{"id":31375,"date":"2022-08-15T12:02:12","date_gmt":"2022-08-15T05:02:12","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=31375"},"modified":"2022-08-15T12:04:18","modified_gmt":"2022-08-15T05:04:18","slug":"kadis-pendidikan-lampung-barat-ingatkan-guru-dan-tendik-beri-keteladanan-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/08\/15\/kadis-pendidikan-lampung-barat-ingatkan-guru-dan-tendik-beri-keteladanan-siswa\/","title":{"rendered":"Kadis Pendidikan Lampung Barat Ingatkan Guru Dan Tendik Beri Keteladanan Siswa"},"content":{"rendered":"<p><strong>LAMPUNG BARAT (LB)<\/strong>: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat Bulki Basri, S.Pd., M.M. diwakili Ny. Hida Hastuti, S.Pd., mengingatkan guru dan tenaga kependidikan harus mampu memberikan contoh yang baik kepada siswa.<\/p>\n<p>Sebab siswa cenderung mencontoh setiap prilaku dan tindakan yang dilakukan guru-gurunya di sekolah. Oleh sebab itu, ujar Bulki, guru harus bisa memberikan keteladanan, terutama saat berada di sekolah.<\/p>\n<p>&#8220;Peserta didik itu selalu mencontoh perilaku gurunya. Oleh karena itu, berikan teladan yang baik untuk, termasuk untuk hal kecil, misalnya membuang pada tempatnya. Hal ini bagian dari pembelajaran, proses penginderaan terhadap lingkungan sekitar,&#8221; ujar Bulki.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Kepala Dinas melalui Hida Hastuti saat menghadiri pisah sambut Koordinator Wilayah (Korwil) 2 Kecamatan Sumber Jaya dan Kecamatan Kebun Tebu, Yulianto Nuzuli, S.I.P., kepada Suhadi, S.Pd. dan Zamsi Rojan, S.Pd. yang digelar di Kafe Dievha Sumber Jaya, Sabtu (13\/8\/2022).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-31378\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/IMG-20220813-WA00781-150x150.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/IMG-20220813-WA00781-768x576.jpg 768w, https:\/\/lampungbarometer.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/IMG-20220813-WA00781.jpg 1040w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Korwil 2 yang sudah mengabdi untuk dunia pendidikan Kabupaten Lampung Barat, sekaligus berpesan terkait tugas dan fungsi Korwil kepada pejabat Korwil yang baru dilantik.<\/p>\n<p>Selanjutnya Bulki juga mengajak untuk bersama sama menjaga alam dan lingkungan sekitar yang sudah memberikan kehidupan dan proses pembelajaran bagi seluruh manusia.<\/p>\n<p>&#8220;Alam merupakan laboratorium pendidikan, belajar bisa di mana saja; di rumah maupun di luar rumah. Kebun adalah kelas, termasuk tempat pembuangan sampah juga kelas. Sekolah-sekolah kita harus keluar dari kebiasaan dan harus belajar menghayati dan mengindra,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Korwil yang lama Yuliyanto Nuzuli, mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan selama dia menjabat. Dia juga meminta maaf atas semua kealfaan dan kekhilafan selama menjabat.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih atas dukungannya selama ini. Saya juga mohon maaf jika selama menjabat banyak melakukan kesalahan dan kekhilafan. Selamat kepada Korwil yang baru Bapak Suhadi dan Bapak Samsi Rojan,&#8221; ujar Yulianto.<\/p>\n<p>Berdasarkan pantauan media ini, kegiatan ini dihadiri Camat Kebun Tebu Ernawati, S.E., dan Camat Sumber Jaya Agus Hadipurnama, S.Pd., guru dan kepala PAUD, TK, SD, SMP di lingkungan Korwil 2 Kecamatan Kebun Tebu dan Sumber Jaya. (Ari\/dori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG BARAT (LB): Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat Bulki Basri, S.Pd., M.M. diwakili Ny. Hida Hastuti, S.Pd., mengingatkan guru dan tenaga kependidikan harus mampu memberikan contoh yang baik kepada siswa. Sebab siswa cenderung mencontoh setiap prilaku dan tindakan yang dilakukan guru-gurunya di sekolah. Oleh sebab itu, ujar Bulki, guru harus bisa memberikan keteladanan, terutama saat berada di sekolah. &#8220;Peserta didik itu selalu mencontoh perilaku gurunya. Oleh karena itu, berikan teladan yang baik untuk, termasuk untuk hal kecil, misalnya membuang pada tempatnya. Hal ini bagian dari pembelajaran, proses penginderaan terhadap lingkungan sekitar,&#8221; ujar Bulki. Hal itu disampaikan Kepala Dinas melalui Hida Hastuti saat menghadiri pisah sambut Koordinator Wilayah (Korwil) 2 Kecamatan Sumber Jaya dan Kecamatan Kebun Tebu, Yulianto Nuzuli, S.I.P., kepada Suhadi, S.Pd. dan Zamsi Rojan, S.Pd. yang digelar di Kafe Dievha Sumber Jaya, Sabtu (13\/8\/2022). Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Korwil 2 yang sudah mengabdi untuk dunia pendidikan Kabupaten Lampung Barat, sekaligus berpesan terkait tugas dan fungsi Korwil kepada pejabat Korwil yang baru dilantik. Selanjutnya Bulki juga mengajak untuk bersama sama menjaga alam dan lingkungan sekitar yang sudah memberikan kehidupan dan proses pembelajaran bagi seluruh manusia. &#8220;Alam merupakan laboratorium pendidikan, belajar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":31376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[194],"tags":[],"class_list":["post-31375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lampung-barat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31375"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31380,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31375\/revisions\/31380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}