{"id":38425,"date":"2023-08-15T08:35:28","date_gmt":"2023-08-15T01:35:28","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=38425"},"modified":"2023-08-15T08:35:28","modified_gmt":"2023-08-15T01:35:28","slug":"polda-lampung-limpahkan-4-tersangka-tppo-dan-barang-bukti-ke-kejaksaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/08\/15\/polda-lampung-limpahkan-4-tersangka-tppo-dan-barang-bukti-ke-kejaksaan\/","title":{"rendered":"Polda Lampung Limpahkan 4 Tersangka TPPO dan Barang Bukti ke Kejaksaan"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Kejaksaan Tinggi Lampung menyatakan berkas perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang ditangani Ditreskrimum Polda Lampung<br \/>\ntelah lengkap (P-21).<\/p><\/blockquote>\n<p>Sebelumnya, Polda Lampung berhasil menggagalkan TPPO yang melibatkan 24 orang pekerja migran Indonesia (PMI) asal NTB yang akan dikirim ke Arab Saudi pada 5 Juni 2023 lalu.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Umi Fadillah menjelaskan Ditreskrimum akan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan setelah diperiksa Tim Biddokkes Polda Lampung, Senin (14\/8\/2023).<\/p>\n<p>&#8220;Hari ini berkas perkara empat tersangka dan barang bukti akan langsung kami limpahkan ke Kejaksaan. Namun sebelumnya para tersangka akan diperiksa dulu kesehatannya oleh Biddokkes Polda Lampung,&#8221; ucap Umi.<\/p>\n<p>&#8220;Adapun empat tersangka yang dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung hari ini yakni inisial DW (27), IT (25), LP (51), AN (27),&#8221; ungkap Umi, Senin (14\/8\/2023).<\/p>\n<p>Atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan Pasal 2 Ayat (1) UU No.21 Tahun 2007 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPO Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 81 Jo Pasal 69 UU Nomor 18 tahun 2017 tentang Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 53 Ayat 1 KUHP atau Pasal 83 Jo Pasal 68 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Pasal 53 Ayat 1 KUHP.<\/p>\n<p>&#8220;Para tersangka terancam hukuman pidana penjara minimal 3 tahun maksimal 15 tahun,&#8221; ujarnya. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Kejaksaan Tinggi Lampung menyatakan berkas perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang ditangani Ditreskrimum Polda Lampung telah lengkap (P-21). Sebelumnya, Polda Lampung berhasil menggagalkan TPPO yang melibatkan 24 orang pekerja migran Indonesia (PMI) asal NTB yang akan dikirim ke Arab Saudi pada 5 Juni 2023 lalu. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Umi Fadillah menjelaskan Ditreskrimum akan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan setelah diperiksa Tim Biddokkes Polda Lampung, Senin (14\/8\/2023). &#8220;Hari ini berkas perkara empat tersangka dan barang bukti akan langsung kami limpahkan ke Kejaksaan. Namun sebelumnya para tersangka akan diperiksa dulu kesehatannya oleh Biddokkes Polda Lampung,&#8221; ucap Umi. &#8220;Adapun empat tersangka yang dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung hari ini yakni inisial DW (27), IT (25), LP (51), AN (27),&#8221; ungkap Umi, Senin (14\/8\/2023). Atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan Pasal 2 Ayat (1) UU No.21 Tahun 2007 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPO Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 81 Jo Pasal 69 UU Nomor 18 tahun 2017 tentang Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 53 Ayat 1 KUHP atau Pasal 83 Jo Pasal 68 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pekerja Migran Indonesia Jo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":38426,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,348],"tags":[],"class_list":["post-38425","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal","category-barometer-polda-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38425","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38425"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38425\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38427,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38425\/revisions\/38427"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38425"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38425"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38425"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}