{"id":33292,"date":"2022-10-28T15:32:53","date_gmt":"2022-10-28T08:32:53","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=33292"},"modified":"2022-10-28T15:32:53","modified_gmt":"2022-10-28T08:32:53","slug":"peringati-hari-sumpah-pemuda-ke-94-danrem-ingatkan-pemuda-tingkatkan-semangat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/10\/28\/peringati-hari-sumpah-pemuda-ke-94-danrem-ingatkan-pemuda-tingkatkan-semangat\/","title":{"rendered":"Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-94 Danrem Ingatkan Pemuda Tingkatkan Semangat"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG (LB)<\/strong>: Komandan Korem (Danrem) 043\/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy mengingatkan pemuda untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 ini sebagai momentum meningkatkan semangat bersama membangun bangsa.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Ruslan Effendy ketika membacakan sambutan Menteri Pemuda Dan Olah Raga saat memimpin upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 Tahun 2022 di lapangan upacara Korem 043\/Gatam Jl. Teuku Umar Bandar Lampung, Jumat (28\/10\/2022) dengan Komandan Upacara Mayor Cpm Haryadi BP.<\/p>\n<p>Upacara ini juga diikuti Kasiren Korem\/Gatam Kolenel Inf. Tri Adjrianto, para Kasi Kasrem 043\/Gatam, Dan\/Ka Disjan jajaran Korem 043\/Gatam, Dan\/Ka Balakrem 043\/Gatam dan Pasipers Kodim 0410\/KBL.<\/p>\n<p>Membacakan sambutan Menpora, Danrem 043\/Gatam mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda memiliki arti penting karena ancaman terhadap kesatuan Indonesia selalu ada bersamaan dengan cita-cita mewujudkan kejayaan Indonesia.<\/p>\n<p>Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengangkat Tema &#8220;Bersatu Bangun Bangsa&#8221;. Tema ini memberikan pesan mendalam bahwa bersatu padu adalah harga mati yang harus dikuatkan untuk membangun ketangguhan dan persatuan menjadi kekuatan untuk melakukan pembangunan peradaban yang unggul sebagai eksistensi bangsa Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Tema yang diusung pada peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini merupakan wujud pengejawantahan nilai agung Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian dan yang akan datang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan kerja-kerja kolaboratif antarpihak perlu dikembangkan, karena upaya pembangunan pemuda tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri secara parsial.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan kata lain pembangunan kepemudaan membutuhkan orkestrasi yang sinkron dan harmoni,\u201d ujar Danrem. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (LB): Komandan Korem (Danrem) 043\/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy mengingatkan pemuda untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 ini sebagai momentum meningkatkan semangat bersama membangun bangsa. Hal tersebut disampaikan Ruslan Effendy ketika membacakan sambutan Menteri Pemuda Dan Olah Raga saat memimpin upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 Tahun 2022 di lapangan upacara Korem 043\/Gatam Jl. Teuku Umar Bandar Lampung, Jumat (28\/10\/2022) dengan Komandan Upacara Mayor Cpm Haryadi BP. Upacara ini juga diikuti Kasiren Korem\/Gatam Kolenel Inf. Tri Adjrianto, para Kasi Kasrem 043\/Gatam, Dan\/Ka Disjan jajaran Korem 043\/Gatam, Dan\/Ka Balakrem 043\/Gatam dan Pasipers Kodim 0410\/KBL. Membacakan sambutan Menpora, Danrem 043\/Gatam mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda memiliki arti penting karena ancaman terhadap kesatuan Indonesia selalu ada bersamaan dengan cita-cita mewujudkan kejayaan Indonesia. Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengangkat Tema &#8220;Bersatu Bangun Bangsa&#8221;. Tema ini memberikan pesan mendalam bahwa bersatu padu adalah harga mati yang harus dikuatkan untuk membangun ketangguhan dan persatuan menjadi kekuatan untuk melakukan pembangunan peradaban yang unggul sebagai eksistensi bangsa Indonesia. &#8220;Tema yang diusung pada peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini merupakan wujud pengejawantahan nilai agung Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian dan yang akan datang,&#8221; ujarnya. Dia juga mengatakan kerja-kerja kolaboratif antarpihak perlu dikembangkan, karena upaya pembangunan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":33293,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[346],"tags":[],"class_list":["post-33292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-korem-043-garuda-hitam"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33292"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33292\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33294,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33292\/revisions\/33294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}