{"id":19635,"date":"2021-11-03T09:25:27","date_gmt":"2021-11-03T02:25:27","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=19635"},"modified":"2021-11-03T09:25:27","modified_gmt":"2021-11-03T02:25:27","slug":"nyamar-pembeli-satres-narkoba-polres-pesawaran-bekuk-penjual-sabu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/11\/03\/nyamar-pembeli-satres-narkoba-polres-pesawaran-bekuk-penjual-sabu\/","title":{"rendered":"Nyamar Pembeli, Satres Narkoba Polres Pesawaran Bekuk Penjual Sabu"},"content":{"rendered":"<p><strong>PESAWARAN (lampungbarometer.id):<\/strong> Diduga edarkan Narkoba, Alan Sahrial (29) warga Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, ditangkap Satres Narkoba Polres Pesawaran, Selasa (2\/11\/2021) sekitar Pukul 13.00 WIB.<\/p>\n<p>Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan penangkapan bermula dari informasi masyarakat tersangka sering bertransaksi narkotika. Selanjutnya Anggota Satres Narkoba Polres Pesawaran menyamar sebagai pembeli.<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka kita tangkap saat sedang bertransaksi. Dari tersangka diamankan barang bukti sabu seberat 0,13 gram. Menurut keterangan tersangka, barang haram tersebut didapat dari R (DPO),&#8221; ujar Kapolres.<\/p>\n<div id=\"attachment_19636\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-19636\" class=\"wp-image-19636\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/IMG-20211103-WA0004_1-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"459\" \/><p id=\"caption-attachment-19636\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>BARANG BUKTI<\/strong>\u00a0narkoba dan uang yang diamankan polisi dari tersangka.<\/em><\/p><\/div>\n<p>Selain itu, polisi juga mengamankan uang Rp200 ribu dan motor Honda Beat warna pink yang digunakan saat bertransaksi. Kini tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolres Pesawaran untuk pemeriksaan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Tersangka terancam Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun\u00a0dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta. (*\/Fir)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN (lampungbarometer.id): Diduga edarkan Narkoba, Alan Sahrial (29) warga Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, ditangkap Satres Narkoba Polres Pesawaran, Selasa (2\/11\/2021) sekitar Pukul 13.00 WIB. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan penangkapan bermula dari informasi masyarakat tersangka sering bertransaksi narkotika. Selanjutnya Anggota Satres Narkoba Polres Pesawaran menyamar sebagai pembeli. &#8220;Tersangka kita tangkap saat sedang bertransaksi. Dari tersangka diamankan barang bukti sabu seberat 0,13 gram. Menurut keterangan tersangka, barang haram tersebut didapat dari R (DPO),&#8221; ujar Kapolres. Selain itu, polisi juga mengamankan uang Rp200 ribu dan motor Honda Beat warna pink yang digunakan saat bertransaksi. Kini tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolres Pesawaran untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka terancam Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun\u00a0dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta. (*\/Fir)<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19642,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-19635","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19635","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19635"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19635\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19635"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19635"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19635"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}