{"id":2447,"date":"2019-12-15T12:12:25","date_gmt":"2019-12-15T12:12:25","guid":{"rendered":"http:\/\/lpgbrmtr.16mb.com\/?p=2447"},"modified":"2019-12-15T12:12:25","modified_gmt":"2019-12-15T12:12:25","slug":"masyarakat-dua-pekon-bersama-satgas-pra-tmmd-ke-106-kodim-0422-lb-bangun-jembatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2019\/12\/15\/masyarakat-dua-pekon-bersama-satgas-pra-tmmd-ke-106-kodim-0422-lb-bangun-jembatan\/","title":{"rendered":"Masyarakat Dua Pekon Bersama Satgas Pra TMMD Ke-106 Kodim 0422\/LB Bangun Jembatan"},"content":{"rendered":"\n<p>Masyarakat Dua Pekon Bersama Satgas Pra TMMD Ke-106 Kodim 0422\/LB Bangun Jembatan LAMPUNG BARAT (lampungbarometer.id): Pembangunan jembatan penghubung antara Pekon Bandar Agung dan Pekon Srimulyo, Kecamatan Bandar Negeri Suoh oleh Satgas Pra-TMMD Ke-106 Kodim 0422\/Lampung Barat bersama masyarakat dua desa pengerjaannya telah mencapai 60%. Atin, tokoh masyarakat Pekon Bandar Agung, mengatakan masyarakat kedua desa sangat antusias dan penuh semangat melaksanakan gotong royong membantu pembangunan jembatan penghubung bersama Anggota Satgas Pra-TMMD Ke-106 Kodim 0422\/LB. \u00e2\u0080\u009cKami warga Pekon Bandar Agung dan Pekon Srimulyo sangat berterima kasih kepada Bapak-Bapak TNI yang telah membangun jembatan di pekon kami. Selama ini kami memang sangat mengidamkan jembatan penghubung ini. Proses pengerjaannya sekarang sudah mencapai 60% persen. Arsitek pembangunan jembatan ini adalah Bapak Suratno,\u00e2\u0080\u009c kata Atin. Lebih lanjut dia mengatakan, &#8220;Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa Serda Maruli yang tidak henti-hentinya memberi motivasi, sekaligus memberikan semboyan kepada kami Jangan Pulang Sebelum Jembatan Itu Jadi.&#8221; Sementara itu, melalui pesan WhatsAppnya Dandim 0422\/LB Letkol Kav. Adri Nurcahyo, S.T., M.Si., menyampaikan pengerjaan pembangunan jembatan dan sarana lain oleh Satgas Pra-TMMD Ke-106 dan masyarakat Pekon Bandar Agung mulai dilaksanakan sejak 15 Agustus 2019, hingga saat ini masih berjalan. &#8220;TMMD Ke-106 direncanakan dibuka pada 2 Oktober 2019 hingga selesai, bisa terus berjalan dengan sukses, dan anggota Satgas bersama rakyat tetap bersemangat,&#8221; ujar Dandim.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat Dua Pekon Bersama Satgas Pra TMMD Ke-106 Kodim 0422\/LB Bangun Jembatan LAMPUNG BARAT (lampungbarometer.id): Pembangunan jembatan penghubung antara Pekon Bandar Agung dan Pekon Srimulyo, Kecamatan Bandar Negeri Suoh oleh Satgas Pra-TMMD Ke-106 Kodim 0422\/Lampung Barat bersama masyarakat dua desa pengerjaannya telah mencapai 60%. Atin, tokoh masyarakat Pekon Bandar Agung, mengatakan masyarakat kedua desa sangat antusias dan penuh semangat melaksanakan gotong royong membantu pembangunan jembatan penghubung bersama Anggota Satgas Pra-TMMD Ke-106 Kodim 0422\/LB. \u00e2\u0080\u009cKami warga Pekon Bandar Agung dan Pekon Srimulyo sangat berterima kasih kepada Bapak-Bapak TNI yang telah membangun jembatan di pekon kami. Selama ini kami memang sangat mengidamkan jembatan penghubung ini. Proses pengerjaannya sekarang sudah mencapai 60% persen. Arsitek pembangunan jembatan ini adalah Bapak Suratno,\u00e2\u0080\u009c kata Atin. Lebih lanjut dia mengatakan, &#8220;Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa Serda Maruli yang tidak henti-hentinya memberi motivasi, sekaligus memberikan semboyan kepada kami Jangan Pulang Sebelum Jembatan Itu Jadi.&#8221; Sementara itu, melalui pesan WhatsAppnya Dandim 0422\/LB Letkol Kav. Adri Nurcahyo, S.T., M.Si., menyampaikan pengerjaan pembangunan jembatan dan sarana lain oleh Satgas Pra-TMMD Ke-106 dan masyarakat Pekon Bandar Agung mulai dilaksanakan sejak 15 Agustus 2019, hingga saat ini masih berjalan. &#8220;TMMD Ke-106 direncanakan dibuka pada 2 Oktober 2019 hingga selesai, bisa terus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2464,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-2447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosial-masyarakat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2447"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2447\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}