{"id":20045,"date":"2021-11-10T19:30:57","date_gmt":"2021-11-10T12:30:57","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=20045"},"modified":"2021-11-10T19:30:57","modified_gmt":"2021-11-10T12:30:57","slug":"hari-pahlawan-bupati-way-kanan-ajak-masyarakat-jadikan-pahlawan-sebagai-inspirasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/11\/10\/hari-pahlawan-bupati-way-kanan-ajak-masyarakat-jadikan-pahlawan-sebagai-inspirasi\/","title":{"rendered":"Hari Pahlawan, Bupati Way Kanan Ajak Masyarakat Jadikan Pahlawan sebagai Inspirasi"},"content":{"rendered":"<p><strong>WAY KANAN (lampungbarometer.id)<\/strong>: Pemkab Way Kanan gelar upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021 yang bertema &#8220;Pahlawanku Inspirasiku&#8221; di Lapangan Pemda Way Kanan, Rabu (10\/11\/2021).<\/p>\n<p>Membacakan amanat Menteri Sosial Tri Rismaharini, Bupati Raden Adipati Surya mengatakan Indonesia telah dijajah selama 350 tahun dan berkali-kali mengalami pemberontakan, namun tetap berhasil menjaga persatuan dan kesatuan.<\/p>\n<p>&#8220;Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan ini harus kita contoh. Para pahlawan dengan gagah berani melawan kapal perang dan pesawat tempur serta tank dan senjata canggih dengan bambu runcing,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Menurut Adipati, semangat, tekad, dan keyakinan para pahlawan dapat menjadi inspirasi untuk mengemban misi bersejarah \u201cmengalahkan\u201d musuh sesungguhnya yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam artian yang luas.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-20046\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/IMG-20211110-WA0182-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/p>\n<p>&#8220;Indonesia berpotensi memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Tantangan terbesar kita yakni kerja keras yang didukung inovasi dan daya kreativitas tinggi, serta semangat kewirausahaan pantang menyerah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut dia menyampaikan dalam 20 tahun mendatang (2020-2040) kita akan memasuki \u201cbonus demografi\u201d, yaitu periode dimana angka dependency ratio mencapai angka minimal. Dalam periode ini, akan lebih banyak tenaga kerja produktif untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan.<\/p>\n<p>Namun disisi lain, terdapat kecenderungan berkurangnya lapangan pekerjaan yang harus kita antisipasi dengan cerdas dan seksama. Kenyataan ini, harus kita hadapi dengan semangat wirausaha yang sesungguhnya.<\/p>\n<p>&#8220;Hal ini harus menjadi cambuk untuk meneguhkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Kini saatnya kita berlari dan bergandengan tangan serya berteriak, kita pasti bisa,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Adipati, anak-anak Indonesia bisa kembangkan talenta apa saja selama tidak menyerah dan putus asa. Tetap bekerja keras di tengah keterbatasan yang ada serta terus menjadi anak Indonesia yang sebenarnya dengan memahami dan menghormati, kesepakatan bersama: Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.<\/p>\n<p>&#8220;Kobarkan semangat, tekad, dan keyakinan para pahlawan. Jadikan pahlawan sebagai inspirasi di setiap langkah kehidupan kita,&#8221; katanya. (Dewan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WAY KANAN (lampungbarometer.id): Pemkab Way Kanan gelar upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021 yang bertema &#8220;Pahlawanku Inspirasiku&#8221; di Lapangan Pemda Way Kanan, Rabu (10\/11\/2021). Membacakan amanat Menteri Sosial Tri Rismaharini, Bupati Raden Adipati Surya mengatakan Indonesia telah dijajah selama 350 tahun dan berkali-kali mengalami pemberontakan, namun tetap berhasil menjaga persatuan dan kesatuan. &#8220;Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan ini harus kita contoh. Para pahlawan dengan gagah berani melawan kapal perang dan pesawat tempur serta tank dan senjata canggih dengan bambu runcing,&#8221; katanya. Menurut Adipati, semangat, tekad, dan keyakinan para pahlawan dapat menjadi inspirasi untuk mengemban misi bersejarah \u201cmengalahkan\u201d musuh sesungguhnya yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam artian yang luas. &#8220;Indonesia berpotensi memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Tantangan terbesar kita yakni kerja keras yang didukung inovasi dan daya kreativitas tinggi, serta semangat kewirausahaan pantang menyerah,&#8221; ujarnya. Lebih lanjut dia menyampaikan dalam 20 tahun mendatang (2020-2040) kita akan memasuki \u201cbonus demografi\u201d, yaitu periode dimana angka dependency ratio mencapai angka minimal. Dalam periode ini, akan lebih banyak tenaga kerja produktif untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Namun disisi lain, terdapat kecenderungan berkurangnya lapangan pekerjaan yang harus kita antisipasi dengan cerdas dan seksama. Kenyataan ini, harus kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":20049,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[357],"tags":[],"class_list":["post-20045","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-way-kanan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20045","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20045"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20045\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}