{"id":18916,"date":"2021-10-16T15:15:19","date_gmt":"2021-10-16T08:15:19","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=18916"},"modified":"2021-10-16T15:15:19","modified_gmt":"2021-10-16T08:15:19","slug":"ditreskrim-polda-lampung-dan-tim-khusus-anti-bandit-308-polres-lampung-utara-tembak-begal-sadis-di-lampung-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/10\/16\/ditreskrim-polda-lampung-dan-tim-khusus-anti-bandit-308-polres-lampung-utara-tembak-begal-sadis-di-lampung-utara\/","title":{"rendered":"Ditreskrim Polda Lampung dan Tim Khusus Anti Bandit 308 Polres Lampung Utara Tembak Begal Sadis di Lampung Utara"},"content":{"rendered":"<p><strong>LAMPUNG UTARA (lampungbarometer.id):<\/strong> Tim gabungan Ditreskrim Polda Lampung dan Tim Khusus Anti Bandit 308 Polres Lampung Utara, menembak mati satu tersangka begal, karena mencoba melawan saat ditangkap, Sabtu (16\/10\/2021).<\/p>\n<p>Pada penyergapan itu, polisi menangkap satu tersangka kawanan begal lainnya, yang juga ditembak polisi bernama Zailani. Sementara tersangka yang tewas bernama Fitrayadi. Keduanya warga Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara.<\/p>\n<p>Keduanya menjadi buronan polisi, setelah membegal seorang wanita dan anak perempuannya, di sebuah kebun sawit beberapa waktu lalu. Kedua korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh, dan kini masih dirawat di rumah sakit.<\/p>\n<p>\u201cDari hasil pemeriksaan, kedua tersangka merupakan residivis kasus serupa,\u201d ungkap Kapolres Lampura AKBP Kurniawan.<\/p>\n<p>Selain kedua tersangka begal, polisi juga menangkap seorang tersangka penadah bernama Ade Brata dan menyita tiga motor hasil curian dan senjata tajam.<\/p>\n<p>Kepada polisi, tersangka Zailani mengaku bersama Fitrayadi baru dua kali membegal. Sementara tersangka penadah mengaku menggadaikan motor itu senilai Rp 3 juta per motor. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG UTARA (lampungbarometer.id): Tim gabungan Ditreskrim Polda Lampung dan Tim Khusus Anti Bandit 308 Polres Lampung Utara, menembak mati satu tersangka begal, karena mencoba melawan saat ditangkap, Sabtu (16\/10\/2021). Pada penyergapan itu, polisi menangkap satu tersangka kawanan begal lainnya, yang juga ditembak polisi bernama Zailani. Sementara tersangka yang tewas bernama Fitrayadi. Keduanya warga Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara. Keduanya menjadi buronan polisi, setelah membegal seorang wanita dan anak perempuannya, di sebuah kebun sawit beberapa waktu lalu. Kedua korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh, dan kini masih dirawat di rumah sakit. \u201cDari hasil pemeriksaan, kedua tersangka merupakan residivis kasus serupa,\u201d ungkap Kapolres Lampura AKBP Kurniawan. Selain kedua tersangka begal, polisi juga menangkap seorang tersangka penadah bernama Ade Brata dan menyita tiga motor hasil curian dan senjata tajam. Kepada polisi, tersangka Zailani mengaku bersama Fitrayadi baru dua kali membegal. Sementara tersangka penadah mengaku menggadaikan motor itu senilai Rp 3 juta per motor. (*\/red)<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":18917,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-18916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18916"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18916\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}