{"id":35038,"date":"2023-01-21T12:56:41","date_gmt":"2023-01-21T05:56:41","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=35038"},"modified":"2023-01-21T12:56:41","modified_gmt":"2023-01-21T05:56:41","slug":"rampas-hp-pemuda-di-lampung-timur-ditangkap-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2023\/01\/21\/rampas-hp-pemuda-di-lampung-timur-ditangkap-polisi\/","title":{"rendered":"Rampas HP, Pemuda di Lampung Timur Ditangkap Polisi"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Timur (LB)<\/strong>: Tim gabungan Tekab 308 Polsek Labuhan Ratu dan Polsek Braja Selebah, Polres Lampung Timur menangkap pemuda berinisial NK (24) warga Desa Braja Gemilang, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, Jumat (20\/1\/2023) atas dugaan pencurian dengan tindak kekerasan.<\/p><\/blockquote>\n<p>Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution didampingi Kapolsek Labuhan Ratu IPTU Mardian, Sabtu (21\/1\/23) mengatakan peristiwa pencurian disertai kekerasan yang menimpa AV (16) seorang pelajar, warga Kecamatan Labuhan Ratu, terjadi pada Minggu (8\/1\/2023).<\/p>\n<p>&#8220;Kejadian berawal pada Minggu (8\/1\/2023) sekira Pukul 14.30 WIB saat korban AV bersama temannya berkunjung ke Rest Area Labuhan Ratu untuk refreshing. Tiba-tiba datang pelaku yang langsung merampas telepon genggam korban. Sempat terjadi tarik menarik, tapi pelaku mengeluarkan sebilah badik dari dalam bajunya. Korban yang merasa takut langsung melepaskan telepon genggam tersebut&#8221; ujarnya<\/p>\n<p>Korban kemudian melapor ke Polsek Labuhan Ratu. Menerima laporan tersebut, Polsek Labuhan Ratu langsung melakukan penyelidikan.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku berhasil diamankan Tim Gabungan pada Jumat (20\/1\/2023) sekitar Pukul 21.30 WIB, di desa Braja Gemilang, Kecamatan Braja Selebah berikut barang bukti 1 unit telepon genggam merk Infinix, 1 bilah senjata tajam jenis laduk dan sepeda motor Honda Beat yang digunakan untuk melancarkan aksinya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kini tersangka beserta barang bukti diamankan di Polsek Labuhan Ratu dan dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,&#8221; pungkasnya. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Timur (LB): Tim gabungan Tekab 308 Polsek Labuhan Ratu dan Polsek Braja Selebah, Polres Lampung Timur menangkap pemuda berinisial NK (24) warga Desa Braja Gemilang, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, Jumat (20\/1\/2023) atas dugaan pencurian dengan tindak kekerasan. Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution didampingi Kapolsek Labuhan Ratu IPTU Mardian, Sabtu (21\/1\/23) mengatakan peristiwa pencurian disertai kekerasan yang menimpa AV (16) seorang pelajar, warga Kecamatan Labuhan Ratu, terjadi pada Minggu (8\/1\/2023). &#8220;Kejadian berawal pada Minggu (8\/1\/2023) sekira Pukul 14.30 WIB saat korban AV bersama temannya berkunjung ke Rest Area Labuhan Ratu untuk refreshing. Tiba-tiba datang pelaku yang langsung merampas telepon genggam korban. Sempat terjadi tarik menarik, tapi pelaku mengeluarkan sebilah badik dari dalam bajunya. Korban yang merasa takut langsung melepaskan telepon genggam tersebut&#8221; ujarnya Korban kemudian melapor ke Polsek Labuhan Ratu. Menerima laporan tersebut, Polsek Labuhan Ratu langsung melakukan penyelidikan. &#8220;Pelaku berhasil diamankan Tim Gabungan pada Jumat (20\/1\/2023) sekitar Pukul 21.30 WIB, di desa Braja Gemilang, Kecamatan Braja Selebah berikut barang bukti 1 unit telepon genggam merk Infinix, 1 bilah senjata tajam jenis laduk dan sepeda motor Honda Beat yang digunakan untuk melancarkan aksinya,&#8221; ujarnya. Kini tersangka beserta barang bukti diamankan di Polsek Labuhan Ratu dan dijerat Pasal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":35039,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-35038","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35038","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35038"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35038\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35040,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35038\/revisions\/35040"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35039"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35038"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35038"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35038"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}