{"id":33733,"date":"2022-11-18T14:14:22","date_gmt":"2022-11-18T07:14:22","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=33733"},"modified":"2022-11-18T14:14:22","modified_gmt":"2022-11-18T07:14:22","slug":"band-jamrud-guncang-panggung-lampung-selatan-expo-2002","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/11\/18\/band-jamrud-guncang-panggung-lampung-selatan-expo-2002\/","title":{"rendered":"Band Jamrud Guncang Panggung Lampung Selatan Expo 2002"},"content":{"rendered":"<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\"><strong>Lampung Selatan (LB)<\/strong>: Band Jamrud mengguncang panggung Lampung Selatan Expo, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (17\/11\/2022).<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Penampilan Krisyanto, sang vokalis band cadas ini yang masih tetap enerjik ditambah warna vokalnya yang ngerock; Azis (gitar), Ricky Teddy (bass), Danny Rachman (drum), dan Mochammad Irwan (gitar), berhasil menghanyutkan ribuan penonton yang memadati gelaran Lampung Selatan Fest 2022 dalam rangka HUT Ke-66 Kabupaten Lampung Selatan.<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Dalam penampilan perdananya di Kabupaten Lampung Selatan ini, Jamrud membawakan 13 lagu. Konser dibuka dengan tembang &#8220;Kabari Aku&#8221; yang diambil dari album Ningrat yang dirilis Juni 2000.<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Selanjutnya, lagu-lagu lain yang dibawakan secara berturut-turut yakni &#8220;Naksir Abis&#8221; dari album Sydney 090102 (2002), &#8220;Otak Kotor&#8221; dan &#8220;Dokter Suster&#8221; dari album Terima Kasih (1998).<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Suasana konser makin riuh ketika Jamrud membawakan lagu &#8220;Ningrat&#8221;. Ribuan penonton ikut menyanyikan lagu hit dari album keempat berjudul &#8220;Ningrat&#8221; itu.<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Lagu selanjutnya adalah &#8220;Berakit-Rakit dari album Terima Kasih (1998), &#8220;Baywatch&#8221; dan &#8220;Surti Tejo&#8221; dari album Ningrat (2000), dan &#8220;Telat 3 Bulan&#8221; dari album Sydney 090102 (2002).<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Setelah itu, Jamrud membawakan lagu berjudul &#8220;Selamat Ulang Tahun&#8221; dari album Sydney 090102 (2002). Sang vokalis, Krisyanto kemudian mengundang Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Forkopimda naik ke panggung untuk bernyanyi bersama.<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\"><\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">\u201cSelamat ulang tahun Lampung Selatan. Terima kasih Pak Bupati dan Forkopimda sudah mengundang Jamrud,\u201d ujar Krisyanto menyelipkan kalimat dalam lagu Selamat Ulang Tahun.<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Jamrud selanjutnya membawakan lagu &#8220;Pelangi di Matamu&#8221; duet bersama Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Winarni.<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Setelahnya, Jamrud kemudian menyanyikan lagu berjudul &#8220;Putri&#8221; dari album 1997, dan ditutup dengan lagu &#8220;Waktuku Mandi&#8221; dari album Sydney 090102.<\/p>\n<\/div>\n<div align=\"left\">\n<p dir=\"ltr\">Penampilan Jamrud mampu memuaskan memuaskan kerinduan pecinta musik rock di Lampung Selatan. (*\/red)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (LB): Band Jamrud mengguncang panggung Lampung Selatan Expo, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (17\/11\/2022). Penampilan Krisyanto, sang vokalis band cadas ini yang masih tetap enerjik ditambah warna vokalnya yang ngerock; Azis (gitar), Ricky Teddy (bass), Danny Rachman (drum), dan Mochammad Irwan (gitar), berhasil menghanyutkan ribuan penonton yang memadati gelaran Lampung Selatan Fest 2022 dalam rangka HUT Ke-66 Kabupaten Lampung Selatan. Dalam penampilan perdananya di Kabupaten Lampung Selatan ini, Jamrud membawakan 13 lagu. Konser dibuka dengan tembang &#8220;Kabari Aku&#8221; yang diambil dari album Ningrat yang dirilis Juni 2000. Selanjutnya, lagu-lagu lain yang dibawakan secara berturut-turut yakni &#8220;Naksir Abis&#8221; dari album Sydney 090102 (2002), &#8220;Otak Kotor&#8221; dan &#8220;Dokter Suster&#8221; dari album Terima Kasih (1998). Suasana konser makin riuh ketika Jamrud membawakan lagu &#8220;Ningrat&#8221;. Ribuan penonton ikut menyanyikan lagu hit dari album keempat berjudul &#8220;Ningrat&#8221; itu. Lagu selanjutnya adalah &#8220;Berakit-Rakit dari album Terima Kasih (1998), &#8220;Baywatch&#8221; dan &#8220;Surti Tejo&#8221; dari album Ningrat (2000), dan &#8220;Telat 3 Bulan&#8221; dari album Sydney 090102 (2002). Setelah itu, Jamrud membawakan lagu berjudul &#8220;Selamat Ulang Tahun&#8221; dari album Sydney 090102 (2002). Sang vokalis, Krisyanto kemudian mengundang Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Forkopimda naik ke panggung untuk bernyanyi bersama. \u201cSelamat ulang tahun Lampung Selatan. Terima kasih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":33734,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-33733","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33733","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33733"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33733\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33735,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33733\/revisions\/33735"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33734"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33733"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33733"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33733"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}