{"id":34057,"date":"2022-12-01T00:18:05","date_gmt":"2022-11-30T17:18:05","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=34057"},"modified":"2022-12-01T00:18:05","modified_gmt":"2022-11-30T17:18:05","slug":"bertemu-bupati-lamsel-pt-ap-ii-laporkan-traffic-dan-promosi-ruang-pariwisata-di-bandara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/12\/01\/bertemu-bupati-lamsel-pt-ap-ii-laporkan-traffic-dan-promosi-ruang-pariwisata-di-bandara\/","title":{"rendered":"Bertemu Bupati Lamsel, PT AP II Laporkan Traffic dan Promosi Ruang Pariwisata di Bandara"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menerima audiensi dari PT Angkasa Pura II (AP II) Bandara Raden Intan II di Ruang Vidcon Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Selasa (29\/11\/2022).<\/p><\/blockquote>\n<p>Audiensi tersebut dalam rangka silaturahmi antara Executive General Manager Angkasa Pura II yang baru Untung Basuki dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan ini Executive General Manager Angkasa Pura II Untung Basuki juga melaporkan terkait update traffic Bandara Raden II yang per hari terdapat 14 pergerakan penerbangan, rinciannya 7 landing dan 7 take off. Bahkan di hari-hari tertentu bisa mencapai 20 pergerakan ditambah penerbangan menuju Way Kanan dan Krui.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah saat ini sudah mulai membaik Pak dengan pergerakan penumpang sekitar 1.900 per hari. Namun kalau dibanding Tahun 2019 memang belum full recovery karena pada 2019 kita bisa mencapai 45 pergerakan pesawat dengan didukung 5.000 penumpang per hari,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan, saat ini Bandara Raden Intan II didukung 7 pesawat yang melayani rute ke Lampung yakni 1 pesawat Garuda Indonesia dan 6 lainnya merupakan pesawat dari Lion Grup.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini kami sedang melakukan pendekatan kepada setiap maskapai penerbangan yang ada Indonesia untuk menambahkan traffic-nya. Hal ini kami lakukan sebagai bukti pelayanan kami ke masyarakat sehingga nantinya pilihan maskapai ke Lampung semakin banyak dan harga tiket yang didapat masyarakat bisa lebih kompetitif,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Untung juga menjelaskan PT Angkasa Pura II saat ini berada di bawah Induk Perusahaan Holding Company, yakni PT Aviasi Pariwisata yang berfokus pada pengembangan destinasi pariwisata.<\/p>\n<p>\u201cSebagai salah satu perusahaan yang dibawahi PT Aviasi Pariwisata, Insya Allah kami siap ketika nanti Pemerintah Daerah akan promosi destinasi wisata setempat melalui pihak bandara dengan terlebih dahulu melalui MoU antara AP II dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti kami siapkan tempat di bandara kemudian dari Pemerintah Kabupaten dapat menampilkan kesenian serta kebudayaan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan untuk dipromosikan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Menanggapi hal ini, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengaku sangat tertarik dengan program pariwisata yang di miliki PT Angkasa Pura II sebagai anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata.<\/p>\n<p>\u201dSaya juga ingin di Bandara Raden Intan II itu tetap ditonjolkan keindahan alam serta pariwisata yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, termasuk saat pesawat landing untuk dapat diubah kata-kata yaitu telah tiba di Bandara Raden Intan II Lampung Selatan Provinsi Lampung,\u201d ujar Nanang.<\/p>\n<p>Nanang juga mengatakan akan menugaskan Dekranasda membuka gerai di Bandara Raden Intan II sebagai salah satu tempat mempromosikan makanan khas serta UMKM di Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cKami punya 17 kecamatan, 256 desa serta 4 kelurahan dan setiap desa punya UMKM yang harus kita promosikan ke dunia luar supaya nantinya dikenal dan bisa menjadi oleh-oleh istimewa yang dibawa para penumpang,\u201d pungkasnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menerima audiensi dari PT Angkasa Pura II (AP II) Bandara Raden Intan II di Ruang Vidcon Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Selasa (29\/11\/2022). Audiensi tersebut dalam rangka silaturahmi antara Executive General Manager Angkasa Pura II yang baru Untung Basuki dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Dalam pertemuan ini Executive General Manager Angkasa Pura II Untung Basuki juga melaporkan terkait update traffic Bandara Raden II yang per hari terdapat 14 pergerakan penerbangan, rinciannya 7 landing dan 7 take off. Bahkan di hari-hari tertentu bisa mencapai 20 pergerakan ditambah penerbangan menuju Way Kanan dan Krui. &#8220;Alhamdulillah saat ini sudah mulai membaik Pak dengan pergerakan penumpang sekitar 1.900 per hari. Namun kalau dibanding Tahun 2019 memang belum full recovery karena pada 2019 kita bisa mencapai 45 pergerakan pesawat dengan didukung 5.000 penumpang per hari,\u201d ucapnya. Dia juga mengatakan, saat ini Bandara Raden Intan II didukung 7 pesawat yang melayani rute ke Lampung yakni 1 pesawat Garuda Indonesia dan 6 lainnya merupakan pesawat dari Lion Grup. &#8220;Saat ini kami sedang melakukan pendekatan kepada setiap maskapai penerbangan yang ada Indonesia untuk menambahkan traffic-nya. Hal ini kami lakukan sebagai bukti pelayanan kami ke masyarakat sehingga nantinya pilihan maskapai ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":34056,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-34057","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34057","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34057"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34057\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34058,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34057\/revisions\/34058"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}