{"id":19734,"date":"2022-06-17T08:56:51","date_gmt":"2022-06-17T01:56:51","guid":{"rendered":"https:\/\/barometer.id\/?p=19734"},"modified":"2022-06-17T08:56:51","modified_gmt":"2022-06-17T01:56:51","slug":"mendagri-tito-ingatkan-pj-kepala-daerah-jangan-manfaatkan-jabatan-untuk-cari-kekayaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2022\/06\/17\/mendagri-tito-ingatkan-pj-kepala-daerah-jangan-manfaatkan-jabatan-untuk-cari-kekayaan\/","title":{"rendered":"Mendagri Tito Ingatkan Pj. Kepala Daerah Jangan Manfaatkan Jabatan Untuk Cari Kekayaan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>JAKARTA (BAROMETER)<\/strong>: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memperingatkan para\u00a0penjabat (Pj) kepala daerah jangan sekali-kali berniat memanfaatkan jabatan Pj kepala daerah untuk mencari kekayaan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ini adalah kesempatan bagi rekan-rekan untuk berprestasi karier. Lolos di sini akan menunjukkan leadership rekan-rekan semua. Kemudian yang kedua, dengan adanya power yang besar, yaitu sebagai kepala daerah, pimpinan eksekutif di daerah masing-masing, maka rekan-rekan memiliki kesempatan yang sangat luas untuk berkreasi, berinovasi. Yang di bawah itu ikut kebijakannya rekan-rekan,&#8221; kata Tito di Kantor Kemendagri, Kamis seperti dikutip dari detikcom (16\/6\/2022).<\/p>\n\n\n\n<p>Tito mengingatkan Pj. kepala daerah untuk memanfaatkan jabatan saat ini sebagai bentuk ibadah. Dia meminta untuk tidak mengecewakan kepercayaan Presiden Joko Widodo.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Power&nbsp;yang besar ini juga manfaat betul untuk beribadah sesuai agama masing-masing. Ibadah dalam arti untuk menuai pahala sebanyak-banyaknya. Ini hanya amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, kita percaya itu. Jangan kecewakan Bapak Presiden yang telah menunjuk Bapak dan Ibu, kemudian mengecewakan publik,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kepercayaan ini tolong betul-betul dijaga. Ini adalah momentum dan tes yang dilihat oleh semua orang. Rekan-rekan masuk klasifikasi yang berprestasi atau yang datar-datar atau mengecewakan akan kelihatan,&#8221; ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut Tito mengingatkan para penjabat kepala daerah untuk dapat memilah perbuatan yang baik dan buruk. Dia juga meminta mereka berani mengambil risiko.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kemudian di sisi lain, untuk bisa memantapkan&nbsp;power&nbsp;yang ada ini, targetnya adalah rekan-rekan bisa sukses berkreasi mengembangkan karier, tapi juga aman dan selamat dunia akhirat, itu lebih penting. Ada yang&nbsp;ngajak-ngajak&nbsp;berbuat baik, menempatkan power yang ada pada rekan-rekan, maka kita harus jadi striker. Artinya, berani mengambil risiko,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau untuk kebaikan, mengambil risiko nggak apa-apa, kalau dicopot karena kita berprinsip untuk kebaikan, dicopot yang terhormat, nggak apa-apa, besok-besok rekan-rekan akan dicari, dan diperlukan,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mendagri Tito Karnavian mengingatkan&nbsp;Pj kepala daerah&nbsp;untuk mengubah pola pikir sejak awal. Dia meminta mereka tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah kekayaan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kemudian, tolong betul dalam&nbsp;mindset&nbsp;kita, mindset tiap-tiap rekan-rekan kepala daerah, tolong jangan sekali-sekali berpikir kesempatan yang ada ini untuk mencari kekayaan, apalagi berpikir &#8216;wah ini suatu calon, sebulan saya dapat berapa&#8217;. Ini pasti akan dapat mudaratnya betul. Kasihan nanti keluarga, di samping karir juga akan hancur,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Tito juga meminta ASN tidak memikirkan uang. Dia menyebut jangan menjadikan segala sesuatu menjadi sumber uang.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tantangan lain, rekan-rekan harus mampu mengubah mindset di kalangan ASN, staf, jajaran rekan-rekan, dan juga budaya kerja,&nbsp;mindset-nya, mohon maaf ya, ASN banyak sekali ditemukan yang bisa&nbsp;&#8216;diduitin, diduitin&#8217;,&nbsp;yang bisa dipersulit, dipersulit, itu anggaran begitu lihat. Coba aja nanti, cek anggaran ya, anggaran kalau belanja pegawai nggak bisa memang diutak-atik. Tapi di belanja barang jasa, itu nanti yang dipikirin buat program, &#8216;programnya saya dapat berapa&#8217;,&#8221; katanya. (*\/AK)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA (BAROMETER): Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memperingatkan para\u00a0penjabat (Pj) kepala daerah jangan sekali-kali berniat memanfaatkan jabatan Pj kepala daerah untuk mencari kekayaan. &#8220;Ini adalah kesempatan bagi rekan-rekan untuk berprestasi karier. Lolos di sini akan menunjukkan leadership rekan-rekan semua. Kemudian yang kedua, dengan adanya power yang besar, yaitu sebagai kepala daerah, pimpinan eksekutif di daerah masing-masing, maka rekan-rekan memiliki kesempatan yang sangat luas untuk berkreasi, berinovasi. Yang di bawah itu ikut kebijakannya rekan-rekan,&#8221; kata Tito di Kantor Kemendagri, Kamis seperti dikutip dari detikcom (16\/6\/2022). Tito mengingatkan Pj. kepala daerah untuk memanfaatkan jabatan saat ini sebagai bentuk ibadah. Dia meminta untuk tidak mengecewakan kepercayaan Presiden Joko Widodo. &#8220;Power&nbsp;yang besar ini juga manfaat betul untuk beribadah sesuai agama masing-masing. Ibadah dalam arti untuk menuai pahala sebanyak-banyaknya. Ini hanya amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, kita percaya itu. Jangan kecewakan Bapak Presiden yang telah menunjuk Bapak dan Ibu, kemudian mengecewakan publik,&#8221; katanya. &#8220;Kepercayaan ini tolong betul-betul dijaga. Ini adalah momentum dan tes yang dilihat oleh semua orang. Rekan-rekan masuk klasifikasi yang berprestasi atau yang datar-datar atau mengecewakan akan kelihatan,&#8221; ucapnya. Lebih lanjut Tito mengingatkan para penjabat kepala daerah untuk dapat memilah perbuatan yang baik dan buruk. Dia juga meminta mereka berani mengambil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-19734","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bela-negara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19734","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19734"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19734\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19734"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19734"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19734"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}