{"id":34395,"date":"2022-12-21T13:29:31","date_gmt":"2022-12-21T06:29:31","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=34395"},"modified":"2022-12-21T13:30:19","modified_gmt":"2022-12-21T06:30:19","slug":"raih-suara-terbanyak-ahmad-fauzi-terpilih-kades-kekatang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/12\/21\/raih-suara-terbanyak-ahmad-fauzi-terpilih-kades-kekatang\/","title":{"rendered":"Raih Suara Terbanyak, Ahmad Fauzi Terpilih Kades Kekatang"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pesawaran (LB)<\/strong>: Calon Kepala Desa Nomor Urut 01, Ahmad Fauzi, terpilih sebagai Kepala Desa Kekatang, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran setelah meraih 283 suara dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak 29 desa se-Kabupaten Pesawaran pada Sabtu, 17 Desember 2022 lalu.<\/p>\n<p>Dalam pemilihan kepala Desa Kekatang ini, Ahmad Fauzi mengalahkan Calon Nomor Urut 02 Rudiansyah yang mengumpulkan 270 suara.<\/p>\n<p>Kepada media ini, Ahmad Fauzi mengatakan akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dia juga mengatakan siap bekerja untuk membangun Desa Kekatang demi kemaslahatan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Kekatang yang telah melaksanakan pemilihan kepala desa dengan sukses; aman dan nyaman tanpa keributan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Ahmad Fauzi juga mengajak seluruh warga Desa Kekatang bersama-sama bekerja membangun desa agar lebih maju sehingga tercipta Kabupaten Pesawaran yang makmur dan sejahtera.<\/p>\n<p>&#8220;Proses pemilihan sudah selesai, tidak ada lagi kubu-kubu. Sekarang ayo semua bersatu, mari kita bangun desa kita tercinta ini bersama-sama,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Selanjutnya Ahmad Fauzi mengucap syukur kepada Allah Swt. atas kemenangan yang diraih dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPuji syukur kepada Allah Swt. atas terpilihnya saya sebagai kepala Desa Kekatang. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama pemilihan kepala desa serentak. Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada tim sukses dan keluarga yang telah berjuang untuk kemenangan ini. Ini kemenangan kita bersama,\u201d katanya.<\/p>\n<p><strong>Profil Pilkades Kekatang 2 TPS<\/strong><br \/>\nJumlah DPT: 660<br \/>\nJumlah masyarakat hadir di TPS: 558<br \/>\nSuara rusak\/tidak sah: 5<br \/>\nSuara sah: 553<br \/>\nPerolehan Suara Cakades<br \/>\n01. Ahmad Fauzi: 283<br \/>\n02. Rudiansyah: 270. (Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesawaran (LB): Calon Kepala Desa Nomor Urut 01, Ahmad Fauzi, terpilih sebagai Kepala Desa Kekatang, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran setelah meraih 283 suara dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak 29 desa se-Kabupaten Pesawaran pada Sabtu, 17 Desember 2022 lalu. Dalam pemilihan kepala Desa Kekatang ini, Ahmad Fauzi mengalahkan Calon Nomor Urut 02 Rudiansyah yang mengumpulkan 270 suara. Kepada media ini, Ahmad Fauzi mengatakan akan melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dia juga mengatakan siap bekerja untuk membangun Desa Kekatang demi kemaslahatan masyarakat. &#8220;Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Kekatang yang telah melaksanakan pemilihan kepala desa dengan sukses; aman dan nyaman tanpa keributan,&#8221; ujarnya. Selanjutnya, Ahmad Fauzi juga mengajak seluruh warga Desa Kekatang bersama-sama bekerja membangun desa agar lebih maju sehingga tercipta Kabupaten Pesawaran yang makmur dan sejahtera. &#8220;Proses pemilihan sudah selesai, tidak ada lagi kubu-kubu. Sekarang ayo semua bersatu, mari kita bangun desa kita tercinta ini bersama-sama,&#8221; katanya. Selanjutnya Ahmad Fauzi mengucap syukur kepada Allah Swt. atas kemenangan yang diraih dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. \u201cPuji syukur kepada Allah Swt. atas terpilihnya saya sebagai kepala Desa Kekatang. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama pemilihan kepala desa serentak. Secara khusus saya ucapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":34396,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-34395","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34395"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34395\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34398,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34395\/revisions\/34398"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}