{"id":2071,"date":"2019-12-15T03:10:21","date_gmt":"2019-12-15T03:10:21","guid":{"rendered":"http:\/\/lpgbrmtr.16mb.com\/?p=2071"},"modified":"2019-12-15T03:10:21","modified_gmt":"2019-12-15T03:10:21","slug":"danramil-410-01-pjg-mayor-arm-muskardi-hadiri-halal-bihalal-hkk-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2019\/12\/15\/danramil-410-01-pjg-mayor-arm-muskardi-hadiri-halal-bihalal-hkk-lampung\/","title":{"rendered":"Danramil 410-01\/PJG Mayor Arm. Muskardi Hadiri Halal Bihalal HKK Lampung"},"content":{"rendered":"\n<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.com): Danramil 410-01\/Panjang Mayor Arm. Muskardi beserta para Bintara pembina desa (Babinsa) menghadiri Acara Halal Bihalal Himpunan Keluarga Kerinci (HKK)&nbsp;di kediaman H. Khosim, Kampung&nbsp;Baruna Ria Kompleks Uka RT 04\/LK 2, Kelurahan&nbsp;Karang Maritim, Kecamatan&nbsp;Panjang, Bandar Lampung, Minggu&nbsp;(1\/7\/2018) Pukul 13.00&nbsp;WIB .<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Danramil, hal ini dalam rangka menjalin dan meningkatkan hubungan yang baik sekaligus&nbsp;menciptakan situasi lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah binaannya.<ins><\/ins><\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan Halal Bihalal HKK Provinsi Lampung dengan Tema &#8220;Memperkokoh dan Mempererat Persaudaraan Sesama Masyarakat Kerinci&#8221; ini dihadiri sekitar 150 orang yang merupakan Keluarga&nbsp;Besar Kerinci di Provinsi Lampung, di antaranya sesepuh&nbsp;Kerinci Dr. Alfian, Ketua HKK Kota Metro Amriadi, S.H.,&nbsp;Sekretaris HKK Provinsi Lampung Dasrial, S.E.,&nbsp;Wakil Ketua 1 Nelmi, tokoh agama&nbsp;dan tokoh masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara halal bihalal ini diawali dengan pembukaan dan pembacaan Kalam Ilahi dilanjutkan pembacaan doa oleh Ustaz Syafro&#8217;i. Selain itu kegiatan ini juga dimeriahkan dengan Tari Kreasi seni&nbsp;Tradisional Kerinci,&nbsp;Tari Rangguk Khas Kerinci.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Panitia Hendri Darmawan Hamid mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk menjaga silaturahmi antaranggota keluarga besar Kerinci yang ada di Lampung. &#8220;Kegiatan halal bihalal ini adalah untuk menjaga silaturahmi antaranggota HKK,&#8221; katanya.<ins><\/ins><\/p>\n\n\n\n<p>Sementara Ketua HKK Bandar Lampung Dr. Liswandi Ali M. Nur menyampaikan silaturahmi sangat penting dilakukan untuk memperkokoh persaudaraan keluarga besar Kerinci.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.com): Danramil 410-01\/Panjang Mayor Arm. Muskardi beserta para Bintara pembina desa (Babinsa) menghadiri Acara Halal Bihalal Himpunan Keluarga Kerinci (HKK)&nbsp;di kediaman H. Khosim, Kampung&nbsp;Baruna Ria Kompleks Uka RT 04\/LK 2, Kelurahan&nbsp;Karang Maritim, Kecamatan&nbsp;Panjang, Bandar Lampung, Minggu&nbsp;(1\/7\/2018) Pukul 13.00&nbsp;WIB . Menurut Danramil, hal ini dalam rangka menjalin dan meningkatkan hubungan yang baik sekaligus&nbsp;menciptakan situasi lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah binaannya. Kegiatan Halal Bihalal HKK Provinsi Lampung dengan Tema &#8220;Memperkokoh dan Mempererat Persaudaraan Sesama Masyarakat Kerinci&#8221; ini dihadiri sekitar 150 orang yang merupakan Keluarga&nbsp;Besar Kerinci di Provinsi Lampung, di antaranya sesepuh&nbsp;Kerinci Dr. Alfian, Ketua HKK Kota Metro Amriadi, S.H.,&nbsp;Sekretaris HKK Provinsi Lampung Dasrial, S.E.,&nbsp;Wakil Ketua 1 Nelmi, tokoh agama&nbsp;dan tokoh masyarakat setempat. Acara halal bihalal ini diawali dengan pembukaan dan pembacaan Kalam Ilahi dilanjutkan pembacaan doa oleh Ustaz Syafro&#8217;i. Selain itu kegiatan ini juga dimeriahkan dengan Tari Kreasi seni&nbsp;Tradisional Kerinci,&nbsp;Tari Rangguk Khas Kerinci. Ketua Panitia Hendri Darmawan Hamid mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk menjaga silaturahmi antaranggota keluarga besar Kerinci yang ada di Lampung. &#8220;Kegiatan halal bihalal ini adalah untuk menjaga silaturahmi antaranggota HKK,&#8221; katanya. Sementara Ketua HKK Bandar Lampung Dr. Liswandi Ali M. Nur menyampaikan silaturahmi sangat penting dilakukan untuk memperkokoh persaudaraan keluarga besar Kerinci.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2073,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-2071","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosial-masyarakat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2071","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2071"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2071\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2071"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2071"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2071"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}