{"id":31510,"date":"2022-08-20T09:51:26","date_gmt":"2022-08-20T02:51:26","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=31510"},"modified":"2022-08-22T18:39:57","modified_gmt":"2022-08-22T11:39:57","slug":"ribuan-umat-hindu-hadiri-acara-ngaben-bupati-nanang-jadikan-upacara-ngaben-massal-sebagai-tradisi-wisata-tahunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/08\/20\/ribuan-umat-hindu-hadiri-acara-ngaben-bupati-nanang-jadikan-upacara-ngaben-massal-sebagai-tradisi-wisata-tahunan\/","title":{"rendered":"Ribuan Umat Hindu Hadiri Acara Ngaben, Bupati Nanang : Jadikan Upacara Ngaben Massal Sebagai Tradisi Wisata Tahunan"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>LAMPUNG SELATAN (LB):<\/strong> Sebanyak 206 sawa atau rohani leluhur umat Hindu yang telah meninggal dunia, akan disucikan dalam upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal, yang berlangsung di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Jum&#8217;at (19\/8\/2022) .<\/p><\/blockquote>\n<p>Upacara yang berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 19 Agustus hingga 20 Agustus 2022 ini berjalan sukses dan lancar.\u00a0Tampak dari masyarakat sangat antusias untuk mengikuti dan menyaksikan tradisi Ngaben Massal tersebut.<\/p>\n<p>Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang hadir dalam acara pemberangkatan bade pun, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Upacara Ngaben Massal di Desa Bali Nuraga.\u00a0Bahkan, Pemerintah Daerah mendukung penuh acara tersebut untuk menjadi daya tarik wisata di bumi khagom mufakat.<\/p>\n<p>Upacara Ngaben Massal tersebut akan menjadi agenda tahunan dan dicantumkan dalam Kalender Acara Lampung Selatan.\u00a0Dengan begitu, diharapkan tradisi umat sedharma dapat terus lestari di Kabupaten Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cSaya sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai wisata desa, acara tahunan ogoh-ogoh.\u00a0Mudah-mudahan nanti Dinas Pariwisata dan jajaran bisa mengadakan acara ini setiap tahun, kita desain acara ini untuk acara tahunan, kalender tahunan, ogoh-ogoh Lampung Selatan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cIni pun karena sudah kebersamaan kita, karena disini protokol kesehatan kita jaga, vaksin pun memenuhi standar.\u00a0Selama 2 tahun kita tidak bisa melaksanakan kegiatan ngaben, karena situasi sedang pandemi COVID-19.\u00a0Moment ini adalah budaya, siapa lagi yang akan terlepas dari ini selain kita,\u201d terang Nanang.<\/p>\n<p>Bentuk dukungan juga diberikan oleh Nanang sebagai Kepala Daerah.\u00a0mengatakan, akan memperbaiki kondisi jalan di Desa Bali Nuraga yang mengalami kerusakan.\u00a0Sehingga, prosesi pemberangkatan bade ke lokasi Upacara Ngaben Massal menjadi lebih mudah.<\/p>\n<p>\u201cSaya juga akan memprioritaskan jalan masuk sini untuk perbaikan, sehingga proyek ini lebih mudah.\u00a0Mengangkat ini tidak gampang, butuh konsentrasi, kerjasama dan kebersamaan yang baik.\u00a0Insyaallah nanti akan saya programkan, sehingga acara-acara umat sedharma ini bisa berjalan dengan baik,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Desa Bali Nuraga Made Suwede mengungkapkan, prosesi ngaben terbagi menjadi 2 sesi, sesi pertama yaitu dusun pande arge yang terdiri dari 80 dewasa dan 20 anak-anak.\u00a0Kemudian, sesi kedua yaitu dusun pure blok dalem yang terdiri dari 69 dewasa dan 37 anak-anak.<\/p>\n<p>Pujian upacara ngaben massal itu bukan hanya diikuti oleh masyarakat setempat.\u00a0Keluarga umat hindu yang berasal dari Palembang, Jambi, Bengkulu, Krui, Tulang Bawang, Lampung Tengah dan Lampung Timur juga turut mengikuti upacara keagamaan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cPokoknya usia mereka setelah tanggal gigi ke atas, kalau belum tanggal gigi enggak.\u00a0Selama 4 malam terakhir suasana disini seperti pasar, ramai sekali,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG SELATAN (LB): Sebanyak 206 sawa atau rohani leluhur umat Hindu yang telah meninggal dunia, akan disucikan dalam upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal, yang berlangsung di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Jum&#8217;at (19\/8\/2022) . Upacara yang berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 19 Agustus hingga 20 Agustus 2022 ini berjalan sukses dan lancar.\u00a0Tampak dari masyarakat sangat antusias untuk mengikuti dan menyaksikan tradisi Ngaben Massal tersebut. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang hadir dalam acara pemberangkatan bade pun, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Upacara Ngaben Massal di Desa Bali Nuraga.\u00a0Bahkan, Pemerintah Daerah mendukung penuh acara tersebut untuk menjadi daya tarik wisata di bumi khagom mufakat. Upacara Ngaben Massal tersebut akan menjadi agenda tahunan dan dicantumkan dalam Kalender Acara Lampung Selatan.\u00a0Dengan begitu, diharapkan tradisi umat sedharma dapat terus lestari di Kabupaten Lampung Selatan. \u201cSaya sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai wisata desa, acara tahunan ogoh-ogoh.\u00a0Mudah-mudahan nanti Dinas Pariwisata dan jajaran bisa mengadakan acara ini setiap tahun, kita desain acara ini untuk acara tahunan, kalender tahunan, ogoh-ogoh Lampung Selatan,\u201d ujarnya. \u201cIni pun karena sudah kebersamaan kita, karena disini protokol kesehatan kita jaga, vaksin pun memenuhi standar.\u00a0Selama 2 tahun kita tidak bisa melaksanakan kegiatan ngaben, karena situasi sedang pandemi COVID-19.\u00a0Moment ini adalah budaya, siapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31511,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-31510","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31510","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31510"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31510\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31512,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31510\/revisions\/31512"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31511"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31510"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31510"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31510"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}