{"id":31354,"date":"2022-08-13T12:22:52","date_gmt":"2022-08-13T05:22:52","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=31354"},"modified":"2022-08-13T12:22:52","modified_gmt":"2022-08-13T05:22:52","slug":"knpi-provinsi-lampung-gelar-acara-ngopi-perdana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/08\/13\/knpi-provinsi-lampung-gelar-acara-ngopi-perdana\/","title":{"rendered":"KNPI Provinsi Lampung Gelar Acara &#8216;Ngopi&#8217; Perdana"},"content":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (LB): Perdana! KNPI Provinsi Lampung adakan sebuah program baru yakni &#8216;Ngolah Pikir (Ngopi) Ala Pemuda Lampung&#8217;. Progam ini merupakan diskusi publik membahas tema kekinian yang hangat di masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam tema diskusi ini, diusung &#8220;77 tahun NKRI, Sudahkah Kita Merdeka?&#8221;. Tema yang dipilih, sebagai rangkaian memperingati HUT RI ke-77 Tahun, yang digelar Jumat (12\/8\/22) malam di Sekretariat KNPI Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah sebut Progam ini bertujuan membangun nalar kritis, edukasi &amp; informatif, yang pada kesempatan ini, KNPI<br \/>\nmengundang aktivis Cipayung Plus untuk mengkritisi tema yang diusung yakini &#8220;77 tahun NKRI, Sudahkah Kita Merdeka?&#8221;.<\/p>\n<p>Dalam diskusi, memang banyak masalah yang disampaikan oleh aktivis Cipayung Plus. Kemudian dari permasalahan itu muncul ide-ide positif untuk membangun karakter yang kritis, peduli dan berjiwa sosial.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan ad program &#8216;Ngopi Ala Pemuda Lampung&#8217; ini, kan kita bisa tau, apa masalah yang ada di masyarakat dan apa saja yaa yang perlu dikritisi dan apakah ada solusinya,&#8221; kata Bung IQ, sapaan akrabnya.<\/p>\n<p>Bung Iqbal berharap kegiatan ini bisa terus berjalan agar bisa menjadi tempatnya diskusi pemuda dalam bertukar informasi terkait isu-isu terkini yang hangat di masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Mari kita hidupkan giat diskusi pemuda di Lampung, diharapkan dengan adanya progam diskusi ini, muncul ide-ide positif yang dapat membangun kedepannya kearah yang lebih baik,&#8221; ujarnya. (James\/Reza)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (LB): Perdana! KNPI Provinsi Lampung adakan sebuah program baru yakni &#8216;Ngolah Pikir (Ngopi) Ala Pemuda Lampung&#8217;. Progam ini merupakan diskusi publik membahas tema kekinian yang hangat di masyarakat. Dalam tema diskusi ini, diusung &#8220;77 tahun NKRI, Sudahkah Kita Merdeka?&#8221;. Tema yang dipilih, sebagai rangkaian memperingati HUT RI ke-77 Tahun, yang digelar Jumat (12\/8\/22) malam di Sekretariat KNPI Provinsi Lampung. Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah sebut Progam ini bertujuan membangun nalar kritis, edukasi &amp; informatif, yang pada kesempatan ini, KNPI mengundang aktivis Cipayung Plus untuk mengkritisi tema yang diusung yakini &#8220;77 tahun NKRI, Sudahkah Kita Merdeka?&#8221;. Dalam diskusi, memang banyak masalah yang disampaikan oleh aktivis Cipayung Plus. Kemudian dari permasalahan itu muncul ide-ide positif untuk membangun karakter yang kritis, peduli dan berjiwa sosial. &#8220;Dengan ad program &#8216;Ngopi Ala Pemuda Lampung&#8217; ini, kan kita bisa tau, apa masalah yang ada di masyarakat dan apa saja yaa yang perlu dikritisi dan apakah ada solusinya,&#8221; kata Bung IQ, sapaan akrabnya. Bung Iqbal berharap kegiatan ini bisa terus berjalan agar bisa menjadi tempatnya diskusi pemuda dalam bertukar informasi terkait isu-isu terkini yang hangat di masyarakat. &#8220;Mari kita hidupkan giat diskusi pemuda di Lampung, diharapkan dengan adanya progam diskusi ini, muncul ide-ide positif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":31355,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-31354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31354"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31356,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31354\/revisions\/31356"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}