{"id":19433,"date":"2021-10-29T14:16:08","date_gmt":"2021-10-29T07:16:08","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=19433"},"modified":"2021-10-29T14:16:08","modified_gmt":"2021-10-29T07:16:08","slug":"facebook-resmi-ganti-nama-jadi-meta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/10\/29\/facebook-resmi-ganti-nama-jadi-meta\/","title":{"rendered":"Facebook Resmi Ganti Nama Jadi Meta"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG<\/strong> &#8211; Facebook\u00a0resmi berganti nama menjadi\u00a0Meta. Perubahan ini diumumkan langsung\u00a0Mark Zuckerberg\u00a0di ajang Connect 2021.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah saatnya kami mengadopsi merek perusahaan baru untuk mencakup semua yang kami lakukan. Mulai sekarang, kami akan menjadikan metaverse pertama, bukan lagi Facebook,&#8221; katanya Zuckerberg.<\/p>\n<p>&#8220;Saya dengan bangga mengumumkan mulai hari ini, perusahaan kami sekarang adalah Meta,&#8221; ujarnya menambahkan.<\/p>\n<p>Mr. Zuck memastikan perubahan nama ini tidak akan mengubah nama dari aplikasinya. Meta akan menjadi induk yang menaungi Facebook, Instagram,\u00a0WhatsApp\u00a0dan lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini, merek kami terkait erat dengan satu produk, sehingga tidak mungkin mewakili semua yang kami lakukan hari ini, apalagi di masa depan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Zuckerberg mengatakan, melalui Meta perusahaannya berkomitmen akan membangun alam semesta komposit yang memadukan dunia <em>online<\/em>, <em>virtual<\/em>, dan <em>augmented<\/em> yang dapat dilalui orang dengan mulus.<\/p>\n<p>Konsep ini, yang dikenal sebagai metaverse, dapat menjadi platform sosial besar berikutnya dan diyakininya beberapa perusahaan teknologi akan membangunnya selama 10 tahun ke depan.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang, Meta bergerak melampaui layar 2D menuju pengalaman imersif seperti augmented reality dan virtual reality untuk membantu membangun evolusi berikutnya dalam teknologi sosial,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Facebook bukanlah perusahaan teknologi pertama yang mengubah nama perusahaan seiring berkembangnya ambisi perusahaan.<\/p>\n<p>Sebelumnya Google pada 2015, raksasa pencarian internet ini reorganisasi sepenuhnya di bawah perusahaan induk bernama Alphabet Inc. Lalu Snapchat berganti nama menjadi Snap Inc pada 2016.<\/p>\n<p>Namun perubahaan nama Facebook ini terjadi di tengah rentetan laporan The Washington Post yang menuding Facebook membiarkan misinformasi dan konten berbahaya menyebar demi keuntungan. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG &#8211; Facebook\u00a0resmi berganti nama menjadi\u00a0Meta. Perubahan ini diumumkan langsung\u00a0Mark Zuckerberg\u00a0di ajang Connect 2021. &#8220;Sudah saatnya kami mengadopsi merek perusahaan baru untuk mencakup semua yang kami lakukan. Mulai sekarang, kami akan menjadikan metaverse pertama, bukan lagi Facebook,&#8221; katanya Zuckerberg. &#8220;Saya dengan bangga mengumumkan mulai hari ini, perusahaan kami sekarang adalah Meta,&#8221; ujarnya menambahkan. Mr. Zuck memastikan perubahan nama ini tidak akan mengubah nama dari aplikasinya. Meta akan menjadi induk yang menaungi Facebook, Instagram,\u00a0WhatsApp\u00a0dan lainnya. &#8220;Saat ini, merek kami terkait erat dengan satu produk, sehingga tidak mungkin mewakili semua yang kami lakukan hari ini, apalagi di masa depan,&#8221; ujarnya. Zuckerberg mengatakan, melalui Meta perusahaannya berkomitmen akan membangun alam semesta komposit yang memadukan dunia online, virtual, dan augmented yang dapat dilalui orang dengan mulus. Konsep ini, yang dikenal sebagai metaverse, dapat menjadi platform sosial besar berikutnya dan diyakininya beberapa perusahaan teknologi akan membangunnya selama 10 tahun ke depan. &#8220;Sekarang, Meta bergerak melampaui layar 2D menuju pengalaman imersif seperti augmented reality dan virtual reality untuk membantu membangun evolusi berikutnya dalam teknologi sosial,&#8221; pungkasnya. Facebook bukanlah perusahaan teknologi pertama yang mengubah nama perusahaan seiring berkembangnya ambisi perusahaan. Sebelumnya Google pada 2015, raksasa pencarian internet ini reorganisasi sepenuhnya di bawah perusahaan induk bernama Alphabet [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19434,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[351],"tags":[],"class_list":["post-19433","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-internasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19433"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19433\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}