{"id":38979,"date":"2023-09-11T10:53:29","date_gmt":"2023-09-11T03:53:29","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=38979"},"modified":"2023-11-30T23:53:12","modified_gmt":"2023-11-30T16:53:12","slug":"blt-dd-tahap-3-desa-gebang-disalurkan-kepada-43-kpm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/09\/11\/blt-dd-tahap-3-desa-gebang-disalurkan-kepada-43-kpm\/","title":{"rendered":"BLT-DD Tahap 3 Desa Gebang Disalurkan Kepada 43 KPM"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Pemerintah Desa (Pemdes) Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 3 Tahun 2023 kepada 43 keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (11\/9\/2023).<\/p><\/blockquote>\n<p>Penyaluran BLT-DD dilaksanakan di Kantor Desa dan diserahkan langsung oleh Kepala Desa Anik Rekayani, S.Pd.I, didampingi aparatur desa dan Babinsa, Senin (11\/9\/2023).<\/p>\n<p>Anik mengatakan bantuan langsung tunai yang berasal dari dana desa ini disalurkan kepada warga yang berhak dengan harapan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p>Dia juga mengingatkan warga penerima bantuan agar menggunakan uang bantuan yang didapat dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.<\/p>\n<p>&#8220;Kepada Bapak dan Ibu penerima bantuan diminta untuk menggunakan uang bantuan yang diterima dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan, yakni memenuhi kebutuhan sehari-hari,&#8221; ujar Anik.<\/p>\n<p>&#8220;Belanjakan uang dengan hati-hati, gunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Salah satu warga RT 004\/002 yang mendapat bantuan, Roslaidah (60) mengaku senang dan bersyukur mendapatkan bantuan. Sebab dengan uang bantuan yang diterimanya dia bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasi kepada Pemerintah yang sudah memberikan bantuan. Uang BLT-DD ini sangat membantu keluarga, karena dengan uang bantuan ini kami bisa beli beras dan lauk,&#8221; ungkap Roslaidah.<\/p>\n<p>Hal senada disampaikan warga lainnya, Ahmad Sopyan (65). Menurut Ahmad Sofyan, bantuan yang diterima bisa membantu biaya sekolah anak dan untuk membeli beras.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih kepada Pemerintah Desa Gebang yang telah menyalurkan bantuan ini. Terima kasih Bu Kades,&#8221; ujarnya. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Pemerintah Desa (Pemdes) Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 3 Tahun 2023 kepada 43 keluarga penerima manfaat (KPM), Senin (11\/9\/2023). Penyaluran BLT-DD dilaksanakan di Kantor Desa dan diserahkan langsung oleh Kepala Desa Anik Rekayani, S.Pd.I, didampingi aparatur desa dan Babinsa, Senin (11\/9\/2023). Anik mengatakan bantuan langsung tunai yang berasal dari dana desa ini disalurkan kepada warga yang berhak dengan harapan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia juga mengingatkan warga penerima bantuan agar menggunakan uang bantuan yang didapat dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. &#8220;Kepada Bapak dan Ibu penerima bantuan diminta untuk menggunakan uang bantuan yang diterima dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan, yakni memenuhi kebutuhan sehari-hari,&#8221; ujar Anik. &#8220;Belanjakan uang dengan hati-hati, gunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari,&#8221; ucapnya. Salah satu warga RT 004\/002 yang mendapat bantuan, Roslaidah (60) mengaku senang dan bersyukur mendapatkan bantuan. Sebab dengan uang bantuan yang diterimanya dia bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga. &#8220;Terima kasi kepada Pemerintah yang sudah memberikan bantuan. Uang BLT-DD ini sangat membantu keluarga, karena dengan uang bantuan ini kami bisa beli beras dan lauk,&#8221; ungkap Roslaidah. Hal senada disampaikan warga lainnya, Ahmad Sopyan (65). Menurut Ahmad Sofyan, bantuan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":38982,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-38979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38979"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38981,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38979\/revisions\/38981"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38982"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}