{"id":206,"date":"2019-11-21T03:28:55","date_gmt":"2019-11-21T03:28:55","guid":{"rendered":"http:\/\/lpgbrmtr.16mb.com\/?p=206"},"modified":"2019-11-21T03:28:55","modified_gmt":"2019-11-21T03:28:55","slug":"tni-kebut-bangun-hunian-sementara-korban-tsunami-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2019\/11\/21\/tni-kebut-bangun-hunian-sementara-korban-tsunami-lampung\/","title":{"rendered":"TNI Kebut Bangun Hunian Sementara Korban Tsunami Lampung"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\n\nBANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Prajurit TNI dan unsur pemerintah daerah yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tsunami kebut pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban\u00c2&nbsp;tsunami\u00c2&nbsp;di Posko Pengungsian Kunjir, Kabupaten Lampung Selatan. Pasi Puanter Siter Korem 043\/Gatam Kapten Chb. Didik Suharyo mengatakan pembangunan hunian sementara ini sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia dan Panglima TNI. &#8220;Kita mendapat instruksi dari pimpinan, yaitu Danrem 043\/Gatam untuk segera kebut pembangunan hunian sementara bagi para pengungsi korban tsunami di Selat Sunda di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan,&#8221; ujar Kapten Chb. Didik Suharyo, Rabu (9\/1\/19).\n\n<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Prajurit TNI dan unsur pemerintah daerah yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tsunami kebut pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban\u00c2&nbsp;tsunami\u00c2&nbsp;di Posko Pengungsian Kunjir, Kabupaten Lampung Selatan. Pasi Puanter Siter Korem 043\/Gatam Kapten Chb. Didik Suharyo mengatakan pembangunan hunian sementara ini sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia dan Panglima TNI. &#8220;Kita mendapat instruksi dari pimpinan, yaitu Danrem 043\/Gatam untuk segera kebut pembangunan hunian sementara bagi para pengungsi korban tsunami di Selat Sunda di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan,&#8221; ujar Kapten Chb. Didik Suharyo, Rabu (9\/1\/19).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-206","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-liputan-khusus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}