{"id":38136,"date":"2023-08-05T15:49:47","date_gmt":"2023-08-05T08:49:47","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=38136"},"modified":"2023-08-05T15:49:47","modified_gmt":"2023-08-05T08:49:47","slug":"arief-munandar-pengurus-partai-golkar-pesawaran-kunjungi-warga-yang-sakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/08\/05\/arief-munandar-pengurus-partai-golkar-pesawaran-kunjungi-warga-yang-sakit\/","title":{"rendered":"Arief Munandar, Pengurus Partai Golkar Pesawaran Kunjungi Warga yang Sakit"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Wakil Ketua Bidang Kesehatan Dan Lingkungan Partai Golkar Kabupaten Pesawaran, Arief Munandar, S.H., berkunjung di kediaman Feraida (38), seorang ibu warga Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan yang masih memiliki bayi berusia 2 bulan untuk melihat langsung kondisinya yang sedang sakit.<\/p><\/blockquote>\n<p>Arief mengaku sangat prihatin dengan keadaan ibu Feraida yang lagi sakit, apalagi ibu tersebut mempunyai anak yang masih bayi.<\/p>\n<p>\u201d Kami sangat prihatin dengan keadaan ibu Fera ini. Apalagi beliau ini masih mempunyai anak yang masih bayi, akhirnya tugas di rumah ini digantikan suaminya,\u201d ucap Arief, Jumat (4\/8\/2023).<\/p>\n<p>Arief Munandar juga berharap seluruh anggota keluarga, terutama suaminya, untuk bersabar dengan keadaan yang dihadapi. Selain itu, dia juga berdoa demi kesembuhan Ibu Feraida.<\/p>\n<p>\u201dSaya berdoa semoga Ibu Feraida segera sembuh dari sakitnya, agar bisa segera beraktivitas seperti biasan. Saya juga berharap Pak Didik sebagai suami juga bisa segera bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya,\u201d imbuh Adun sapaan akrab Arief Munandar.<\/p>\n<p>Menanggapi kunjungan ini, Fera didampingi suaminya Didik, mengucapkan terima kasih kepada Arief Munandar karena peduli terhadap dirinya.<\/p>\n<p>\u201dTerima kasih banyak buat Bang Arief Munandar bersama Tim atas kunjungan dan kepeduliannya terhadap kami ini, orang yang nggak punya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Didik mendoakan agar Arief Munandar bisa menjadi pemimpin masa depan yang bisa mewakili rakyat.<\/p>\n<p>\u201dKami sekeluarga berdoa semoga apa yang menjadi cita-cita bang Arief Munandar bisa terkabul. Saya melihat beliau ini sosok yang pantas jadi pemimpin, sebab beliau sangat peduli terhadap kami rakyat kecil ini,\u201d ujar Didik yang diamini istrinya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Wakil Ketua Bidang Kesehatan Dan Lingkungan Partai Golkar Kabupaten Pesawaran, Arief Munandar, S.H., berkunjung di kediaman Feraida (38), seorang ibu warga Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan yang masih memiliki bayi berusia 2 bulan untuk melihat langsung kondisinya yang sedang sakit. Arief mengaku sangat prihatin dengan keadaan ibu Feraida yang lagi sakit, apalagi ibu tersebut mempunyai anak yang masih bayi. \u201d Kami sangat prihatin dengan keadaan ibu Fera ini. Apalagi beliau ini masih mempunyai anak yang masih bayi, akhirnya tugas di rumah ini digantikan suaminya,\u201d ucap Arief, Jumat (4\/8\/2023). Arief Munandar juga berharap seluruh anggota keluarga, terutama suaminya, untuk bersabar dengan keadaan yang dihadapi. Selain itu, dia juga berdoa demi kesembuhan Ibu Feraida. \u201dSaya berdoa semoga Ibu Feraida segera sembuh dari sakitnya, agar bisa segera beraktivitas seperti biasan. Saya juga berharap Pak Didik sebagai suami juga bisa segera bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya,\u201d imbuh Adun sapaan akrab Arief Munandar. Menanggapi kunjungan ini, Fera didampingi suaminya Didik, mengucapkan terima kasih kepada Arief Munandar karena peduli terhadap dirinya. \u201dTerima kasih banyak buat Bang Arief Munandar bersama Tim atas kunjungan dan kepeduliannya terhadap kami ini, orang yang nggak punya,\u201d ucapnya. Sementara itu, Didik mendoakan agar Arief Munandar bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":38137,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[82,132],"tags":[],"class_list":["post-38136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-humaniora","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38136"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38136\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38138,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38136\/revisions\/38138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}