{"id":33262,"date":"2022-10-26T20:23:56","date_gmt":"2022-10-26T13:23:56","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=33262"},"modified":"2022-10-26T20:23:56","modified_gmt":"2022-10-26T13:23:56","slug":"dpp-knpi-minta-pemerintah-libatkan-pemuda-awasi-distribusi-bbm-bersubsidi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/10\/26\/dpp-knpi-minta-pemerintah-libatkan-pemuda-awasi-distribusi-bbm-bersubsidi\/","title":{"rendered":"DPP KNPI Minta Pemerintah Libatkan Pemuda Awasi Distribusi BBM Bersubsidi"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG (LB)<\/strong>: Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama meminta Pertamina melibatkan mahasiswa dan pemuda yang tergabung organisasi kepemudaan dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran, jangan sampai hanya dinikmati kalangan atas apalagi industri.<\/p>\n<p>Demikian ditegaskan Haris Pertama saat menjadi pemateri pada Seminar Nasional bertajuk &#8220;Membangun Konsep Tata Kelola BBM Bersubsidi Berkeadilan&#8221; di Ballroom Hotel Horison, Selasa (25\/10\/2022).<\/p>\n<p>Seminar nasional yang dihadiri sekitar 300-an peserta yang berasal dari perwakilan OKP Cipayung Plus, BEM Unila, dan organisasi pelajar. Seminar nasional ini menghadirkan narasumber Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Region Sumatera Bagian Selatan Aji Anom Purwasakti, Pengamat Ekonomi dari Universitas Lampung Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA dan Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung Drs. Hery Sadli, M.H.<\/p>\n<p>Menurut Haris Pratama, Pertamina bisa memanfaatkan dana Corporate social responsibility (CSR) dengan baik, bisa digunakan untuk pengawasan distribusi BBM Bersubsidi dengan cara melibatkan organisasi kepemudaan<\/p>\n<p>&#8220;Selain itu, juga penting membangun SPBU di beberapa tempat yang memang layak diberikan subsidi, seperti kampung nelayan, di perdesaan dan di dekat pasar,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Haris Pertama berharap DPD KNPI Lampung dapat memberikan sebuah rekomendasi kepada pemerintah jangan sampai kenaikan harga BBM menyebabkan inflasi, lonjakan harga komoditas mempengaruhi daya beli dan juga pendapatan masyarakat.<\/p>\n<p>Disamping itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Region Sumatera Bagian Selatan Aji Anom Purwasakti menuturkan pihaknya hanya pelaksana dari kebijakan pemerintah pusat.<\/p>\n<p>Dia menjelaskan kenaikan harga BBM bersubsidi tidak dapat dielakkan karena alokasi subsidi membengkak dan amat membebani APBN. Sebagai pelaksana, Pertamina memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran. Pihaknya juga telah menyiapkan aplikasi My Pertamina dalam rangka menyalurkan BBM bersubsidi tepat sasaran dan tepat kuota.<\/p>\n<p>&#8220;Menyalurkan BBM subsidi merupakan salah satu amanah yang diberikan kepada Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial &amp; Trading PT Pertamina (Persero) dalam rangka memenuhi kebutuhan energi yang terjangkau bagi masyarakat. Sebagai BBM bersubdisi, menyalurkan penugasan Pertalite dan Solar ini diatur oleh regulasi, antara lain Peraturan Presiden No. 191\/2014 dan Surat Keputusan (SK) BPH Migas No. 4\/2020.&#8221; jelasnya<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah mengatakan pemuda harus bisa mengisi diri dengan hal yang positif dan ilmu yang bermanfaat.<\/p>\n<p>&#8220;Kita berharap seminar ini menghasilkan rekomendasi penting kepada pemerintah agar tata kelola distribusi BBM bersubsidi yang berkeadilan,&#8221; ujar Iqbal. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (LB): Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama meminta Pertamina melibatkan mahasiswa dan pemuda yang tergabung organisasi kepemudaan dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran, jangan sampai hanya dinikmati kalangan atas apalagi industri. Demikian ditegaskan Haris Pertama saat menjadi pemateri pada Seminar Nasional bertajuk &#8220;Membangun Konsep Tata Kelola BBM Bersubsidi Berkeadilan&#8221; di Ballroom Hotel Horison, Selasa (25\/10\/2022). Seminar nasional yang dihadiri sekitar 300-an peserta yang berasal dari perwakilan OKP Cipayung Plus, BEM Unila, dan organisasi pelajar. Seminar nasional ini menghadirkan narasumber Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Region Sumatera Bagian Selatan Aji Anom Purwasakti, Pengamat Ekonomi dari Universitas Lampung Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA dan Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung Drs. Hery Sadli, M.H. Menurut Haris Pratama, Pertamina bisa memanfaatkan dana Corporate social responsibility (CSR) dengan baik, bisa digunakan untuk pengawasan distribusi BBM Bersubsidi dengan cara melibatkan organisasi kepemudaan &#8220;Selain itu, juga penting membangun SPBU di beberapa tempat yang memang layak diberikan subsidi, seperti kampung nelayan, di perdesaan dan di dekat pasar,&#8221; jelasnya. Haris Pertama berharap DPD KNPI Lampung dapat memberikan sebuah rekomendasi kepada pemerintah jangan sampai kenaikan harga BBM menyebabkan inflasi, lonjakan harga komoditas mempengaruhi daya beli dan juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":33263,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-33262","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33262"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33262\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33264,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33262\/revisions\/33264"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}