{"id":40068,"date":"2023-05-22T21:59:19","date_gmt":"2023-05-22T14:59:19","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=40068"},"modified":"2023-10-19T16:02:10","modified_gmt":"2023-10-19T09:02:10","slug":"unila-gelar-pelatihan-aa-demi-tingkatkan-kompetensi-pedagogi-dosen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/05\/22\/unila-gelar-pelatihan-aa-demi-tingkatkan-kompetensi-pedagogi-dosen\/","title":{"rendered":"Unila Gelar Pelatihan AA demi Tingkatkan Kompetensi Pedagogi Dosen"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Sebanyak 40 dosen Universitas Lampung (Unila) mengikuti Pelatihan Applied Approach (AA) Batch 1 di Ruang Sidang Lt.4 Gedung Rektorat, Senin (22\/5\/2023).<\/p><\/blockquote>\n<p>Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Aktivitas Instruksional dan Inovasi Pembelajaran (PPAI IP) LP3M Unila ini akan berlangsung selama empat hari, 22-25 Mei 2023.<\/p>\n<p>Pelatihan AA merupakan salah satu program dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogi dosen dan melatih mereka menggunakan strategi, pendekatan, metode, model pembelajaran yang inovatif, serta menguasai penggunaan alat bantu mengajar dan penulisan bahan ajar.<\/p>\n<p>Pelatihan yang merupakan program lanjutan dari pelatihan PEKERTI ini sejalan dengan konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan upaya peningkatan IKU 2 dan IKU 7 bagi Universitas Lampung.<\/p>\n<p>Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani, diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menyampaikan pelatihan AA sangat penting untuk pengembangan profesionalisme dosen. Dia berharap para peserta memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan kelas yang kolaboratif dan partisipatif, serta melaksanakan transformasi pembelajaran yang kreatif dan inovatif.<\/p>\n<p>Dr. Suripto berharap, melalui pelatihan ini dosen mampu melaksanakan transformasi pembelajaran yang kreatif dan inovatif, sehingga dapat membekali dan menyiapkan lulusan Unila menjadi generasi unggul yang mampu bersaing di dunia kerja.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap para peserta dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, serta berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang telah disiapkan panitia,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dihadiri Ketua LP3M Universitas Lampung, Kepala Pusat PPAI-IP Universitas Lampung, Sekretaris PPAI-IP Universitas Lampung, dan dosen di lingkungan Universitas Lampung. (unl\/red)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Sebanyak 40 dosen Universitas Lampung (Unila) mengikuti Pelatihan Applied Approach (AA) Batch 1 di Ruang Sidang Lt.4 Gedung Rektorat, Senin (22\/5\/2023). Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Aktivitas Instruksional dan Inovasi Pembelajaran (PPAI IP) LP3M Unila ini akan berlangsung selama empat hari, 22-25 Mei 2023. Pelatihan AA merupakan salah satu program dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogi dosen dan melatih mereka menggunakan strategi, pendekatan, metode, model pembelajaran yang inovatif, serta menguasai penggunaan alat bantu mengajar dan penulisan bahan ajar. Pelatihan yang merupakan program lanjutan dari pelatihan PEKERTI ini sejalan dengan konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan upaya peningkatan IKU 2 dan IKU 7 bagi Universitas Lampung. Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani, diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menyampaikan pelatihan AA sangat penting untuk pengembangan profesionalisme dosen. Dia berharap para peserta memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan kelas yang kolaboratif dan partisipatif, serta melaksanakan transformasi pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dr. Suripto berharap, melalui pelatihan ini dosen mampu melaksanakan transformasi pembelajaran yang kreatif dan inovatif, sehingga dapat membekali dan menyiapkan lulusan Unila menjadi generasi unggul yang mampu bersaing di dunia kerja. \u201cSaya berharap para peserta dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":40069,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1194,11],"tags":[],"class_list":["post-40068","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-unila","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40068","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40068"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40068\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40070,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40068\/revisions\/40070"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40069"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40068"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40068"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40068"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}