{"id":34418,"date":"2022-12-21T19:29:33","date_gmt":"2022-12-21T12:29:33","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=34418"},"modified":"2022-12-21T19:55:19","modified_gmt":"2022-12-21T12:55:19","slug":"alami-luka-cukup-parah-korban-tawuran-gangster-di-kota-bandar-lampung-dirawat-di-rumah-sakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/12\/21\/alami-luka-cukup-parah-korban-tawuran-gangster-di-kota-bandar-lampung-dirawat-di-rumah-sakit\/","title":{"rendered":"Alami Luka Cukup Parah, Pelajar Terlibat Tawuran di Kota Bandar Lampung Dirawat di Rumah Sakit"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: M. Andre Ferdian (17), warga Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, salah satu pelajar yang mengalami luka dalam tawuran antar kelompok di Jalan Raden Intan, Kota Bandar Lampung pada Selasa (20\/12\/2022) Pukul 04.15 WIB kemarin, dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Bandar Lampung.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ditemui di salah satu rumah sakit tempat dia dirawat, tampak Andre Ferdian yang berstatus pelajar kelas XI di salah satu SMK swasta di wilayah Durian Payung Kota Bandar Lampung mengalami luka robek di kepala dan leher, luka tusuk sebanyak tiga tusukan di punggung, luka bacok di tangan dan dua jari tangan kanan (telunjuk dan jari tengah) putus terkena sabetan senjata tajam.<\/p>\n<p>Saat dimintai keterangan terkait peristiwa yang dialaminya, Ferdi yang terbaring di ranjang rumah sakit dengan didampingi ibunya, sambil meringis menahan sakit menceritakan peristiwa yang dialaminya.<\/p>\n<p>&#8220;Awalnya pada malam kejadian itu, Selasa (20\/12\/2022) sekitar Pukul 01.00 WIB dini hari saya disusul kawan saya, diajak main ke rumah temen. Lalu saya pamit sama ibu saya, dan <em>diizinin<\/em> sama ibu. Pas di jalan kami mampirlah nongkrong di Simpur sampe menjelang Subuh,&#8221; demikian pengakuannya.<\/p>\n<div id=\"attachment_34423\" style=\"width: 760px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-34423\" class=\"wp-image-34423\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Point-Blur_Dec212022_193119-150x150.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"763\" \/><p id=\"caption-attachment-34423\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>SALAH<\/strong> satu pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Raden Intan Bandar Lampung Andre Ferdian kini dirawat di rumah sakit karena mengalami luka cukup parah. Foto: lampungbarometer.id<\/em><\/p><\/div>\n<p>&#8220;Menjelang Subuh, kami berniat pulang. <em>Pas<\/em> kami mau pulang, tiba-tiba kami dikejar sekelompok orang bersenjata tajam. Mereka bawa celurit, golok dan lain-lain. Kami kabur dan mereka terus mengejar <em>sampe<\/em> saya jatuh di depan ruko-ruko, setelah itu saya nggak tau lagi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu ibunya, Sukinah (55) yang dengan setia menjaga anaknya tak henti mengusap air mata. Sambil menangis, dia mengaku sedih dan <em>shock<\/em> mendapati anaknya terbaring di rumah sakit dengan tubuh luka-luka.<\/p>\n<p>Selin itu, dia juga mengaku bingung untuk membayar biaya rumah sakit karena tidak punya uang. Apalagi, ujarnya, pihak rumah sakit sudah mengatakan biaya pengobatan anaknya tidak tidak bisa ditanggung oleh BPJS.<\/p>\n<p>&#8220;Gimana ini Mas, saya sedih lihat kondisi anak saya dan saya ingin dia dirawat sampai sembuh, tapi saya juga bingung bagaimana membayar biaya berobat ini, sedangkan kami <em>nggak<\/em> punya duit. Kami ini orang <em>nggak<\/em> punya, orang susah. Dulu kami tinggal di Pramuka, sekarang kami pindah di Pesawaran,&#8221; keluhnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya diberitakan ratusan pemuda di Bandar Lampung terlibat tawuran. Aksi tawuran yang melibatkan ratusan pemuda bersenjata tajam itu terjadi di Jl. Raden Intan, Kota Bandar Lampung, tepatnya di depan Toko Sogo.<\/p>\n<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun <em>lampungbarometer.id<\/em>, tawuran antar kelompok pemuda terjadi pada Selasa (20\/12\/2022) Pukul 04.15 WIB itu mengakibatkan seorang remaja berinisial F (17), warga Pesawaran mengalami luka di kepala dan tangan dan jari putus terkena sabetan senjata tajam.<\/p>\n<p>Dalam video berdurasi kurang 1 menit yang diterima <em>lampungbarometer.id<\/em>,<br \/>\nterlihat ratusan pemuda bersenjata tajam berkerumun sehingga menyebabkan kemacetan dan membuat resah pengguna jalan. (yadi\/ak)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): M. Andre Ferdian (17), warga Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, salah satu pelajar yang mengalami luka dalam tawuran antar kelompok di Jalan Raden Intan, Kota Bandar Lampung pada Selasa (20\/12\/2022) Pukul 04.15 WIB kemarin, dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Bandar Lampung. Ditemui di salah satu rumah sakit tempat dia dirawat, tampak Andre Ferdian yang berstatus pelajar kelas XI di salah satu SMK swasta di wilayah Durian Payung Kota Bandar Lampung mengalami luka robek di kepala dan leher, luka tusuk sebanyak tiga tusukan di punggung, luka bacok di tangan dan dua jari tangan kanan (telunjuk dan jari tengah) putus terkena sabetan senjata tajam. Saat dimintai keterangan terkait peristiwa yang dialaminya, Ferdi yang terbaring di ranjang rumah sakit dengan didampingi ibunya, sambil meringis menahan sakit menceritakan peristiwa yang dialaminya. &#8220;Awalnya pada malam kejadian itu, Selasa (20\/12\/2022) sekitar Pukul 01.00 WIB dini hari saya disusul kawan saya, diajak main ke rumah temen. Lalu saya pamit sama ibu saya, dan diizinin sama ibu. Pas di jalan kami mampirlah nongkrong di Simpur sampe menjelang Subuh,&#8221; demikian pengakuannya. &#8220;Menjelang Subuh, kami berniat pulang. Pas kami mau pulang, tiba-tiba kami dikejar sekelompok orang bersenjata tajam. Mereka bawa celurit, golok dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":34419,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-34418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34418"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34418\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34426,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34418\/revisions\/34426"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}