{"id":39111,"date":"2023-09-16T08:06:13","date_gmt":"2023-09-16T01:06:13","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=39111"},"modified":"2023-09-16T08:06:13","modified_gmt":"2023-09-16T01:06:13","slug":"bupati-dendi-bersama-asisten-gubernur-lampung-lepas-bantuan-pangan-beras-tahap-ii-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/09\/16\/bupati-dendi-bersama-asisten-gubernur-lampung-lepas-bantuan-pangan-beras-tahap-ii-2\/","title":{"rendered":"Bupati Dendi Bersama Asisten Gubernur Lampung Lepas Bantuan Pangan Beras Tahap II"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, melepas Bantuan Pangan Beras Tahap II Provinsi Lampung di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Campang Raya, Jumat (15\/9\/2023).<\/p><\/blockquote>\n<p>Pada kesempatan ini Dendi mengatakan Pemerintah kembali menggelontorkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk bantuan pangan tahap II melalui Perum Bulog.<\/p>\n<p>Dendi berharap bantuan pangan beras tahap II yang digelontorkan Pemerintah ini dapat mengurangi beban masyarakat akibat kerawanan pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen serta mengendalikan dampak inflasi.<\/p>\n<p>Menurut Dendi, penerima bantuan pangan (PBP) akan memperoleh bantuan 10 kilogram beras per-bulan dengan kualitas beras CBP yang alokasi pelaksanaannya untuk 3 bulan, yaitu September, Oktober, November.<\/p>\n<p>\u201cBantuan pangan beras wilayah Lampung ini diberikan kepada 830.789 PBP selama 3 bulan. Kabupaten Pesawaran akan dialokasikan sebanyak 52.967 PBP, Kota Bandar Lampung 65.303 PBP dan Kabupaten Pringsewu 40.490 PBP,\u201d ucap Dendi.<\/p>\n<p>Gubernur Lampung melalui Asisten 2 Kusnardi berharap penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap II ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya 3 bulan ke depan.<\/p>\n<div id=\"attachment_39109\" style=\"width: 1210px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-39109\" class=\"wp-image-39109 size-full\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/IMG-20230915-WA0102.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/IMG-20230915-WA0102.jpg 1200w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/IMG-20230915-WA0102-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><p id=\"caption-attachment-39109\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>FOTO BERSAMA.<\/strong> Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona foto bersama Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, dan para pejabat Perum Bulog Wilayah Lampung, Jumat (15\/9\/2023).<\/em><\/p><\/div>\n<p>Gubernur juga mengingatkan Perum Bulog untuk menjalankan amanah penyaluran bantuan pangan beras ini dengan baik serta tetap terus melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan menggelontorkan beras di pasar.<\/p>\n<p>\u201cDengan paduan pelaksanaan Program Bantuan Pangan dan SPHP ini diharapkan dapat membantu mengendalikan harga beras di pasaran, sehingga masyarakat Lampung tidak perlu merasa khawatir,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, dia juga berpesan kepada semua instansi terkait untuk membantu memaksimalkan bantuan ini sampai kepada masyarakat agar tepat sasaran sehingga tujuan pelaksanaan program ini sesuai harapan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Plt. Kepala Perum Bulog Lampung, Nurman Susilo, mengatakan program ini merupakan lanjutan dari program bantuan pangan sebelumnya yang telah dilaksanakan untuk alokasi bulan Maret, April dan Mei.<\/p>\n<p>Dia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, terutama Pemerintah Daerah yang telah mendukung, membantu, dan memantau kegiatan Bantuan Pangan Beras Tahap I sehingga dapat terselenggara dengan baik.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk Provinsi Lampung, bantuan pangan beras yang akan didistribusikan sebanyak 8.307.890 kilogram per bulan alokasi. Jadi total yang akan alokasikan selama 3 bulan berjumlah 24.923.670 kilogram. Harapannya program ini dapat membantu menstabilkan harga beras di pasar dan membantu masyarakat Lampung dalam memenuhi kebutuhan beras,&#8221; ujarnya. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, melepas Bantuan Pangan Beras Tahap II Provinsi Lampung di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Campang Raya, Jumat (15\/9\/2023). Pada kesempatan ini Dendi mengatakan Pemerintah kembali menggelontorkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk bantuan pangan tahap II melalui Perum Bulog. Dendi berharap bantuan pangan beras tahap II yang digelontorkan Pemerintah ini dapat mengurangi beban masyarakat akibat kerawanan pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen serta mengendalikan dampak inflasi. Menurut Dendi, penerima bantuan pangan (PBP) akan memperoleh bantuan 10 kilogram beras per-bulan dengan kualitas beras CBP yang alokasi pelaksanaannya untuk 3 bulan, yaitu September, Oktober, November. \u201cBantuan pangan beras wilayah Lampung ini diberikan kepada 830.789 PBP selama 3 bulan. Kabupaten Pesawaran akan dialokasikan sebanyak 52.967 PBP, Kota Bandar Lampung 65.303 PBP dan Kabupaten Pringsewu 40.490 PBP,\u201d ucap Dendi. Gubernur Lampung melalui Asisten 2 Kusnardi berharap penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap II ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya 3 bulan ke depan. Gubernur juga mengingatkan Perum Bulog untuk menjalankan amanah penyaluran bantuan pangan beras ini dengan baik serta tetap terus melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":39107,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,132],"tags":[],"class_list":["post-39111","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39111"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39111\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39112,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39111\/revisions\/39112"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}