{"id":18324,"date":"2021-09-28T11:11:33","date_gmt":"2021-09-28T04:11:33","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=18324"},"modified":"2021-09-28T11:11:33","modified_gmt":"2021-09-28T04:11:33","slug":"satu-malam-tiga-rumah-dibobol-maling-warga-way-lima-resah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/09\/28\/satu-malam-tiga-rumah-dibobol-maling-warga-way-lima-resah\/","title":{"rendered":"Satu Malam Tiga Rumah Dibobol Maling, Warga Way Lima Resah"},"content":{"rendered":"<p><em>Foto: Ilustrasi<\/em><\/p>\n<p><strong>PESAWARAN (lampungbarometer.id)<\/strong>: Warga Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran resah dengan aksi pencurian yang beberapa pekan terakhir marak terjadi.<\/p>\n<p>Terakhir, peristiwa pencurian terjadi beberapa hari lalu. Dalam rentang waktu dua hari, Jumat (24\/9\/2021) dan Sabtu (25\/9\/2021), maling beraksi menggasak lima rumah.<\/p>\n<p>Zubaidah (52), salah satunya warga Dusun Kali Dantar, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Way Lima yang menjadi korban pencurian, mengaku kehilangan satu unit handphone merk Xiaomi. Akibat kejadian tersebut, dia merugi Rp1,5 juta.<\/p>\n<p>Di malam yang sama, maling juga membobol rumah milik Siti Hajar (37) warga Dusun Tanjung Rahayu, Desa Tanjung Agung sehingga mengakibatkan korban merugi Rp1 juta.<\/p>\n<p>Sementara itu, di Desa Pekondoh Gedung, maling beraksi menguras isi warung milik Bu Tumisi. Bahkan menurut korban, dalam satu bulan ini warung miliknya sudah dua kali dibobol maling.<\/p>\n<p>&#8220;Pertama, maling beraksi malam Minggu pekan lalu. Nah, ini baru seminggu warung saya kembali kemalingan sehingga saya menderita rugi sekitar Rp4 juta.<\/p>\n<p>Kepala Desa Pekondoh Gedung Taufik Hidayat, saat dimintai tanggapan melalui telepon terkait aksi pencurian tersebut, kepada lampungbarometer.id dia membenarkan jika akhir-akhir ini marak aksi pencurian dia wilayahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Iya benar ada warga yang warungnya dibobol maling. Karena itu, saya mengimbau kepada masyarakat Pekondoh Gedung untuk mengaktifkan ronda malam demi menjaga keamanan kampung,&#8221; ujar Taufik.<\/p>\n<p>Imbauan juga disampaikan Kades Tanjung Agung Subhan Feri melalui Kadus Kali Dantar Sarmedi. Sarmedi meminta masyarakat untuk mengaktifkan jaga malam.<\/p>\n<p>&#8220;Kita imbau masyarakat untuk mengaktifkan jaga malam untuk mencegah aksi oencurian dan demi keamanan kampung,&#8221; ucap Sarmedi.<\/p>\n<p>Salah satu warga kepada lampungbarometer mengataka kejadian ini membuat resah warga karena maling sudah beraksi berkali-kali. Dia juga mengaku sudah melapor ke Polsek Kedondong dan Tim Piket dari Polsek Kedondong sudah meninjau TKP.<\/p>\n<p>&#8220;Belakangan ini desa kami sudah kurang aman, tapi kami sudah lapor ke Polsek Kedondong. Anggota Polsek Kedondong juga sudah turun ke lokasi pada Sabtu lalu. Kades harus bergerak cepat mengambil langkah-langkah demi keamanan kampung dan kenyamanan warga,&#8221; ujar salah satu warga yang minta namanya tidak ditulis. (Firdaus)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto: Ilustrasi PESAWARAN (lampungbarometer.id): Warga Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran resah dengan aksi pencurian yang beberapa pekan terakhir marak terjadi. Terakhir, peristiwa pencurian terjadi beberapa hari lalu. Dalam rentang waktu dua hari, Jumat (24\/9\/2021) dan Sabtu (25\/9\/2021), maling beraksi menggasak lima rumah. Zubaidah (52), salah satunya warga Dusun Kali Dantar, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Way Lima yang menjadi korban pencurian, mengaku kehilangan satu unit handphone merk Xiaomi. Akibat kejadian tersebut, dia merugi Rp1,5 juta. Di malam yang sama, maling juga membobol rumah milik Siti Hajar (37) warga Dusun Tanjung Rahayu, Desa Tanjung Agung sehingga mengakibatkan korban merugi Rp1 juta. Sementara itu, di Desa Pekondoh Gedung, maling beraksi menguras isi warung milik Bu Tumisi. Bahkan menurut korban, dalam satu bulan ini warung miliknya sudah dua kali dibobol maling. &#8220;Pertama, maling beraksi malam Minggu pekan lalu. Nah, ini baru seminggu warung saya kembali kemalingan sehingga saya menderita rugi sekitar Rp4 juta. Kepala Desa Pekondoh Gedung Taufik Hidayat, saat dimintai tanggapan melalui telepon terkait aksi pencurian tersebut, kepada lampungbarometer.id dia membenarkan jika akhir-akhir ini marak aksi pencurian dia wilayahnya. &#8220;Iya benar ada warga yang warungnya dibobol maling. Karena itu, saya mengimbau kepada masyarakat Pekondoh Gedung untuk mengaktifkan ronda malam demi menjaga keamanan kampung,&#8221; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":18325,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-18324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-kriminal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18324"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18324\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}