{"id":32919,"date":"2022-09-02T16:13:31","date_gmt":"2022-09-02T09:13:31","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=32919"},"modified":"2022-10-13T16:15:39","modified_gmt":"2022-10-13T09:15:39","slug":"pemprov-lampung-maksimalkan-persiapan-event-kopi-lampung-begawi-2022-dengan-tema-robusta-lampung-membangun-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/09\/02\/pemprov-lampung-maksimalkan-persiapan-event-kopi-lampung-begawi-2022-dengan-tema-robusta-lampung-membangun-negeri\/","title":{"rendered":"Pemprov Lampung Maksimalkan Persiapan Event Kopi Lampung Begawi 2022 dengan tema &#8216;Robusta Lampung Membangun Negeri&#8217;"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>BANDAR LAMPUNG (LB):<\/strong> Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, memimpin Rapat Persiapan Event Kopi Lampung Begawi tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat Staf Ahli, Jumat (2\/9\/2022).<\/p><\/blockquote>\n<p>Dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi menyampaikan bahwa konsumsi kopi per kapita Indonesia masih rendah, sekitar 1,4 Kg\u00a0 jauh dibawah negara lain, dimana konsumsi Singapura 4 Kg, Malaysia 5 Kg, Eropa 12 Kg.<\/p>\n<p>&#8220;Kopi sebagai salah satu komoditas unggulan dan ikon utama Provinsi Lampung, perlu ditingkatkan kualitas dan peminatnya untuk meningkatkan industri kopi dan kesejahteraan petani kopi,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Kusnardi melanjutkan, untuk meningkatkan hal tersebut, Pemerintah akan mengadakan event &#8216;Kopi Lampung Begawi 2022&#8217; dengan tema &#8216;Robusta Lampung Membangun Negeri&#8217;.<\/p>\n<p>Event ini mempunyai beberapa tujuan, yakni untuk\u00a0 mendorong tumbuhnya IKM Kopi olahan di Provinsi Lampung;\u00a0 Meningkatkan Kapasitas SDM industri di Provinsi Lampung;\u00a0 Meningkatkan produktivitas dan mutu kopi di Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Tujuan selanjutnya\u00a0 mendorong tumbuhnya inovasi olahan kopi di masyarakat pecinta kopi di Provinsi Lampung;\u00a0 Memperluas pasar kopi Lampung di dalam negeri;\u00a0 \u00a0Mengangkat resep khas Kopi Robusta Lampung (Lampung Coffee Signature); dan\u00a0 Meningkatkan konsumsi per kapita melalui kampanye minum kopi.<\/p>\n<p>Kusnardi juga berharap bahwa event ini dapat diikuti oleh pengusaha kopi baik (Industri dan pedagang), pecinta dan komunitas kopi, komunitas masyarakat Lampung di perantauan, kalangan pejabat pemerintah, kalangan BUMN\/Swasta yang peduli terhadap kopi Lampung, masyarakat umum dan media massa.<\/p>\n<p>Event &#8216;Kopi Lampung Begawi 2022&#8217; akan dilangsungkan Kick off nya di Gedung Graha Wangsa, 04 Oktober 2022 nanti. Kegiatan Kick off ini akan berisi beberapa kegiatan diantaranya: Seminar dengan tema &#8216;Standarisasi Mutu Produk Kopi Lampung, Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Dan Pemasaran Didalam Negeri Maupun Diluar Negeri&#8217; ;\u00a0 Kurasi Produk Kopi Bubuk Robusta Lampung; Demo bedah resep Kopi Robusta Khas Lampung (Lampung Signature Coffee) oleh Barista Nasional dan beberapa perlombaan seperti, Lomba video kreatif di Platform Tik tok dengan tema yang sudah ditentukan, Kompetisi video kreatif dengan tema yang telah ditentukan, lomba tata hidang makanan berbahan dasar kopi serta Robusta Mocktail Coffee Competition.<\/p>\n<p>Puncak acara dari &#8216;Kopi Lampung Begawi 2022&#8217; akan diselenggarakan selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 8-9 Oktober 2022 bertempat di Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta. Puncak acara ini akan berisi kegiatan diantranya\u00a0 Pameran kopi Lampung;\u00a0 Ngobrol Kopi Lampung;\u00a0 Robusta Car Free Day;\u00a0 Bedah resep Kopi Khas Lampung oleh Barista Internasional dan\u00a0 Temu bisnis kopi antara produsen dan\u00a0 buyers.<\/p>\n<p>Diakhir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi menyampaikan harapannya agar seluruh stakeholder baik dari pemerintah, asosiasi dan IKM serta BUMN, Swasta, dan perbankan untuk mendukung terselenggaranya event tersebut.<\/p>\n<p>Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni, Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, serta stakeholder terkait. (*)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (LB): Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, memimpin Rapat Persiapan Event Kopi Lampung Begawi tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat Staf Ahli, Jumat (2\/9\/2022). Dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi menyampaikan bahwa konsumsi kopi per kapita Indonesia masih rendah, sekitar 1,4 Kg\u00a0 jauh dibawah negara lain, dimana konsumsi Singapura 4 Kg, Malaysia 5 Kg, Eropa 12 Kg. &#8220;Kopi sebagai salah satu komoditas unggulan dan ikon utama Provinsi Lampung, perlu ditingkatkan kualitas dan peminatnya untuk meningkatkan industri kopi dan kesejahteraan petani kopi,&#8221; ucapnya. Kusnardi melanjutkan, untuk meningkatkan hal tersebut, Pemerintah akan mengadakan event &#8216;Kopi Lampung Begawi 2022&#8217; dengan tema &#8216;Robusta Lampung Membangun Negeri&#8217;. Event ini mempunyai beberapa tujuan, yakni untuk\u00a0 mendorong tumbuhnya IKM Kopi olahan di Provinsi Lampung;\u00a0 Meningkatkan Kapasitas SDM industri di Provinsi Lampung;\u00a0 Meningkatkan produktivitas dan mutu kopi di Provinsi Lampung. Tujuan selanjutnya\u00a0 mendorong tumbuhnya inovasi olahan kopi di masyarakat pecinta kopi di Provinsi Lampung;\u00a0 Memperluas pasar kopi Lampung di dalam negeri;\u00a0 \u00a0Mengangkat resep khas Kopi Robusta Lampung (Lampung Coffee Signature); dan\u00a0 Meningkatkan konsumsi per kapita melalui kampanye minum kopi. Kusnardi juga berharap bahwa event ini dapat diikuti oleh pengusaha kopi baik (Industri dan pedagang), pecinta dan komunitas kopi, komunitas masyarakat Lampung di perantauan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":32920,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-32919","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pemprov-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32919","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32919"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32919\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32921,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32919\/revisions\/32921"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32919"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32919"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32919"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}