{"id":33750,"date":"2022-11-19T09:03:39","date_gmt":"2022-11-19T02:03:39","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=33750"},"modified":"2022-11-19T09:03:39","modified_gmt":"2022-11-19T02:03:39","slug":"hadir-di-jmsi-dr-zam-zanariah-ingatkan-pola-hidup-sehat-untuk-hindari-stroke","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/11\/19\/hadir-di-jmsi-dr-zam-zanariah-ingatkan-pola-hidup-sehat-untuk-hindari-stroke\/","title":{"rendered":"Hadir di JMSI, dr. Zam Zanariah Ingatkan Pola Hidup Sehat Untuk Hindari Stroke"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandar Lampung (LB)<\/strong>: Dokter Specialis Saraf dr. Zam Zanariah, Sp., S.M.Kes. ingatkan pentingnya hidup sehat dan makan sehat untuk mencegah stroke dini yang banyak terjadi di masyarakat Lampung.<\/p>\n<p>Hal ini dikatakan Kanjeng Zam (panggilan akrabnya, red) dalam podcast &#8216;Bincang JMSI&#8217; di sekretariat JMSI Lampung, Jumat (17\/11\/2022).<\/p>\n<p>Kanjeng Zam menjelaskan pola hidup sehat dan makan sehat salah satu cara mencegah stroke dan penanganannya harus cepat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek sebelum 3 jam setelah serangan terjadi.<\/p>\n<p>&#8220;Pola makan dan hidup sehat itu penting karena penyakit stroke itu datangnya cepat, makanan yang mengandung kolesterol salah satu pemicunya, dan tanda-tandanya pun harus kita pahami. Ingat jika terserang penyakit itu sebelum 3 jam datang ke Rumah Sakit Abdul Moeloek karena sekarang di RS tersebut telah ada alat untuk cepat menangani stroke yang baru terjadi,&#8221;jelasnya.<\/p>\n<p>Gejala atau tanda-tanda stroke, ujar dokter saraf ini, bukan hanya dari penyakit terkadang pola makan dan pola hidup kita yang kurang sehat. Oleh karena itu, mari perbaiki sebelum stroke menghampiri.<\/p>\n<p>&#8220;Bukan dari penyakit kolesterol, asam urat, darah tinggi atau kelainan pembuluh darah saja penyebab stroke, tetapi pola hidup yang tidak teratur dan makan makanan yang berlemak itu salah satu sebab penyakitnya. Kenapa banyak menyerang orang Asia? Karena kita makan terkadang kurang kontrol, perbaiki sebelum kita mengobatinya,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Untuk praktek dr. Zam Zanariyah bukan hanya di RS Abdul Moeloek, tetapi juga di RS Advent dan RS Graha Husada, Salam sehat untuk kita semua Yai dan Atu (sapaan akrab khas etnis Lampung bagi pria dan wanita di JMSI, red). (yla\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (LB): Dokter Specialis Saraf dr. Zam Zanariah, Sp., S.M.Kes. ingatkan pentingnya hidup sehat dan makan sehat untuk mencegah stroke dini yang banyak terjadi di masyarakat Lampung. Hal ini dikatakan Kanjeng Zam (panggilan akrabnya, red) dalam podcast &#8216;Bincang JMSI&#8217; di sekretariat JMSI Lampung, Jumat (17\/11\/2022). Kanjeng Zam menjelaskan pola hidup sehat dan makan sehat salah satu cara mencegah stroke dan penanganannya harus cepat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek sebelum 3 jam setelah serangan terjadi. &#8220;Pola makan dan hidup sehat itu penting karena penyakit stroke itu datangnya cepat, makanan yang mengandung kolesterol salah satu pemicunya, dan tanda-tandanya pun harus kita pahami. Ingat jika terserang penyakit itu sebelum 3 jam datang ke Rumah Sakit Abdul Moeloek karena sekarang di RS tersebut telah ada alat untuk cepat menangani stroke yang baru terjadi,&#8221;jelasnya. Gejala atau tanda-tanda stroke, ujar dokter saraf ini, bukan hanya dari penyakit terkadang pola makan dan pola hidup kita yang kurang sehat. Oleh karena itu, mari perbaiki sebelum stroke menghampiri. &#8220;Bukan dari penyakit kolesterol, asam urat, darah tinggi atau kelainan pembuluh darah saja penyebab stroke, tetapi pola hidup yang tidak teratur dan makan makanan yang berlemak itu salah satu sebab penyakitnya. Kenapa banyak menyerang orang Asia? Karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":33751,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-33750","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33750"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33752,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33750\/revisions\/33752"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33751"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}