{"id":35643,"date":"2023-02-21T23:30:54","date_gmt":"2023-02-21T16:30:54","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=35643"},"modified":"2023-02-21T23:30:54","modified_gmt":"2023-02-21T16:30:54","slug":"dpd-knpi-provinsi-lampung-sesalkan-aksi-pembubaran-ibadah-jemaat-gkkd-oleh-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/02\/21\/dpd-knpi-provinsi-lampung-sesalkan-aksi-pembubaran-ibadah-jemaat-gkkd-oleh-warga\/","title":{"rendered":"DPD KNPI Provinsi Lampung Sesalkan Aksi Pembubaran Ibadah Jemaat GKKD Oleh Warga"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung menyesalkan terjadinya aksi pembubaran ibadah yang dilakukan warga terhadap jemaat Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Rajabasa Bandar Lampung, beberapa hari lalu.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si., M.M. sangat menyayangkan terjadinya aksi pembubaran saat orang lain sedang melakukan ibadah.<\/p>\n<p>&#8220;Sangat disayangkan masih terjadi aksi pembubaran disaat orang lain sedang melakukan ibadah,&#8221; ungkapnya, Selasa (21\/2\/2023).<\/p>\n<p>Bung Iqbal (sapaannya) menambahkan seharusnya aksi tersebut tidak perlu terjadi, apalagi mereka sedang melakukan ibadah, biarkan terlebih dahulu ibadah tersebut diselesaikan.<\/p>\n<p>&#8220;Ya, seharusnya warga yang melakukan aksi tersebut bisa menahan diri sampai ibadah tersebut selesai baru dibicarakan dan didiskusikan dengan baik-baik, bukan malah menghentikan kegiatan ibadah tersebut,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya Iqbal mengimbau agar sikap saling menghargai maupun toleransi antar umat beragama perlu digalakkan agar tidak ada lagi aksi seperti ini di masa depan.<\/p>\n<p>Dia juga berharap terjalin komunikasi yang baik antar umat beragama sehingga saling menghargai.<\/p>\n<p>Iqbal juga mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para pemuda, jangan mudah terprovokasi. Sebaliknya, dia mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama serta saling menghargai sesama.<\/p>\n<p>&#8220;Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Karena bangsa Indonesia ini modal terbesarnya adalah persatuan,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau kita sebagai Bangsa Indonesia tidak rukun antarumat beragama, tidak bisa saling menghargai, tidak memiliki jiwa toleransi maka itulah bibit yang akan memecah persatuan Indonesia. Jadi mari kita bersama-sama bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia,&#8221; pungkasnya. (*\/yadi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung menyesalkan terjadinya aksi pembubaran ibadah yang dilakukan warga terhadap jemaat Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) Rajabasa Bandar Lampung, beberapa hari lalu. Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si., M.M. sangat menyayangkan terjadinya aksi pembubaran saat orang lain sedang melakukan ibadah. &#8220;Sangat disayangkan masih terjadi aksi pembubaran disaat orang lain sedang melakukan ibadah,&#8221; ungkapnya, Selasa (21\/2\/2023). Bung Iqbal (sapaannya) menambahkan seharusnya aksi tersebut tidak perlu terjadi, apalagi mereka sedang melakukan ibadah, biarkan terlebih dahulu ibadah tersebut diselesaikan. &#8220;Ya, seharusnya warga yang melakukan aksi tersebut bisa menahan diri sampai ibadah tersebut selesai baru dibicarakan dan didiskusikan dengan baik-baik, bukan malah menghentikan kegiatan ibadah tersebut,&#8221; ujarnya. Selanjutnya Iqbal mengimbau agar sikap saling menghargai maupun toleransi antar umat beragama perlu digalakkan agar tidak ada lagi aksi seperti ini di masa depan. Dia juga berharap terjalin komunikasi yang baik antar umat beragama sehingga saling menghargai. Iqbal juga mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para pemuda, jangan mudah terprovokasi. Sebaliknya, dia mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama serta saling menghargai sesama. &#8220;Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Karena bangsa Indonesia ini modal terbesarnya adalah persatuan,&#8221; ucapnya. &#8220;Kalau kita sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":35644,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-35643","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35643","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35643"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35643\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35645,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35643\/revisions\/35645"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}