{"id":20604,"date":"2021-11-21T09:54:41","date_gmt":"2021-11-21T02:54:41","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=20604"},"modified":"2021-11-21T09:54:41","modified_gmt":"2021-11-21T02:54:41","slug":"jaga-kelestarian-alam-lions-club-jpjj-bersama-pt-indonesian-evergreen-tanam-1-000-mangrove-di-pantai-ketang-kalianda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/11\/21\/jaga-kelestarian-alam-lions-club-jpjj-bersama-pt-indonesian-evergreen-tanam-1-000-mangrove-di-pantai-ketang-kalianda\/","title":{"rendered":"Jaga Kelestarian Alam, Lions Club JPJJ Bersama PT Indonesian Evergreen Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Ketang Kalianda"},"content":{"rendered":"<p><strong>LAMPUNG SELATAN (lampungbarometer.id):<\/strong> Lions Club Jakarta Pusat Jayakarta Jaya (JPJJ) bersama PT Indonesian Evergreen Agriculture (IEA) dan Partners bekerja sama dengan Pemkab Lampung Selatan melakukan aksi penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Sabtu (20\/11\/2021).<\/p>\n<p>Kegiatan yang didukung PT IEA bersama Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan ini dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Akar Wibowo, S.H. dan dihadiri Direktur PT IEA Tina Maria dan Presiden Lion Clubs JPJJ Veronica Rubby.<\/p>\n<p>Hadir juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Lampung Selatan Mulyadi Saleh, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M. Sefri Masdian, dan Ketua Forum CSR Kabupaten Lampung Selatan Tatang Rohadi serta perwakilan beberapa dinas terkait.<\/p>\n<p>Veronica Rubby mengatakan penanaman 1.000 pohon mangrove ini sebagai bentuk kepedulian Lions Club JPJJ terhadap kelestarian alam terutama area pantai.<\/p>\n<div id=\"attachment_20605\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-20605\" class=\"wp-image-20605\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/WhatsApp-Image-2021-11-20-at-15.23.36-768x512-1-300x178.jpeg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><p id=\"caption-attachment-20605\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>LESTARIKAN ALAM<\/strong>. Lions Club Jakarta Pusat Jayakarta Jaya (JPJJ) bersama PT Indonesian Evergreen Agriculture (IEA) dan Partners bekerja sama dengan Pemkab Lampung Selatan melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove dan bersih-bersih pantai, Sabtu (20\/11\/2021). (Foto: dokumentasi Kominfo Lamsel)<\/em><\/p><\/div>\n<p>\u201cHutan mangrove menjadi sumber yang sangat jelas untuk menjaga ekosistem perairan antara laut, pantai dan darat. Selain itu, kelestarian hutan mangrove juga membantu mencegah erosi, bencana, dan sebagai sumber pendapatan masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain menanam 1.000 batang mangrove, pada acara ini juga dilakukan bersih-bersih pantai, pembagian 100 paket sembako dan pengobatan gratis bagi 150 KK yang didukung oleh Dinas Kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cDiharapkan dengan acara ini, masyarakat dan lingkungan menjadi lebih sehat, terus maju dan saling bersinergi dan berkontribusi satu sama lainnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, menyampaikan amanat Bupati Nanang Ermanto, Akar Wibowo sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan bakti sosial dan Gerakan Tanam 1.000 Pohon Mangrove yang digagas Lions Club JPJJ.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat berterima kasih karena kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap lingkungan,\u00a0sebagai langkah pelestarian dan keseimbangan alam,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan kegiatan bakti sosial dan penanaman 1.000 pohon mangrove itu bentuk kepedulian dan empati untuk saling membantu sesama, khususnya warga Lampung Selatan yang tinggal di sekitar Pantai Ketang.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis, pembagian sembako, dan penanaman pohon mangrove ini\u00a0sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama pada masa pandemi Covid-19 saat ini,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, dia juga mengatakan\u00a0gerakan menanam pohon mangrove ini sangat penting dalam menjaga ekosistem laut; untuk menahan abrasi pantai, membantu air laut menjadi lebih jernih, dan memberikan tempat tinggal yang sehat bagi ikan.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi kita semua untuk peduli terhadap sesama di masa pandemi Covid-19 ini. Mari kita tumbuhkan sifat gotong-royong, yang kuat membantu yang lemah dan yang punya kelebihan secara finansial dapat membantu yang kekurangan,\u201d pungkasnya. (*\/mhr\/herdi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG SELATAN (lampungbarometer.id): Lions Club Jakarta Pusat Jayakarta Jaya (JPJJ) bersama PT Indonesian Evergreen Agriculture (IEA) dan Partners bekerja sama dengan Pemkab Lampung Selatan melakukan aksi penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Sabtu (20\/11\/2021). Kegiatan yang didukung PT IEA bersama Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan ini dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan, Akar Wibowo, S.H. dan dihadiri Direktur PT IEA Tina Maria dan Presiden Lion Clubs JPJJ Veronica Rubby. Hadir juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Lampung Selatan Mulyadi Saleh, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M. Sefri Masdian, dan Ketua Forum CSR Kabupaten Lampung Selatan Tatang Rohadi serta perwakilan beberapa dinas terkait. Veronica Rubby mengatakan penanaman 1.000 pohon mangrove ini sebagai bentuk kepedulian Lions Club JPJJ terhadap kelestarian alam terutama area pantai. \u201cHutan mangrove menjadi sumber yang sangat jelas untuk menjaga ekosistem perairan antara laut, pantai dan darat. Selain itu, kelestarian hutan mangrove juga membantu mencegah erosi, bencana, dan sebagai sumber pendapatan masyarakat,\u201d katanya. Selain menanam 1.000 batang mangrove, pada acara ini juga dilakukan bersih-bersih pantai, pembagian 100 paket sembako dan pengobatan gratis bagi 150 KK yang didukung oleh Dinas Kesehatan. \u201cDiharapkan dengan acara ini, masyarakat dan lingkungan menjadi lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":20606,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-20604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20604"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20604\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}