{"id":2231,"date":"2019-12-15T04:11:12","date_gmt":"2019-12-15T04:11:12","guid":{"rendered":"http:\/\/lpgbrmtr.16mb.com\/?p=2231"},"modified":"2019-12-15T04:11:12","modified_gmt":"2019-12-15T04:11:12","slug":"kodam-ii-sriwijaya-kerahkan-pasukan-bantu-korban-tsunami-di-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2019\/12\/15\/kodam-ii-sriwijaya-kerahkan-pasukan-bantu-korban-tsunami-di-lampung\/","title":{"rendered":"Kodam II\/Sriwijaya Kerahkan Pasukan Bantu Korban Tsunami di Lampung"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PALEMBANG (lampungbarometer.id): Kodam II\/Sriwijaya mengerahkan ratusan pasukannya untuk membantu korban gelombang tinggi yang terjadi di Lampung, Sabtu (22\/12\/2018) malam. Demikian disampaikan Kapendam II\/Swj Kolonel Inf. Djohan Darmawan dalam rilis tertulisnya, Minggu (23\/12\/2018). Kapendam mengatakan pasukan diterjunkan untuk membantu korban bencana alam tsunami di wilayah pesisir Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Pasukan Kodam II\/Swj yang dikerahkan yaitu: 1 SSK prajurit dari Batalyon Infanteri 143, 1 SSK dari Kodim Bandar Lampung, 1 SSK dari Kodim Lampung Selatan, 1 SSK dari Kodim Lampung Tengah, 1 peleton dari Denbekang Lampung ditambah 2 peleton dari Brigmar-4\/BS. &#8220;Hari ini, Kodam II\/Swj telah memberangkatkan satuan jajarannya dari Yonif 143\/TWEJ sebanyak 100 personel dan 3 SSK personel masing-masing dari Kodim Bandar Lampung 1 SSK, Kodim Lampung Selatan 1 SSK dan Kodim Lampung Tengah 1 SKK serta pasukan pendukung lainnya, meliputi Denbekang dan Denkes Lampung yang membantu menyalurkan bantuan dan sebagai tenaga medis, Kesehatan Lapangan ,&#8221; kata Kapendam II\/Swj Kolonel Djohan. Lebih lanjut dia mengatakan pasukan jajaran Kodam II\/Swj ini membawa berbagai perlengkapan. Menurut dia, saat ini Satuan Bekangdam II\/Swj sudah bergerak dengan membawa bantuan selimut dan pakaian layak pakai serta dua tenda besar didirikan untuk dapur umum dan Posko Siaga Bencana termasuk Posko Kesehatan di lokasi pengungsian. &#8220;Pengiriman pasukan ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Pangdam II\/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., ke jajarannya untuk segera menangani korban guna mengantisipasi kemungkinan tsunami susulan yang akan terjadi,&#8221; kata Kapendam. Kolonel Djohan menyampaikan untuk sementara korban yang telah berhasil didata yakni korban meninggal 18 orang dengan rincian: Desa Rajabasa 2 orang, Desa Sukaraja 1 orang, Way Muli Induk 5 orang dan Way Muli Timur 10 orang, sedangkan korban luka-luka 75 orang. Selain korban meninggal dan luka-luka, Kapendam juga mengatakan ratusan rumah mengalami kerusakan parah. Untuk wilayah Lampung Selatan rumah yang rusak terdapat di Desa Rajabasa 8 rumah, Desa Sukaraja 17 rumah, Way Muli Induk 20 rumah dan Way Muli Timur 58 rumah. Kemudian di wilayah Bandar Lampung sebanyak 2 rumah rusak berat dan 2 rumah rusak ringan. Lalu di Kabupaten Tanggamus terdapat korban meninggal dunia 1 orang, 1 rumah rusak berat, 3 rumah rusak ringan dan 70 unit perahu rusak. Kapendam juga menyampaikan, untuk sementara jalan yang mengarah ke pesisir pantai tidak dapat dilalui dengan roda 4. &#8220;Bagi warga yang rumahnya berada di pinggir pantai, telah mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi, terutama anak-anak dan ibu-ibu. Sampai saat ini masih dilakukan evakuasi gabungan oleh TNI, Polri, Basaranas, BPBD, PMI dan dibantu anggota Puskesmas setempat,&#8221; ungkapnya. Kolonel Djohan juga mengungkapkan Kodam II\/Swj juga telah menyiapkan pasukan cadangan berjumlah 470 personel, terdiri dari Korem 043\/Gatam 150 orang, Yonif 143\/TWEJ 100 orang, Kodim 0411\/LT 120 orang dan Kodim 0429\/LT 100 orang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG (lampungbarometer.id): Kodam II\/Sriwijaya mengerahkan ratusan pasukannya untuk membantu korban gelombang tinggi yang terjadi di Lampung, Sabtu (22\/12\/2018) malam. Demikian disampaikan Kapendam II\/Swj Kolonel Inf. Djohan Darmawan dalam rilis tertulisnya, Minggu (23\/12\/2018). Kapendam mengatakan pasukan diterjunkan untuk membantu korban bencana alam tsunami di wilayah pesisir Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Pasukan Kodam II\/Swj yang dikerahkan yaitu: 1 SSK prajurit dari Batalyon Infanteri 143, 1 SSK dari Kodim Bandar Lampung, 1 SSK dari Kodim Lampung Selatan, 1 SSK dari Kodim Lampung Tengah, 1 peleton dari Denbekang Lampung ditambah 2 peleton dari Brigmar-4\/BS. &#8220;Hari ini, Kodam II\/Swj telah memberangkatkan satuan jajarannya dari Yonif 143\/TWEJ sebanyak 100 personel dan 3 SSK personel masing-masing dari Kodim Bandar Lampung 1 SSK, Kodim Lampung Selatan 1 SSK dan Kodim Lampung Tengah 1 SKK serta pasukan pendukung lainnya, meliputi Denbekang dan Denkes Lampung yang membantu menyalurkan bantuan dan sebagai tenaga medis, Kesehatan Lapangan ,&#8221; kata Kapendam II\/Swj Kolonel Djohan. Lebih lanjut dia mengatakan pasukan jajaran Kodam II\/Swj ini membawa berbagai perlengkapan. Menurut dia, saat ini Satuan Bekangdam II\/Swj sudah bergerak dengan membawa bantuan selimut dan pakaian layak pakai serta dua tenda besar didirikan untuk dapur umum dan Posko Siaga Bencana termasuk Posko [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2235,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-2231","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosial-masyarakat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2231"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2231\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}