{"id":40077,"date":"2023-05-17T20:30:04","date_gmt":"2023-05-17T13:30:04","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=40077"},"modified":"2023-10-19T18:32:40","modified_gmt":"2023-10-19T11:32:40","slug":"unila-siap-buka-psdku-di-way-kanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/05\/17\/unila-siap-buka-psdku-di-way-kanan\/","title":{"rendered":"Unila Siap Buka PSDKU di Way Kanan"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Rektor Universitas Lampung Prof. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M. dan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya membahas persiapan pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Way Kanan, di ruang Sidang Senat Lt. 2 Rektorat Unila, Rabu (17\/5\/2023).<\/p><\/blockquote>\n<p>Dalam rapat koordinasi tersebut, beberapa hal yang menjadi perhatian adalah kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan regulasi percepatan pembukaan PSDKU.<\/p>\n<p>Prof. Lusmeilia menjelaskan PSDKU harus menyelenggarakan program studi yang setara dengan prodi di kampus utama, baik dari segi kurikulum, metode pengajaran, fasilitas, maupun kualitas.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap PSDKU ini dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Way Kanan dan sekitarnya serta meningkatkan kerja sama antara Unila dan pemerintah daerah,\u201d kata Prof. Lusmeilia.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengapresiasi langkah Unila untuk membuka PSDKU di wilayahnya. Hal itu merupakan harapan dari warga Way Kanan yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri.<\/p>\n<p>\u201cKami sudah menyiapkan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung PSDKU ini. Kami juga siap menyambut Tim Visitasi dari Jakarta yang akan menilai kelayakan PSDKU,\u201d ujar Raden Adipati.<\/p>\n<p>Adapun program studi yang akan dibuka di PSDKU Unila Way Kanan adalah S-1 Ilmu Komputer dan D-3 Akuntansi. Rapat koordinasi ini juga dihadiri Wakil Rektor PKTIK Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., Ketua LP3M Prof. Abdurrahman, M.Si., dan beberapa jajaran tim PSDKU Unila. (unl\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Rektor Universitas Lampung Prof. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M. dan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya membahas persiapan pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Way Kanan, di ruang Sidang Senat Lt. 2 Rektorat Unila, Rabu (17\/5\/2023). Dalam rapat koordinasi tersebut, beberapa hal yang menjadi perhatian adalah kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan regulasi percepatan pembukaan PSDKU. Prof. Lusmeilia menjelaskan PSDKU harus menyelenggarakan program studi yang setara dengan prodi di kampus utama, baik dari segi kurikulum, metode pengajaran, fasilitas, maupun kualitas. \u201cKami berharap PSDKU ini dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Way Kanan dan sekitarnya serta meningkatkan kerja sama antara Unila dan pemerintah daerah,\u201d kata Prof. Lusmeilia. Sementara itu, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengapresiasi langkah Unila untuk membuka PSDKU di wilayahnya. Hal itu merupakan harapan dari warga Way Kanan yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri. \u201cKami sudah menyiapkan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung PSDKU ini. Kami juga siap menyambut Tim Visitasi dari Jakarta yang akan menilai kelayakan PSDKU,\u201d ujar Raden Adipati. Adapun program studi yang akan dibuka di PSDKU Unila Way Kanan adalah S-1 Ilmu Komputer dan D-3 Akuntansi. Rapat koordinasi ini juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":40078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1194,11],"tags":[],"class_list":["post-40077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-unila","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40079,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40077\/revisions\/40079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}