), juga mengucapkan terima kasih dan mendoakan semoga Desa Lempasing semakin maju.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih kepada pemerintah desa yang telah memberikan bantuan uang Rp.900.000. Saya sangat bahagia karena baru kali ini dapat bantuan, semoga Desa Lempasing semakin maju. Terima kasih Pak Kades,&#8221; katanya. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Sebanyak 39 keluarga penerima manfaat (KPM) Desa Sukajaya Lempasing menerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahap keempat sebanyak Rp900.000. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Edi Susanto diwakili Sekretaris Desa Rusli Efendi, di Kantor Desa, Kamis (21\/12\/2023). Dalam sambutannya mewakili Kepala Desa Edi Susanto, Sekdes Rusli berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. &#8220;Pak Kades meminta maaf tidak bisa hadir karena sakit. Oleh sebab itu, saya mewakili kepala beliau untuk menyalurkan BLT-DD Tahap 4 kepada 39 KPM. Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,&#8221; ungkap Sekretaris Desa Rusli, mewakili Kades Edi Susanto. &#8220;Tolong belanjakan uang bantuan ini sesuai dengan kebutuhan, salah satunya untuk membeli beras,&#8221; imbuhnya. Salah satu warga bernama Usman (63) mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan. Dia mengaku bantuan yang diberikan sangat membantu dalam meringankan beban keluarganya. &#8220;Terima kasih kepada Pak Kades dan Pemerintah yang sudah memberikan bantuan. Bantuan ini sangat berarti, karena dengan dana bantuan ini saya bisa beli beras. Sudah 3 tahun ini kaki saya kena radang tulang sehingga susah untuk jalan,&#8221; ucap Usman. Warga lainnya, Khoriah (60), juga mengucapkan terima kasih dan mendoakan semoga Desa Lempasing semakin maju. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":41556,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,132],"tags":[],"class_list":["post-41555","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41555","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41555"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41555\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41557,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41555\/revisions\/41557"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}