{"id":31125,"date":"2022-08-04T15:50:42","date_gmt":"2022-08-04T08:50:42","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=31125"},"modified":"2022-08-22T18:04:08","modified_gmt":"2022-08-22T11:04:08","slug":"bupati-lampung-selatan-bantu-korban-rumah-terbakar-di-kecamatan-sragi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/08\/04\/bupati-lampung-selatan-bantu-korban-rumah-terbakar-di-kecamatan-sragi\/","title":{"rendered":"Bupati Lampung Selatan Bantu Korban Rumah Terbakar di Kecamatan Sragi"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><strong>LAMPUNG SELATAN (LB):<\/strong> Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambangi rumah Karyana, warga Desa Bakti Rasa, Kecamatan Sragi, yang mengalami musibah rumah terbakar.<\/p><\/blockquote>\n<p>Dari keterangan pemilik rumah, musibah kebakaran terjadi pada Selasa lalu (2\/8\/2022) sekira pukul 02.40 WIB. Kebakaran yang diakibatkan korsleting listrik, membuat rumah Karyana hampir rata dengan tanah.<\/p>\n<p>Selain itu, 3 unit sepeda motor, pupuk dan obat-obatan pertanian serta beberapa dokumen penting lainnya juga ikut dilalap si jago merah. Akibat musibah kebakaran itu, Karyana ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp500 juta.<\/p>\n<p>Mengetahui kabar tersebut, Bupati Nanang Ermanto bersama sejumlah pejabat utama setempat, datang memberikan sejumlah bantuan serta terjun langsung ke lokasi melihat langsung puing-puing rumah yang sedang dibersihkan dengan alat berat.<\/p>\n<p>\u201cDidorong rasa kebersamaan dan gotong royong, kami hari ini hadir memberikan tali asih kepada pak Karyana yang baru saja tertimpa musibah kebakaran. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk pak Karyana dan keluarga,\u201d ujar Nanang, Kamis (4\/8\/2022).<\/p>\n<p>Pada kesempatan tersebut, Nanang Ermanto juga mengimbau kepada seluruh warga sekitar untuk lebih berhati-hati terhadap barang yang mudah terbakar seperti kompor, tungku masak yang menggunakan kayu bakar serta kabel listrik yang terbuka.<\/p>\n<p>\u201cWarga selalu waspada bahaya kebakaran akibat arus pendek. Selalu perhatikan hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran,\u201d imbuh Nanang.<\/p>\n<p>Sementara, Karyana yang menerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang sudah turut hadir memberikan rasa kepeduliannya.<\/p>\n<p>\u201cKami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas kepedulian serta dukungan yang diberikan pak bupati bersama pejabat terkait. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga bapak dan jajaran sehat selalu, dan sekali lagi kami ucapkan terima kasih,\u201d ucapnya. (*)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG SELATAN (LB): Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambangi rumah Karyana, warga Desa Bakti Rasa, Kecamatan Sragi, yang mengalami musibah rumah terbakar. Dari keterangan pemilik rumah, musibah kebakaran terjadi pada Selasa lalu (2\/8\/2022) sekira pukul 02.40 WIB. Kebakaran yang diakibatkan korsleting listrik, membuat rumah Karyana hampir rata dengan tanah. Selain itu, 3 unit sepeda motor, pupuk dan obat-obatan pertanian serta beberapa dokumen penting lainnya juga ikut dilalap si jago merah. Akibat musibah kebakaran itu, Karyana ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp500 juta. Mengetahui kabar tersebut, Bupati Nanang Ermanto bersama sejumlah pejabat utama setempat, datang memberikan sejumlah bantuan serta terjun langsung ke lokasi melihat langsung puing-puing rumah yang sedang dibersihkan dengan alat berat. \u201cDidorong rasa kebersamaan dan gotong royong, kami hari ini hadir memberikan tali asih kepada pak Karyana yang baru saja tertimpa musibah kebakaran. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk pak Karyana dan keluarga,\u201d ujar Nanang, Kamis (4\/8\/2022). Pada kesempatan tersebut, Nanang Ermanto juga mengimbau kepada seluruh warga sekitar untuk lebih berhati-hati terhadap barang yang mudah terbakar seperti kompor, tungku masak yang menggunakan kayu bakar serta kabel listrik yang terbuka. \u201cWarga selalu waspada bahaya kebakaran akibat arus pendek. Selalu perhatikan hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran,\u201d imbuh Nanang. Sementara, Karyana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31128,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-31125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31125"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31129,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31125\/revisions\/31129"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31128"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}