{"id":33628,"date":"2022-11-09T20:04:29","date_gmt":"2022-11-09T13:04:29","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=33628"},"modified":"2022-11-09T20:04:29","modified_gmt":"2022-11-09T13:04:29","slug":"gagal-nyalip-perempuan-warga-gedong-tataan-tewas-terlindas-fuso","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/11\/09\/gagal-nyalip-perempuan-warga-gedong-tataan-tewas-terlindas-fuso\/","title":{"rendered":"Gagal Nyalip, Perempuan Warga Gedong Tataan Tewas Terlindas Fuso"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>PESAWARAN (LB)<\/strong>: Seorang pengendara sepeda motor Leni Susanti (32) warga Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, tewas di tempat usai mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Barat tepatnya depan Indo Maret Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (9\/11\/2022) sore.<\/p><\/blockquote>\n<p>Kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut melibatkan sepeda motor bebek Kawasaki ZX Nomor Polisi BE 6135 RG yang dikendarai Leni Susanti dan Truk Fuso Ekspedisi Anugrah Aulya Makmur dengan Nopol BE 9418 AJ Yang dikemudikan Deris (40) warga Way Lunik Panjang.<\/p>\n<p>Menurut saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Gani (40), warga Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sangat cepat. Motor yang dikendarai korban melaju dari arah Bandar Lampung hendak ke Gedong Tataan dan Truk Fuso dari arah Gedong Tataan hendak ke arah Bandar Lampung.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika motor yang di kendarai Leni hendak menyalip kendaraa yang ada di depan, seketika itu datang mobil Truk Fuso yang di kendarai Deris. Karena posisi kedua kendaraan terlalu dekat, akhirnya terjadi kecelakaan, pengendara motor tewas di tempat dengan kondisi mengalami luka bagian kepala,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Gani, beberapa menit kemudian Satlantas Polres Pesawaran tiba di lokasi dan melarikan korban ke Rumah Sakit GMC.<\/p>\n<p>Sementara itu, Deris (40), sopir truk Fuso saat dimintai keterangan di lokasi kejadian mengatakan, kejadian sangat singkat mas. &#8220;Motor yang di kendarai korban mau nyalip kendaraan yang ada di depan, seketika itu nyengol depan mobil saya dan langsung kegilas,&#8221; ujarnya dengan suara gugup. (*\/Upan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN (LB): Seorang pengendara sepeda motor Leni Susanti (32) warga Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, tewas di tempat usai mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Barat tepatnya depan Indo Maret Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (9\/11\/2022) sore. Kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut melibatkan sepeda motor bebek Kawasaki ZX Nomor Polisi BE 6135 RG yang dikendarai Leni Susanti dan Truk Fuso Ekspedisi Anugrah Aulya Makmur dengan Nopol BE 9418 AJ Yang dikemudikan Deris (40) warga Way Lunik Panjang. Menurut saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Gani (40), warga Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sangat cepat. Motor yang dikendarai korban melaju dari arah Bandar Lampung hendak ke Gedong Tataan dan Truk Fuso dari arah Gedong Tataan hendak ke arah Bandar Lampung. &#8220;Ketika motor yang di kendarai Leni hendak menyalip kendaraa yang ada di depan, seketika itu datang mobil Truk Fuso yang di kendarai Deris. Karena posisi kedua kendaraan terlalu dekat, akhirnya terjadi kecelakaan, pengendara motor tewas di tempat dengan kondisi mengalami luka bagian kepala,&#8221;ujarnya. Menurut Gani, beberapa menit kemudian Satlantas Polres Pesawaran tiba di lokasi dan melarikan korban ke Rumah Sakit GMC. Sementara itu, Deris (40), sopir truk Fuso saat dimintai keterangan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":33629,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[132],"tags":[],"class_list":["post-33628","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33628","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33628"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33628\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33630,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33628\/revisions\/33630"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33629"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33628"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33628"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33628"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}