{"id":39070,"date":"2023-09-14T10:15:13","date_gmt":"2023-09-14T03:15:13","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=39070"},"modified":"2023-12-01T00:09:26","modified_gmt":"2023-11-30T17:09:26","slug":"29-kpm-desa-tajur-terima-blt-dd-tahap-ketiga-rp-900-ribu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/09\/14\/29-kpm-desa-tajur-terima-blt-dd-tahap-ketiga-rp-900-ribu\/","title":{"rendered":"29 KPM Desa Tajur Terima BLT-DD Tahap Ketiga Rp 900 Ribu"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Pemerintah Desa Tajur salurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) Tahap Ketiga Rp 900 ribu kepada 29 keluarga penerima manfaat (KPM).<\/p><\/blockquote>\n<p>Pembagian BLT-DD langsung dilakukan Kepala Desa Nawawi di Kantor Desa Tajur, Kamis (14\/9\/2023). Sang Kades berharap agar dana bantuan pemerintah ini dibelanjakan untuk kebutuhan pokok sehari hari, seperti beras atau kebutuhan pokok lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Gunakan uang bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari, apalagi sekarang ini lagi musim kemarau panjang. Kita tidak tahu sampai kapan musim kemarau ini berlangsung,&#8221; ujar Nawawi.<\/p>\n<p>Selanjutnya Nawawi juga menyampaikan tidak semua penerima hadir di kantor desa untuk menerima bantuan, karena usia yang sudah lanjut atau sakit.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi ada sebagian yang kita antarkan langsung ke rumah masing-masing door to door,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Beberapa warga penerima bantuan, salah satunya Manis (75), warga RT 05\/05, Dusun Tajur, mengaku senang mendapatkan bantuan ini karena sangat membantu di tengah situasi sulit saat ini.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih Pak Kades, bantuan ini sangat membantu,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ucapan senada juga disampaikan Masyani (65), yang mengaku bantuan BLT-DD yang diterima sangat berarti bagi dirinya dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan bantuan. Kami mengucapkan terima kasih, karena bantuan ini sangat membantu kami sekeluarga,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Kegiatan pembagian BLT-DD ini dihadiri Sekretaris Camat Marga Punduh Selamat Basuki, S.H. dan Kasi Kesos, Tasmani. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Pemerintah Desa Tajur salurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) Tahap Ketiga Rp 900 ribu kepada 29 keluarga penerima manfaat (KPM). Pembagian BLT-DD langsung dilakukan Kepala Desa Nawawi di Kantor Desa Tajur, Kamis (14\/9\/2023). Sang Kades berharap agar dana bantuan pemerintah ini dibelanjakan untuk kebutuhan pokok sehari hari, seperti beras atau kebutuhan pokok lainnya. &#8220;Gunakan uang bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari, apalagi sekarang ini lagi musim kemarau panjang. Kita tidak tahu sampai kapan musim kemarau ini berlangsung,&#8221; ujar Nawawi. Selanjutnya Nawawi juga menyampaikan tidak semua penerima hadir di kantor desa untuk menerima bantuan, karena usia yang sudah lanjut atau sakit. &#8220;Jadi ada sebagian yang kita antarkan langsung ke rumah masing-masing door to door,&#8221; ucapnya. Beberapa warga penerima bantuan, salah satunya Manis (75), warga RT 05\/05, Dusun Tajur, mengaku senang mendapatkan bantuan ini karena sangat membantu di tengah situasi sulit saat ini. &#8220;Terima kasih Pak Kades, bantuan ini sangat membantu,&#8221; ujarnya. Ucapan senada juga disampaikan Masyani (65), yang mengaku bantuan BLT-DD yang diterima sangat berarti bagi dirinya dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. &#8220;Terima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan bantuan. Kami mengucapkan terima kasih, karena bantuan ini sangat membantu kami sekeluarga,&#8221; ungkapnya. Kegiatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":39071,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-39070","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39070"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41306,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39070\/revisions\/41306"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}